China Diam-diam Buka Pintu Impor Chip AI Nvidia H200 dari Amerika Serikat
Courtesy of CNBCIndonesia

China Diam-diam Buka Pintu Impor Chip AI Nvidia H200 dari Amerika Serikat

Menjelaskan perubahan sikap pemerintah China dalam membuka akses pembelian chip AI canggih buatan Amerika Serikat, khususnya chip Nvidia H200, yang sebelumnya dilarang. Informasi ini penting untuk memahami dinamika pasar teknologi dan persaingan geopolitik di bidang teknologi tinggi antara AS dan China.

07 Jan 2026, 19.00 WIB
96 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • China menunjukkan perubahan sikap terhadap impor chip AI dari AS.
  • Permintaan untuk chip H200 dari Nvidia sangat tinggi di pasar China.
  • Perusahaan AS seperti Nvidia beradaptasi dengan perubahan kebijakan perdagangan internasional.
Jakarta, Indonesia - Pemerintah China yang sebelumnya melarang perusahaan teknologi mereka menggunakan chip buatan Amerika Serikat, kini mulai membuka akses impor chip AI canggih dari Nvidia. Langkah ini terjadi tanpa pengumuman resmi dan menunjukkan perubahan kebijakan demi memenuhi kebutuhan teknologi dalam negeri.
Chip H200 merupakan prosesor AI canggih kedua yang diproduksi Nvidia setelah Blackwell. Meskipun sebelumnya chip ini dilarang masuk ke China, kebijakan tersebut berubah setelah adanya keputusan pemerintah AS mengizinkan ekspor chip tersebut dengan pungutan tambahan 25%.
CEO Nvidia Jensen Huang menyebut bahwa meskipun tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah China, permintaan chip H200 dari perusahaan di China sangat kuat dan Nvidia sudah menyiapkan rantai pasokan untuk memenuhi permintaan tersebut.
CFO Nvidia Colette Kress mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah AS tengah memroses aplikasi lisensi untuk pengiriman chip H200 ke China, namun Nvidia belum mengetahui kapan izin tersebut akan keluar. Hal ini menunjukkan langkah formal dari AS untuk mengontrol ekspor chip tersebut.
Perubahan sikap ini penting karena menunjukkan dinamika baru dalam hubungan teknologi AS-China. Dengan pembukaan akses chip ini, China berkesempatan untuk meningkatkan kemampuan teknologi AI mereka secara signifikan, meski masih ada tantangan politik dan perdagangan di baliknya.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260107133842-37-700328/xi-jinping-berubah-sudah-pasrah-diserbu-amerika

Analisis Ahli

Jensen Huang (CEO Nvidia)
"Permintaan chip H200 sangat tinggi dari perusahaan China, meskipun pemerintah China tidak akan mengumumkan secara resmi izin pembelian tersebut."
Colette Kress (CFO Nvidia)
"Pemerintah AS sedang memproses aplikasi lisensi pengiriman chip H200 ke China, namun waktu persetujuan masih belum pasti."
Donald Trump (mantan Presiden AS)
"Penjualan chip H200 ke China diizinkan dengan syarat adanya pungutan 25%."

Analisis Kami

"Perubahan kebijakan ini menunjukkan pragmatisme pemerintah China dalam menghadapi kebutuhan teknologi tinggi agar tetap kompetitif di bidang AI. Meski kebijakan resmi belum diumumkan, arus chip dari AS ke China akan meningkatkan persaingan teknologi global dan membuka ruang negosiasi perdagangan baru."

Prediksi Kami

China akan semakin mengimpor chip AI canggih dari Nvidia secara bertahap tanpa deklarasi resmi, memperkuat kemampuan teknologi AI mereka sambil mengelola tekanan politik dan perdagangan dari AS.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dibahas dalam artikel ini?
A
Artikel ini membahas mengenai pembukaan kembali akses China untuk impor chip AI canggih dari AS, terutama chip H200 dari Nvidia.
Q
Siapa yang merupakan CEO Nvidia?
A
CEO Nvidia adalah Jensen Huang.
Q
Mengapa chip H200 dilarang dijual ke China sebelumnya?
A
Chip H200 sebelumnya dilarang dijual ke China karena kebijakan perdagangan yang ketat dari pemerintah AS.
Q
Apa yang dikatakan Colette Kress mengenai lisensi chip H200?
A
Colette Kress menyatakan bahwa pemerintah AS sedang menyiapkan aplikasi lisensi untuk pengiriman chip H200 ke China.
Q
Bagaimana respon pasar terhadap chip H200 di China?
A
Respon pasar menunjukkan permintaan yang sangat kuat untuk chip H200 dari perusahaan-perusahaan di China.