China Bangun Pulau Buatan Terapung Tahan Ledakan Nuklir untuk Riset dan Militer
Courtesy of SCMP

China Bangun Pulau Buatan Terapung Tahan Ledakan Nuklir untuk Riset dan Militer

Membangun fasilitas ilmiah terapung yang bisa digunakan selama jangka panjang dengan ketahanan tinggi, serta menunjukkan kemampuan proyeksi kekuatan maritim China di lautan yang diperebutkan.

20 Nov 2025, 20.00 WIB
109 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Cina sedang mengembangkan pulau buatan yang inovatif untuk penelitian ilmiah.
  • Desain pulau ini mencakup teknologi canggih yang membuatnya tahan terhadap ledakan nuklir.
  • Proyek ini menunjukkan ambisi Cina dalam meningkatkan kekuatan maritimnya di lautan yang diperebutkan.
Shanghai, China - China sedang membangun sebuah fasilitas ilmiah terapung unik yang bisa digunakan dalam segala cuaca dan mendukung residensi jangka panjang. Fasilitas gantung ini didesain sebagai pulau buatan semi-submersible yang memiliki bobot 78.000 ton, membuatnya sangat besar dan stabil di laut.
Pulau ini memiliki dua lambung dan mampu menampung hingga 238 orang selama empat bulan tanpa memerlukan suplai ulang. Ini berarti fasilitas ini bisa menjalankan misi riset ilmiah secara mandiri untuk waktu lama di daerah laut dalam yang sulit dijangkau.
Yang paling menarik adalah desain anti ledakan nuklir yang belum pernah ada sebelumnya. Menggunakan teknologi metamaterial, struktur pulau ini dapat mengubah gelombang kehancuran dari ledakan nuklir menjadi tekanan lembut yang aman bagi penghuninya.
Meskipun proyek ini tampak ilmiah, ada indikasi kuat fasilitas ini akan digunakan untuk keuntungan militer, terutama untuk mendukung dan memperluas pengaruh maritim China di wilayah-wilayah yang dipersengketakan, seperti Laut China Selatan.
Fasilitas ini dijadwalkan siap beroperasi pada 2028 dan diyakini akan mengubah dinamika kekuatan laut di kawasan tersebut, dengan kemungkinan memicu persaingan lebih ketat dalam perlombaan kekuatan maritim global.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3333501/china-building-worlds-first-floating-artificial-island-nuclear-proof-bunker?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Prof. Yang Deqing
"Fasilitas ini didesain untuk mendukung aktivitas ilmiah intens dan ketahanan dalam kondisi ekstrim, dengan inovasi material yang menjadikannya first-of-its-kind di dunia."

Analisis Kami

"Proyek ini menunjukkan ambisi China yang jelas bukan hanya berfokus pada penelitian ilmiah, tapi juga ekspansi militer dan kontrol strategis di laut. Inovasi teknologi metamaterial yang diterapkan memperlihatkan bagaimana riset ilmiah bisa dengan mudah berubah fungsi menjadi alat kekuatan politik dan militer."

Prediksi Kami

Dengan kemampuan teknologi tinggi dan ketahanan terhadap ledakan nuklir, fasilitas ini kemungkinan akan meningkatkan ketegangan geopolitik di Laut China Selatan dan meningkatkan perlombaan kekuatan maritim global.