
Courtesy of SCMP
Tongjun, Kapal Pengeruk Super Pertama China Sukses Uji Coba Laut 5 Hari
Melaporkan keberhasilan Tongjun, kapal pengeruk super terbesar di Asia yang dirancang secara domestik, dalam menyelesaikan uji coba kelayakan selama lima hari sebagai langkah strategis penguatan teknologi pengerukan dan eksplorasi sumber daya laut di Cina.
26 Nov 2025, 17.00 WIB
197 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tongjun adalah kapal pengeruk pertama yang dirancang di China.
- Kapal ini memiliki kemampuan untuk mengisi corong besar dalam waktu 90 menit.
- Keberhasilan pengujian Tongjun menunjukkan kemajuan China dalam teknologi pertambangan laut dalam.
Laut Kuning, Cina - China telah berhasil meningkatkan kapasitas strategisnya dalam pengerukan laut dengan meluncurkan Tongjun, kapal pengeruk trailing suction hopper dredger (TSHD) terbesar di Asia yang dirancang dalam negeri. Tongjun ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi pengerukan yang selama ini sangat bergantung pada teknologi asing.
Tongjun selesai menjalani uji coba selama lima hari di Laut Kuning, yang terletak di lepas pantai timur laut Cina. Uji coba ini berlangsung tiga bulan setelah kapal tersebut resmi diluncurkan, menandai keberhasilan awal pengoperasian kapal berteknologi tinggi ini.
Kapal Tongjun memiliki kapasitas hopper lebih dari 38.000 meter kubik dan menggunakan dua pompa lumpur berdaya 9.000 kilowatt. Kapasitas besar ini memungkinkan pengerukan di kedalaman hingga 120 meter dengan efisiensi tinggi, yaitu dapat mengisi hopper dalam waktu 90 menit saja.
Kapal kembarnya, Junguang, yang memiliki spesifikasi hampir sama, juga telah diluncurkan dari galangan kapal di kota Guangzhou, meskipun belum diumumkan jadwal uji coba resminya. Kedua kapal ini memperkuat kemampuan China untuk melakukan reklamasi lahan hingga eksplorasi sumber daya laut yang lebih dalam.
Dengan keberhasilan ini, China semakin siap menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan memperkuat posisi strategisnya di kawasan Asia. Tongjun menjadi simbol kemajuan teknologi dan kemandirian teknologi industri kelautan negara tersebut.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3334215/chinas-mega-dredger-joins-ranks-worlds-largest-after-passing-sea-trials?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3334215/chinas-mega-dredger-joins-ranks-worlds-largest-after-passing-sea-trials?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Dr. Zhao Ming (Ahli Teknik Kelautan, Universitas Tianjin)
"Tongjun adalah bukti kemampuan teknis Cina dalam mengembangkan teknologi pengerukan tingkat tinggi yang mampu bersaing secara global, membuka peluang besar untuk proyek-proyek infrastruktur maritim."
Prof. Li Wei (Ekonom Maritim, Akademi Ilmu Kelautan China)
"Dengan pengerahan kapal seperti Tongjun, China dapat menurunkan biaya pengerukan dan reklamasi, memperkuat daya saing industri maritim dan pengelolaan sumber daya alam laut."
Analisis Kami
"Keberhasilan Tongjun menunjukkan kemajuan besar dalam teknologi pengerukan domestik China yang sebelumnya bergantung pada kapal impor. Hal ini juga menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan Cina mengelola sumber daya laut secara mandiri, yang bisa berdampak pada geopolitik kawasan dan ekonomi nasional."
Prediksi Kami
Keberhasilan uji coba Tongjun kemungkinan akan memicu pengoperasian skala besar kapal ini dan kapal kembar Junguang, memperkuat dominasi China dalam proyek reklamasi laut dan eksplorasi sumber daya bawah laut di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu Tongjun?A
Tongjun adalah kapal pengeruk super yang dirancang secara domestik di China.Q
Kapan Tongjun menyelesaikan pengujian lautnya?A
Tongjun menyelesaikan pengujian lautnya setelah lima hari pada hari Selasa di Laut Kuning.Q
Apa kapasitas corong dari Tongjun?A
Kapasitas corong dari Tongjun adalah lebih dari 38.000 kubik meter.Q
Siapa pengembang dari kapal Tongjun?A
Pengembang dari kapal Tongjun adalah China Communications Construction Company (CCCC).Q
Apa tujuan dari kapal Tongjun dan Junguang?A
Tujuan dari kapal Tongjun dan Junguang adalah untuk mengekstrak material dari kedalaman maksimum 120 meter.




