
Courtesy of CNBCIndonesia
Lelang Frekuensi 1,4 Ghz Dorong Internet Murah dan Cepat di Indonesia 2026
Meningkatkan akses internet murah dan cepat di Indonesia melalui lelang frekuensi 1,4 Ghz untuk layanan fixed wireless agar masyarakat di berbagai wilayah dapat menikmati koneksi internet yang terjangkau mulai tahun 2026.
27 Des 2025, 10.00 WIB
29 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Lelang frekuensi 1,4 Ghz bertujuan untuk menyediakan internet murah di Indonesia.
- MyRepublic dan Surge adalah pemenang lelang yang berencana membangun infrastruktur internet.
- Internet Rakyat adalah program yang menawarkan layanan internet terjangkau untuk masyarakat di beberapa wilayah.
Jakarta, Indonesia - Pada tahun 2025, pemerintah Indonesia mengadakan lelang frekuensi 1,4 Ghz yang menawarkan total bandwidth sebesar 80 Mhz untuk layanan fixed wireless, yaitu internet tanpa kabel yang bisa digunakan di lokasi tertentu. Lelang ini dibagi menjadi tiga regional dan bertujuan agar masyarakat dapat menikmati internet murah dan cepat mulai tahun 2026.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa lelang frekuensi ini diarahkan untuk menyediakan layanan internet yang terjangkau agar inklusivitas digital semakin merata di Indonesia. Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses internet dapat merasakan manfaatnya.
Dua perusahaan besar yang memenangkan lelang frekuensi tersebut adalah PT Telemedia Komunikasi Pratama (anak perusahaan Surge) dan MyRepublic. Surge memperoleh Regional I dengan harga penawaran Rp 403,764,000,000, sedangkan MyRepublic memenangkan Regional II dan III dengan penawaran Rp 300,888,000,000 dan Rp 100,888,000,000.
Untuk mempercepat pembangunan jaringan internet, MyRepublic akan membangun antara 2.000 sampai 3.000 site dalam fase awal rollout mereka, sementara Surge bekerjasama dengan OREX SAI Inc untuk menyediakan Internet Rakyat berkecepatan 100 Mbps dengan harga Rp 100 ribu. Mereka juga akan membangun 4.800 stasiun base pada kuartal pertama 2026.
Masyarakat di wilayah-wilayah tertentu seperti Jawa, Maluku, Papua, dan beberapa daerah lainnya dapat mendaftar melalui situs resmi agar bisa menikmati layanan Internet Rakyat tersebut. Inisiatif ini menjadi salah satu upaya penting untuk mewujudkan akses internet yang merata dan terjangkau di seluruh Indonesia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251226145432-37-697435/internet-murah-100-mbps-harga-rp-100000-sudah-ada-ini-cara-daftarnya
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251226145432-37-697435/internet-murah-100-mbps-harga-rp-100000-sudah-ada-ini-cara-daftarnya
Analisis Ahli
Hendra Gunawan
"Pembagian pembangunan infrastruktur dalam beberapa fase dengan target 2.000-3.000 site di awal menunjukkan pendekatan bertahap yang realistis dalam penyediaan layanan fixed wireless berbasis frekuensi 1,4 Ghz."
Analisis Kami
"Lelang frekuensi 1,4 Ghz ini adalah langkah strategis penting untuk mengatasi kesenjangan digital yang selama ini menjadi tantangan besar di Indonesia. Namun, keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan penyedia layanan serta komitmen untuk menjangkau daerah-daerah paling terpencil dan kurang berkembang."
Prediksi Kami
Infrastruktur internet fixed wireless yang baru akan mempercepat penetrasi internet di wilayah yang sebelumnya kurang terjangkau, memungkinkan pemerataan akses digital dan berdampak positif pada pendidikan, bisnis, dan pemerintahan di Indonesia pada 2026 dan seterusnya.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa tujuan dari lelang frekuensi 1,4 Ghz?A
Tujuan dari lelang frekuensi 1,4 Ghz adalah untuk menyediakan internet murah bagi masyarakat.Q
Siapa yang memenangkan lelang frekuensi 1,4 Ghz?A
Pemenang lelang frekuensi 1,4 Ghz adalah PT Telemedia Komunikasi Pratama dan MyRepublic.Q
Apa yang dimaksud dengan Internet Rakyat?A
Internet Rakyat adalah layanan internet yang ditawarkan dengan harga Rp 100 ribu dan kecepatan 100 Mbps untuk masyarakat.Q
Kapan layanan internet murah diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat?A
Layanan internet murah diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat pada tahun 2026.Q
Apa saja wilayah yang terlibat dalam lelang frekuensi tersebut?A
Wilayah yang terlibat dalam lelang frekuensi tersebut mencakup berbagai zona di Indonesia, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan Papua.




