Startup Agroteknologi & Foodtech Terbaik di TechCrunch Startup Battlefield 2024
Courtesy of TechCrunch

Startup Agroteknologi & Foodtech Terbaik di TechCrunch Startup Battlefield 2024

Menginformasikan daftar startup terpilih di bidang agroteknologi dan teknologi makanan yang menunjukkan inovasi teknologi terkini yang dapat mengatasi berbagai tantangan agribisnis dan lingkungan sekaligus memberikan insight tentang perkembangan startup di bidang ini.

24 Des 2025, 22.00 WIB
102 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Startup di bidang teknologi pangan dan pertanian semakin mengandalkan teknologi AI dan robotika.
  • Inovasi dalam penggunaan limbah pertanian dapat mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi.
  • Ada peningkatan fokus pada keberlanjutan dan penggunaan bahan biodegradable dalam industri pertanian.
TechCrunch mengadakan Startup Battlefield setiap tahun, menerima ribuan aplikasi startup dari berbagai bidang. Dari aplikasi tersebut, 200 startup terbaik dipilih, termasuk 20 besar yang berkompetisi di panggung utama. Sisanya, sekitar 180 startup, juga menunjukkan inovasi teknologi luar biasa di bidangnya masing-masing, terutama di agroteknologi dan teknologi makanan.
Startup seperti ÄIO berhasil mengembangkan teknologi yang mengubah limbah pertanian menjadi lemak yang bisa dimakan untuk makanan dan kosmetik. Sementara itu, Aquawise menawarkan teknologi AI dan citra satelit untuk memantau kualitas air di tambak, mempermudah petani ikan dan udang tanpa harus memasang sensor mahal.
Teknologi lain seperti Forte Biotech membantu petani udang dengan diagnosis penyakit yang cepat tanpa perlu pekerja ahli. Tensorfield Agriculture menggunakan robot berteknologi AI untuk membunuh gulma dengan superheated vegetable oil tanpa merusak tanaman, mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.
Tak hanya itu, startup Kadeya menyediakan solusi pengurangan botol plastik dengan sistem botol minum yang dapat dipakai ulang di kantor, mencuci dan memfasilitasi kembali penggunaannya. Ini merupakan inovasi yang ramah lingkungan dan menekan limbah plastik yang sangat besar di sektor perkantoran.
Secara keseluruhan, startup yang terpilih menunjukkan tren pemanfaatan AI, robotik, dan bioteknologi yang dapat memperbaiki efisiensi pertanian dan memajukan sistem produksi makanan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk masa depan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2025/12/24/the-14-top-agtech-food-tech-startups-from-disrupt-startup-battlefield/

Analisis Ahli

Dr. Budi Santoso, Pakar Agritech Indonesia
"Teknologi yang ditawarkan startup ini memiliki potensi besar dalam mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi pertanian. Namun, untuk benar-benar mengubah sektor ini, diperlukan integrasi dengan kebijakan pemerintah dan edukasi kepada petani agar teknologi ini dapat digunakan secara optimal."

Analisis Kami

"Startup yang terpilih menunjukkan kemajuan pesat dalam teknologi pertanian yang menggabungkan AI, robotik, dan bioengineering untuk mengatasi masalah klasik seperti limbah, pestisida, dan efisiensi produksi. Namun, tantangan terbesar tetap ada pada adopsi teknologi ini di lapangan dan memastikan aksesibilitasnya ke petani skala kecil serta dampak jangka panjang terhadap ekosistem lokal."

Prediksi Kami

Inovasi startup di bidang agroteknologi dan teknologi makanan akan semakin berkembang pesat dan diadopsi secara luas, mendorong pertanian lebih berkelanjutan serta memperbaiki efisiensi dan dampak lingkungan dari rantai pasok makanan dan produk agrikultur.