
Courtesy of SCMP
AS Larang Penjualan Drone China, Persaingan Teknologi Memanas
Menyampaikan kabar bahwa AS resmi melarang penjualan drone baru dari produsen asing, khususnya China, sebagai langkah strategis untuk keamanan nasional dan sebagai bagian dari persaingan teknologi antara dua negara besar ini.
23 Des 2025, 21.00 WIB
159 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penambahan produsen drone Cina ke dalam daftar hitam AS menunjukkan ketegangan yang meningkat dalam persaingan teknologi.
- Keputusan FCC menghalangi perusahaan Cina dari akses ke pasar drone AS, yang berdampak besar pada industri.
- Analisis dari Wang Dan menyoroti bahwa langkah ini sudah diperkirakan dan akan mempengaruhi strategi perusahaan drone Cina di masa depan.
Washington D.C., Amerika Serikat - Amerika Serikat telah resmi melarang penjualan drone baru yang diproduksi oleh perusahaan asing, termasuk dari China. Langkah ini adalah bagian dari upaya AS untuk menjaga keamanan nasional dan membatasi akses teknologi yang dianggap berisiko.
Larangan ini berdampak langsung pada perusahaan drone terbesar di dunia, DJI yang berbasis di Shenzhen, China. Dengan dilarangnya produk baru DJI di pasar AS, perusahaan ini harus mencari strategi baru untuk mempertahankan posisinya di pasar global.
Kebijakan baru ini memperlihatkan bahwa persaingan teknologi antara AS dan China terus berlanjut dan bahkan semakin intens, meskipun kedua negara sempat menyepakati truce perdagangan sementara pada bulan Oktober.
Penambahan produsen drone asing ke dalam daftar entitas risiko nasional oleh FCC menunjukkan bahwa AS sangat serius dalam memproteksi sektor teknologi kritis dari potensi ancaman asing, terutama dari China.
Meskipun langkah ini menutup pasar besar bagi perusahaan China, para analis memandangnya sebagai sesuatu yang telah diperkirakan dan menjadi bagian dari dinamika persaingan teknologi yang tidak mudah reda dalam waktu dekat.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/economy/global-economy/article/3337500/bad-policy-chinas-drone-makers-shrug-us-ban-analysts-say?module=china_future_tech&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/economy/global-economy/article/3337500/bad-policy-chinas-drone-makers-shrug-us-ban-analysts-say?module=china_future_tech&pgtype=section
Analisis Ahli
Wang Dan
"Langkah ini menandai fase baru persaingan strategis yang semakin intens dan akan mempengaruhi secara signifikan industri teknologi antara kedua negara."
Analisis Kami
"Larangan ini memang terduga mengingat ketegangan yang sudah lama berlangsung dalam bidang teknologi antara AS dan China. Dampaknya akan mendorong perusahaan China untuk mencari pasar alternatif dan memperkuat rantai pasok domestik mereka guna mengurangi ketergantungan pada AS."
Prediksi Kami
Persaingan teknologi antara AS dan China diperkirakan akan semakin memanas dan mendorong pemisahan rantai pasokan global terutama di sektor drone dan teknologi kritikal lainnya.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dilakukan AS terhadap produsen drone asing?A
AS menambahkan semua produsen drone asing, termasuk dari Cina, ke dalam daftar hitam perdagangan.Q
Mengapa langkah ini dianggap penting dalam persaingan strategis antara AS dan Cina?A
Langkah ini dianggap sebagai tonggak penting dalam persaingan strategis dan pemisahan teknologi antara AS dan Cina.Q
Apa dampak dari penambahan perusahaan drone Cina ke dalam daftar hitam?A
Perusahaan drone Cina, seperti DJI, tidak akan dapat memperoleh persetujuan untuk menjual model drone baru di AS, yang berarti kehilangan pasar yang besar.Q
Siapa yang merupakan produsen drone terbesar di dunia?A
DJI adalah produsen drone terbesar di dunia yang berbasis di Shenzhen, Cina.Q
Apa pernyataan Wang Dan mengenai dampak kebijakan ini bagi perusahaan drone China?A
Wang Dan menyatakan bahwa kebijakan ini berarti perusahaan drone Cina akan kehilangan pasar yang sangat besar, meskipun kehilangan itu sudah diantisipasi.


