Pengalaman Kerja dengan Elon Musk: Sosok Menakutkan dan Menyenangkan
Courtesy of CNBCIndonesia

Pengalaman Kerja dengan Elon Musk: Sosok Menakutkan dan Menyenangkan

Memberikan gambaran nyata tentang pengalaman bekerja dengan Elon Musk, menggambarkan sisi keras dan sisi menyenangkan dari sosok Musk untuk pembaca yang penasaran atau berminat bergabung di perusahaannya.

23 Des 2025, 10.10 WIB
235 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Elon Musk memiliki gaya kepemimpinan yang tegas dan menakutkan.
  • Karyawan yang tidak sejalan dengan visi Musk dapat dengan mudah dipecat.
  • Musk lebih suka komunikasi yang langsung dan efisien, menghindari rapat yang tidak perlu.
Jakarta, Indonesia - Elon Musk merupakan sosok yang sangat dikenal sebagai pengusaha sukses dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Tesla dan SpaceX. Banyak orang penasaran bagaimana rasanya bekerja langsung dengan pria terkaya di dunia tersebut, sehingga seorang mantan pegawai Tesla membagikan pengalamannya.
Menurut Carl Medlock, Elon Musk sering dianggap menakutkan karena ia tidak segan memecat pegawai yang berani berbeda pendapat dengannya. Dalam sebuah pertemuan, bila seorang karyawan menunjukkan pandangan yang bertolak belakang, karyawan tersebut bisa langsung hilang dari kantor.
Musk juga tidak suka bila ada tipe komentar kasar terhadap dirinya. Bila ada pegawai yang berkomentar tidak sopan, dia akan segera menyuruh mereka pergi. Meskipun demikian, Musk tak selalu menakutkan, ada sisi menyenangkan dan dia dikenal jujur serta langsung pada intinya saat rapat.
Dalam wawancara perekrutan, Musk memberikan pertanyaan yang dinilai bagus oleh Medlock. Namun, Musk sendiri jarang berkomunikasi atau bercanda dengan pegawai, sehingga suasana kerja lebih fokus dan serius dengan sedikit interaksi sosial.
Keunggulan lain dari gaya kepemimpinan Musk adalah ia tidak suka rapat terlalu lama. Musk lebih memilih berbicara langsung pada pokok masalah tanpa membuang waktu, yang memungkinkan perusahaan untuk bergerak cepat dan efisien.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251223093845-37-696559/eks-karyawan-bongkar-pengalaman-ngeri-kerja-bareng-elon-musk

Analisis Ahli

Adam Grant (Psikolog Organisasi)
"Gaya kepemimpinan yang eksentrik dan menuntut seperti Musk memang dapat memacu inovasi namun juga berisiko menurunkan kesejahteraan karyawan jika tidak dikelola dengan baik."
Simon Sinek (Penulis dan Motivator)
"Pemimpin yang visioner seperti Musk harus bisa menyeimbangkan tuntutan tinggi dengan empati agar tim tetap loyal dan termotivasi."

Analisis Kami

"Gaya kepemimpinan Elon Musk jelas tidak untuk semua orang karena menuntut ketaatan dan hasil tanpa kompromi, itulah yang membuat perusahaannya cepat berkembang tapi juga menyulitkan banyak pegawai. Namun, sisi efisiensi dan ketegasannya bisa diakui sebagai kunci keberhasilan dalam industri teknologi tinggi yang serba cepat."

Prediksi Kami

Gaya kepemimpinan yang tegas dan langsung seperti Elon Musk kemungkinan akan terus diterapkan, sehingga perusahaan-perusahaannya tetap fokus pada efisiensi dan inovasi, meski memunculkan tekanan tinggi di lingkungan kerja.