Courtesy of YahooFinance
LinkedIn Perluas Program Iklan Video dengan Kreator dan Sponsor Besar
LinkedIn ingin meningkatkan pendapatan iklan video dengan memperluas BrandLink yang melibatkan penerbit dan kreator video agar dapat menarik merek besar untuk beriklan sekaligus memberikan peluang pendapatan bagi para kreator dan penerbit di platformnya.
26 Agt 2025, 05.02 WIB
77 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- LinkedIn memperluas program iklan video untuk menarik lebih banyak pengiklan.
- Program BrandLink memungkinkan penerbit dan pembuat konten untuk mendapatkan pendapatan dari iklan.
- Pertumbuhan jumlah pembuat konten di LinkedIn menunjukkan peningkatan minat dalam format video.
Bengaluru, India - LinkedIn, platform profesional milik Microsoft, sedang mengembangkan program iklan video mereka yang dinamai BrandLink. Program ini kini mencakup penerbit dan kreator video yang dapat memasang iklan sebelum video mereka dan mendapatkan bagian dari pendapatan iklan.
Sejumlah merek besar seperti AT&T Business, IBM, SAP, dan ServiceNow akan menjadi sponsor pada musim pertama empat program video khusus yang menampilkan kreator terkenal. Selain iklan pre-roll sekitar 15 detik, terdapat juga program acara eksklusif yang didukung merek tertentu.
Sistem ini memungkinkan kreator di LinkedIn untuk memperluas jangkauan mereka dan memperoleh penghasilan lebih, sementara para pengiklan dapat menjangkau audiens profesional dan pengambil keputusan bisnis. Pendapatan iklan video di LinkedIn telah meningkat dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir.
Pertumbuhan kreator di LinkedIn cukup signifikan dengan hampir dua kali lipat sejak 2021. Popularitas video di platform ini juga meningkat pesat, dengan jumlah video yang diunggah dan tayangan video yang naik secara substansial selama setahun terakhir.
LinkedIn tetap selektif dengan program ini yang bersifat invite-only. Pasar terbesar untuk iklan di LinkedIn ada di Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman, sementara pasar berkembang tercepat adalah Brasil, India, dan Amerika Serikat dengan pertumbuhan anggaran iklan di berbagai sektor termasuk perangkat lunak serta layanan profesional dan kesehatan.
Referensi:
[1] https://finance.yahoo.com/news/linkedin-deepens-video-ad-push-220215224.html
[1] https://finance.yahoo.com/news/linkedin-deepens-video-ad-push-220215224.html
Analisis Kami
"Langkah LinkedIn untuk mengintegrasikan kreator dan penerbit ke dalam sistem monetisasi video secara cerdas mengikuti tren pasar yang semakin mengandalkan video pendek dan personalisasi konten. Namun, LinkedIn harus memastikan kualitas kreator dan relevansi konten agar tidak hanya sekadar mengikuti tren tapi benar-benar menambahkan nilai bagi audiens profesional mereka."
Analisis Ahli
Neil Patel
"LinkedIn making a bigger push into video content advertising is a smart move given video’s higher engagement rates compared to text or image ads, particularly in B2B environments."
Sarah Perez
"By focusing on creators and branded content shows, LinkedIn is positioning itself to monetize video like TikTok or Instagram but for professional audiences, which could be a real game changer in digital marketing."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, video pendek dan konten kreator akan menjadi sumber pendapatan iklan utama LinkedIn, menjadikan platform ini lebih kompetitif dengan media sosial lain dan memperkuat posisi LinkedIn sebagai tempat utama untuk iklan bisnis ke bisnis.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan LinkedIn dalam memperluas program iklan video mereka?A
Tujuan LinkedIn dalam memperluas program iklan video mereka adalah untuk menarik lebih banyak dolar pemasaran dan meningkatkan keterlibatan dengan pengguna.Q
Siapa saja sponsor untuk musim perdana program video yang baru?A
Sponsor untuk musim perdana program video yang baru termasuk AT&T Business, IBM, SAP, dan ServiceNow.Q
Apa yang dimaksud dengan program BrandLink di LinkedIn?A
Program BrandLink di LinkedIn adalah program yang memungkinkan penerbit dan pembuat konten untuk menempatkan iklan pre-roll sebelum konten video mereka dan mendapatkan bagian dari pendapatan.Q
Bagaimana pertumbuhan jumlah pembuat konten di LinkedIn sejak 2021?A
Jumlah pembuat konten di LinkedIn hampir dua kali lipat sejak 2021.Q
Apa yang dikatakan Matthew Derella tentang minat pengiklan di pasar bisnis?A
Matthew Derella menyatakan bahwa pengiklan sangat tertarik untuk terhubung dengan orang-orang yang membuat keputusan, terutama di pasar business-to-business.