Courtesy of YahooFinance
Kenaikan Harga AAVE 19% Dorong Ekspansi Blockchain dan Sentimen Fed
Menjelaskan faktor-faktor di balik kenaikan harga token AAVE dan bagaimana ekspansi teknologi serta sentimen pasar makroekonomi mempengaruhi nilai dan prospek AAVE di pasar kripto.
23 Agt 2025, 21.02 WIB
89 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- AAVE mengalami lonjakan harga berkat ekspansi baru dan pernyataan dovish dari Jerome Powell.
- Peluncuran Aave V3 di Aptos merupakan tonggak penting bagi Aave dalam menjangkau blockchain baru.
- Aave memiliki potensi keuntungan signifikan dari alokasi biaya dan token governance dari World Liberty Financial.
Jackson Hole, Amerika Serikat - Token AAVE mengalami kenaikan harga hampir 19% dalam 24 jam terakhir, mencapai Rp 5.84 juta ($355) , sebagai respons atas ekspansi platform ke blockchain Aptos dan sentimen positif dari pidato dovish Ketua Federal Reserve, Jerome Powell. Pergerakan ini menempatkan AAVE sebagai salah satu aset kripto dengan kenaikan terbesar di antara 40 teratas.
Aave adalah protokol DeFi yang memungkinkan pengguna meminjam dan meminjamkan aset kripto tanpa perantara, dengan manajemen pinjaman yang dijalankan melalui smart contract dan token AAVE sebagai elemen sentral untuk staking, hak suara, dan jaminan pinjaman.
Pada 21 Agustus, Aave V3 resmi diluncurkan di jaringan Aptos, blockchain pertama yang bukan EVM untuk platform ini. Kode proyek ditulis ulang dengan bahasa Move dan antarmuka dibangun ulang agar sesuai dengan mesin virtual Aptos, didukung dengan serangkaian audit dan kompetisi keamanan.
Selain itu, sentimen pasar diperkuat oleh pernyataan Powell yang menandakan kemungkinan penurunan suku bunga mulai September, sehingga menarik minat investor di pasar saham dan kripto. AAVE juga mendapat perhatian karena kepemilikannya dalam protokol World Liberty Financial yang akan mulai trading pada September dengan valuasi tinggi.
Volume perdagangan AAVE juga meningkat signifikan, dengan indikasi adanya akumulasi dari pelaku institusional yang mendukung harga dan stabilitas pasar token. Secara keseluruhan, berita ini menunjukkan potensi pertumbuhan dan kepercayaan terhadap ekspansi strategis dan manajemen risiko AAVE.
Referensi:
[1] https://finance.yahoo.com/news/aave-leads-top-40-cryptocurrencies-140238350.html
[1] https://finance.yahoo.com/news/aave-leads-top-40-cryptocurrencies-140238350.html
Analisis Kami
"Kombinasi inovasi teknologi dan sentimen makroekonomi yang positif telah menjadikan AAVE pilihan menarik bagi investor institusional. Namun, keberhasilan jangka panjang akan sangat bergantung pada bagaimana Aave terus melakukan adaptasi terhadap perkembangan teknologi blockchain non-EVM serta kelangsungan kemitraan strategisnya."
Analisis Ahli
Simon
"Dengan nilai pasar WLFI yang diproyeksikan sangat besar, alokasi Aave di WLFI bisa sangat berkontribusi terhadap valuasi AAVE, yang mungkin belum sepenuhnya dihargai oleh pasar saat ini."
Prediksi Kami
AAVE diperkirakan akan terus mengalami kenaikan harga seiring dengan ekspansi ke jaringan Aptos dan potensi pendapatan tambahan dari kemitraan dengan WLFI, didukung oleh pergerakan pasar akibat ekspektasi pemotongan suku bunga di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menyebabkan lonjakan harga AAVE baru-baru ini?A
Lonjakan harga AAVE disebabkan oleh ekspansi terbaru ke Aptos dan pernyataan dovish dari Jerome Powell.Q
Apa itu Aave dan bagaimana cara kerjanya?A
Aave adalah protokol keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan pinjaman cryptocurrency tanpa perantara, menggunakan smart contracts untuk mengelola pinjaman.Q
Siapa Jerome Powell dan apa pernyataannya yang berpengaruh?A
Jerome Powell adalah Ketua Federal Reserve yang menyatakan bahwa risiko inflasi dan pekerjaan berubah, yang memicu harapan penurunan suku bunga.Q
Apa itu World Liberty Financial dan hubungannya dengan Aave?A
World Liberty Financial berencana meluncurkan Aave V3 di Ethereum mainnet dan memberikan bagian dari biaya serta token governance kepada AaveDAO.Q
Apa yang dimaksud dengan peluncuran Aave V3 di Aptos?A
Peluncuran Aave V3 di Aptos menandai ekspansi ke blockchain non-EVM, dengan penulisan ulang kode dan penyesuaian antarmuka pengguna.