AI Membawa Gelombang PHK Besar di Bank-Bank Eropa Hingga 2030
Courtesy of TechCrunch

AI Membawa Gelombang PHK Besar di Bank-Bank Eropa Hingga 2030

Memberikan gambaran tentang dampak implementasi AI pada sektor perbankan di Eropa yang akan menyebabkan pengurangan signifikan tenaga kerja, sekaligus menyajikan peringatan dari para pemimpin industri terkait pentingnya tetap menjaga pembelajaran dasar perbankan untuk generasi baru karyawan.

02 Jan 2026, 03.28 WIB
227 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Sektor perbankan Eropa akan mengalami pemangkasan besar-besaran hingga 2030.
  • Penggunaan AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional hingga 30%.
  • Ada kekhawatiran tentang dampak jangka panjang dari pengurangan pelatihan bagi banker junior.
Eropa - Sektor perbankan di Eropa sedang bersiap menghadapi perubahan besar yang akan mengurangi jumlah pekerjaan secara signifikan. Morgan Stanley melaporkan bahwa lebih dari 200.000 pekerjaan diperkirakan hilang hingga tahun 2030 di 35 bank besar. Ini setara dengan sekitar 10% dari seluruh tenaga kerja yang ada di bank-bank tersebut. Perubahan ini terutama didorong oleh penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi dan menutup banyak cabang fisik bank.
Pemotongan karyawan akan paling terasa pada bagian belakang kantor, seperti dalam operasi back-office, serta manajemen risiko dan kepatuhan yang selama ini dikerjakan secara manual. Algoritma AI dinilai mampu mengerjakan tugas-tugas ini lebih cepat dan akurat daripada manusia. Bank-bank berharap bisa meningkatkan efisiensi hingga 30% melalui adopsi teknologi ini, menurut laporan Morgan Stanley.
Tidak hanya di Eropa, tren pengurangan tenaga kerja juga terjadi di Amerika Serikat. Goldman Sachs mengumumkan akan melakukan pemotongan karyawan dan membekukan perekrutan sampai akhir tahun 2025 sebagai bagian dari strategi AI baru mereka yang bernama OneGS 3.0. Strategi ini mencakup berbagai aspek dari proses onboarding klien hingga pembuatan laporan regulasi.
Beberapa bank sudah mulai melakukan pengurangan tenaga kerja. Contohnya, ABN Amro di Belanda merencanakan untuk memangkas sekitar 20% karyawannya hingga tahun 2028. Sementara CEO Société Générale juga menyatakan bahwa tidak ada posisi yang akan luput dari pengurangan. Meski demikian, ada pula pemimpin bank yang mengingatkan agar tetap berhati-hati dalam pengurangan ini agar tidak mengorbankan pengetahuan fundamental para bankir junior.
Tantangan terbesar ke depan adalah keseimbangan antara memanfaatkan kemajuan teknologi dengan kebutuhan untuk menjaga kualitas sumber daya manusia yang menjadi tulang punggung sektor perbankan. Jika terlalu mengandalkan AI dan menghilangkan kesempatan belajar bagi karyawan baru, maka di masa depan, bank dapat menghadapi kekurangan tenaga ahli yang memahami seluk-beluk perbankan secara menyeluruh.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/01/european-banks-plan-to-cut-200000-jobs-as-ai-takes-hold/

Analisis Ahli

Jamie Dimon
"Terlalu bergantung pada AI tanpa memastikan pengembangan keterampilan dasar pada junior banker bisa merusak fondasi perbankan di masa depan."

Analisis Kami

"Transformasi digital yang didorong AI di sektor perbankan memang tak terelakkan dan akan meningkatkan efisiensi secara signifikan, tetapi pengurangan tenaga kerja masif berpotensi menciptakan celah besar dalam kompetensi dasar yang sulit digantikan oleh mesin. Industri harus seimbang antara adopsi teknologi dan pelatihan sumber daya manusia agar tidak kehilangan kualitas dan inovasi jangka panjang."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, penggunaan AI dalam perbankan akan terus mempercepat pengurangan tenaga kerja, terutama di posisi yang dapat diotomatisasi, namun industri juga harus menghadapi risiko kekurangan tenaga ahli junior yang memahami dasar-dasar perbankan secara mendalam.

Pertanyaan Terkait

Q
Berapa banyak pekerjaan di sektor perbankan Eropa yang diperkirakan akan hilang hingga 2030?
A
Diperkirakan lebih dari 200,000 pekerjaan akan hilang hingga 2030.
Q
Apa yang menjadi fokus pemangkasan pekerjaan di sektor perbankan?
A
Pemangkasan pekerjaan akan paling terasa di operasi back-office, manajemen risiko, dan kepatuhan.
Q
Apa yang diharapkan bank dari penggunaan AI menurut laporan Morgan Stanley?
A
Bank mengharapkan efisiensi meningkat sekitar 30% dari penggunaan AI.
Q
Apa langkah yang diambil oleh ABN Amro terkait jumlah karyawan?
A
ABN Amro berencana untuk mengurangi sepertiga dari jumlah karyawannya hingga tahun 2028.
Q
Apa pendapat eksekutif JPMorgan Chase mengenai pelatihan banker junior?
A
Eksekutif JPMorgan Chase mengkhawatirkan bahwa kurangnya pemahaman dasar dapat berdampak negatif di masa depan.