Courtesy of YahooFinance
XRP Melonjak Tajam Menjelang Sesi Jackson Hole, Sentimen The Fed Pengaruhi Harga
Memberikan analisis teknis dan sentimen terkait kenaikan harga XRP serta faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan tersebut, sehingga pembaca dapat memahami peluang dan risiko dalam perdagangan XRP.
23 Agt 2025, 22.41 WIB
18 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kenaikan harga XRP menunjukkan potensi pertumbuhan setelah periode perdagangan yang datar.
- Volume transaksi yang tinggi di XRP Ledger menandakan adopsi institusional yang meningkat.
- Kebijakan moneter Federal Reserve dapat memiliki dampak besar terhadap pasar aset digital.
Jackson Hole, Amerika Serikat - Pada sesi perdagangan 22 sampai 23 Agustus, harga XRP mengalami kenaikan signifikan setelah beberapa minggu bergerak stabil di kisaran harga sekitar Rp 4.60 juta ($2,80) -an. Lonjakan harga ini bertepatan dengan komentar dovish dari Ketua Federal Reserve Amerika Serikat, Jerome Powell, yang menguatkan ekspektasi pasar akan potongan suku bunga pada bulan September. Hal ini membuat investasi di aset risiko seperti cryptocurrency menjadi lebih menarik bagi para pelaku pasar.
Volume perdagangan XRP selama breakout melonjak hingga lima kali lipat dari rata-rata sesi, mencapai 667,4 juta unit yang menunjukkan peningkatan aktivitas yang sangat besar di pasar. Harga sempat naik dari sekitar Rp 46.70 juta ($2,84 k) e level tertinggi intraday Rp 5.10 juta ($3,10) dalam rentang waktu singkat. Setelah itu, terjadi sedikit koreksi dan harga ditutup di sekitar Rp 4.95 juta ($3,01) dengan dukungan kuat pada level psikologis Rp 4.93 juta ($3,00) .
Data on-chain juga mencatat lonjakan aktivitas penyelesaian transaksi di jaringan XRP Ledger sebanyak 500%, dengan volume token yang diselesaikan mencapai 844 juta dalam satu hari. Ini menjadi sinyal penting tentang kemungkinan meningkatnya adopsi institusional terhadap XRP, meskipun adanya distribusi token dari whale yang tetap menjadi faktor yang mempengaruhi pergerakan harga harian.
Teknikal chart menunjukkan bahwa zona support berada pada kisaran Rp 4.88 juta ($2,97) hingga Rp 4.93 juta ($3,00) , sementara resistance kuat masih bertahan pada rentang Rp 5.07 juta ($3,08) hingga Rp 5.10 juta ($3,10) . Apabila harga mampu menembus resistance tersebut, maka potensi kenaikan lebih lanjut menuju target Rp 5.34 juta ($3,25) terbuka lebar. Namun, adanya volume yang mulai berkurang di akhir sesi memperlihatkan bahwa harga kemungkinan akan melakukan konsolidasi sebelum melanjutkan pergerakan.
Faktor utama yang mempengaruhi pergerakan XRP saat ini adalah kondisi makroekonomi dan sinyal kebijakan moneter dari Federal Reserve yang akan diumumkan pada pertemuan September mendatang. Para investor perlu waspada terhadap aliran aset risiko dan aktivitas whale yang masih terus memengaruhi momentum intraday, sehingga strategi trading yang hati-hati dan pemantauan terhadap level support penting dilakukan.
Referensi:
[1] https://finance.yahoo.com/news/xrp-surges-9-pullback-caps-154143772.html
[1] https://finance.yahoo.com/news/xrp-surges-9-pullback-caps-154143772.html
Analisis Kami
"Pergerakan XRP yang didorong oleh sentimen makro dari kebijakan moneter menunjukkan bahwa aset kripto sangat sensitif terhadap keputusan Fed. Meski ada potensi kenaikan, tekanan dari distribusi whale dan volatilitas pasar mengharuskan investor berhati-hati dan siap menghadapi konsolidasi harga."
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
"Pergerakan harga seperti ini mencerminkan bagaimana sentimen makroekonomi dan adopsi teknologi blockchain berjalan beriringan dalam menentukan nilai aset kripto."
CZ (CEO Binance)
"Volume perdagangan dan lonjakan aktivitas on-chain menjadi indikator kuat bahwa XRP sedang mengalami periode akumulasi yang sehat sebelum meneruskan tren naik."
Prediksi Kami
Jika level dukungan $3,00 bertahan dan resistance $3,08–$3,10 tembus, harga XRP berpotensi melanjutkan kenaikan menuju $3,25.