Uber Perkenalkan Robotaxi Mewah Lucid Gravity dengan Sensor Halo Inovatif
Courtesy of TheVerge

Uber Perkenalkan Robotaxi Mewah Lucid Gravity dengan Sensor Halo Inovatif

Memperkenalkan dan memberikan gambaran mendalam mengenai robotaxi mewah Lucid Gravity yang dilengkapi teknologi canggih, sebagai langkah awal peluncuran layanan kendaraan otonom oleh Uber di San Francisco.

06 Jan 2026, 06.00 WIB
221 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Uber dan Lucid bekerja sama untuk mengembangkan robotaxi otonom.
  • Lucid Gravity menawarkan fitur canggih dan kenyamanan bagi penumpang.
  • Peluncuran robotaxi pertama akan dilakukan di San Francisco, menandai langkah besar dalam teknologi transportasi.
San Francisco, Amerika Serikat - Uber bersama dengan perusahaan mobil elektrik Lucid dan startup teknologi Nuro telah mengumumkan kemitraan besar untuk menghadirkan 20.000 robotaxi otonom di Amerika Serikat dalam waktu enam tahun ke depan. Robotaxi ini akan memungkinkan layanan taksi tanpa sopir yang memudahkan mobilitas di kota-kota besar.
Kendaraan yang digunakan adalah SUV Lucid Gravity yang mewah, dilengkapi dengan sensor canggih dan teknologi penggerak otonom dari Nvidia Drive AGX Thor. Sensor di atap dibuat unik dengan model 'halo' yang mengambang beberapa inci di atas kendaraan, berbeda dengan desain biasa yang menyatukan sensor di atap.
LED pada kendaraan dapat menampilkan pesan seperti ‘Hello’ dan inisial penumpang, memberikan pengalaman interaksi yang lebih personal dan jelas bagi pengguna lain di jalan, seperti pejalan kaki dan pengendara lain. Ini juga mengingatkan pada inovasi sebelumnya oleh Uber yang menggunakan layar di kaca depan kendaraan.
Di dalam kendaraan, penumpang dapat memantau perjalanan mereka dan mengatur fitur seperti pemanas kursi dan musik lewat layar interaktif, memberikan rasa nyaman dan kontrol selama perjalanan. Lucid Gravity dapat menampung hingga enam penumpang sekaligus.
Kendaraan diproduksi di pabrik Lucid di Arizona dan selanjutnya dikirim ke California untuk pemasangan sensor oleh Nuro. Dalam waktu dekat proses pemasangan ini akan dilakukan langsung di jalur produksi untuk mempermudah skala produksi dan distribusi robotaxi ini.
Referensi:
[1] https://theverge.com/transportation/855029/uber-lucid-nuro-robotaxi-sensor-halo-ces

Analisis Ahli

Chris Urmson
"Kolaborasi antara Uber, Lucid, dan Nuro memperlihatkan kemajuan besar dalam kendaraan otonom, khususnya dalam hal desain dan teknologi pengendalian yang memungkinkan robotaxi menjadi praktis dan aman untuk penggunaan massal."
Amnon Shashua
"Teknologi Nvidia Drive AGX Thor merupakan salah satu sistem komputer kendaraan otonom paling canggih saat ini, yang memungkinkan pemrosesan data sensor secara real-time untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang."

Analisis Kami

"Kehadiran desain sensor atap ‘halo’ menandai inovasi estetika sekaligus fungsional pada kendaraan otonom yang dapat meningkatkan keamanan dan pengenalan di jalan. Namun, tantangan terbesar tetap ada pada integrasi teknologi otonom dengan ekosistem transportasi yang sudah ada, dan kesuksesan proyek ini sangat bergantung pada kesiapan regulasi serta penerimaan masyarakat."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, robotaxi mewah seperti Lucid Gravity akan semakin umum digunakan di kota-kota besar di Amerika Serikat, membuka era baru mobilitas otonom yang mengutamakan kenyamanan sekaligus teknologi canggih.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dihadirkan Uber di CES?
A
Uber menghadirkan robotaxi baru yang menggunakan SUV Lucid Gravity di CES.
Q
Apa itu Lucid Gravity?
A
Lucid Gravity adalah SUV premium yang dirancang untuk layanan robotaxi dan dapat menampung hingga enam penumpang.
Q
Kota mana yang akan menjadi lokasi peluncuran robotaxi pertama?
A
San Francisco akan menjadi lokasi peluncuran robotaxi pertama oleh Uber.
Q
Siapa yang menginstal sensor untuk kendaraan otonom?
A
Sensor untuk kendaraan otonom diinstal oleh tim dari Nuro di markas Lucid.
Q
Berapa banyak kendaraan otonom yang akan dikerahkan di AS dalam enam tahun ke depan?
A
Akan ada 20.000 kendaraan otonom yang dikerahkan di AS dalam enam tahun ke depan.