Mencoba Linux sebagai OS Utama: Mudah dan Seru Tapi Ada Tantangan
Courtesy of TheVerge

Mencoba Linux sebagai OS Utama: Mudah dan Seru Tapi Ada Tantangan

Menguji sejauh mana pengguna dapat menggunakan Linux sebagai sistem operasi utama tanpa banyak kesulitan atau riset, untuk melihat apakah Linux bisa menjadi alternatif yang praktis menggantikan Windows.

10 Jan 2026, 22.00 WIB
91 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penginstalan Linux dapat berjalan dengan lancar dan tanpa banyak masalah jika dilakukan dengan hati-hati.
  • Banyak perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat berfungsi dengan baik di Linux meskipun ada beberapa tantangan.
  • Pengalaman bermain game di Linux dapat berbeda, dan beberapa game mungkin tidak tersedia secara langsung.
tidak disebutkan, kemungkinan besar Amerika Serikat - Penulis merasa jenuh dengan Windows dan memutuskan menginstal Linux pada desktopnya tanpa banyak persiapan. Pilihan jatuh pada CachyOS karena keunggulan di hardware modern dan gaming. Proses instalasi berjalan cepat walau sempat ada masalah dengan mouse gaming dan pilihan bootloader yang membingungkan.
Sebagian besar perangkat keras yang digunakan penulis seperti kartu grafis Nvidia, monitor, webcam, dan printer langsung bekerja dengan baik berkat pengaturan otomatis. Penulis menggunakan lingkungan desktop KDE yang cukup nyaman dan memilih partisi dengan sistem file btrfs meski awalnya kurang yakin ukuran partisi yang dipilih.
Dari sisi aplikasi, penulis berhasil memasang aplikasi kolaborasi dan hiburan populer seperti Discord, Slack, dan 1Password melalui repositori Arch. Beberapa aplikasi populer lain memang tidak tersedia secara resmi tapi dapat diakses via browser. Ada beragam metode pemasangan aplikasi termasuk flatpak dan snap yang membuat ekosistem Linux cukup fleksibel.
Untuk gaming, penulis manfaatkan Proton dan Heroic Launcher untuk menjalankan game Windows di Linux. Game seperti The Outer Worlds berjalan lancar dengan sedikit penyesuaian ruang penyimpanan. Namun ada masalah unik dengan mouse gaming yang hanya berfungsi dalam game dan tidak di desktop Linux, menambah pengalaman lucu sekaligus merepotkan.
Masalah terbesar adalah Minecraft Bedrock Edition yang belum memiliki versi Linux sehingga penulis kesulitan bermain bersama anak-anak yang menggunakan versi iPad. Meski begitu, pengalaman keseluruhan selama beberapa hari menggunakan Linux cukup positif tanpa penyesalan, meski penulis sadar masih harus kembali menggunakan Windows bila ada kebutuhan tertentu.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/858910/linux-diary-gaming-desktop

Analisis Ahli

Linus Torvalds
"Linux nowadays provides a powerful platform capable of supporting gaming and everyday tasks, but it needs better hardware support and more seamless user experience to compete with mainstream OS."
Phoronix Team
"Distro-distro seperti CachyOS menunjukkan tren positif dalam membuat Linux lebih mudah diakses, terutama untuk pengguna gaming yang sebelumnya enggan pindah dari Windows."

Analisis Kami

"Pengalaman transisi ke Linux dari Windows ini menunjukkan kemajuan besar dalam kemudahan penggunaan Linux, terutama dengan distro yang mengutamakan hardware modern dan gaming. Namun, masalah kompatibilitas perangkat spesifik dan aplikasi populer masih menjadi penghalang yang harus diperhatikan untuk adopsi masif Linux sebagai OS utama."

Prediksi Kami

Pengguna Linux yang ingin pengalaman gaming dan penggunaan sehari-hari akan semakin banyak memilih distro yang ramah gamer seperti CachyOS, namun ekosistem aplikasi utama dan dukungan game seperti Minecraft Bedrock Edition masih akan menjadi tantangan yang diatasi secara bertahap.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang membuat penulis memutuskan untuk menginstal Linux?
A
Penulis merasa frustrasi dengan sistem operasi Windows dan ingin mencoba Linux sebagai alternatif.
Q
Apa masalah yang dihadapi penulis dengan mouse saat menginstal CachyOS?
A
Mouse penulis hanya bisa bergerak tetapi tidak dapat mengklik, sehingga ia harus menggunakan keyboard untuk navigasi.
Q
Mengapa penulis memilih CachyOS dibandingkan distribusi Linux lainnya?
A
Penulis memilih CachyOS karena dioptimalkan untuk perangkat keras modern dan mudah diatur untuk gaming.
Q
Apa yang berhasil dilakukan penulis setelah menginstal CachyOS?
A
Setelah menginstal CachyOS, penulis berhasil menginstal perangkat lunak yang diperlukan dan menjalankan permainan dengan baik.
Q
Mengapa penulis mengalami kesulitan dengan Minecraft: Bedrock Edition?
A
Penulis mengalami kesulitan karena versi Bedrock dari Minecraft tidak tersedia untuk Linux, dan ia mencari alternatif untuk memainkannya.