
Courtesy of CNBCIndonesia
Kelangkaan Memori HBM 2026 Dorong Kenaikan Harga Chip AI Secara Drastis
Menginformasikan tentang kelangkaan pasokan dan kenaikan harga memori akibat lonjakan permintaan dari industri AI, serta dampaknya bagi produsen chip dan konsumen.
10 Jan 2026, 22.15 WIB
12 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Industri kecerdasan buatan menyebabkan lonjakan permintaan memori yang signifikan.
- HBM menjadi komponen penting bagi chip AI dan GPU, dengan proses produksi yang kompleks.
- Kenaikan harga memori dipengaruhi oleh permintaan tinggi dari produsen chip seperti Nvidia dan AMD.
Jakarta, Indonesia - Industri kecerdasan buatan yang makin berkembang menyebabkan lonjakan besar dalam kebutuhan memori khususnya jenis high-bandwidth memory (HBM) yang digunakan untuk mempercepat chip AI. Hal ini membuat pasokan memori global menjadi sangat langka pada tahun 2026.
Micron, SK Hynix, dan Samsung Electronics yang menguasai pasar memori dunia mendapat keuntungan besar karena permintaan memori yang melonjak tajam dari produsen chip besar seperti Nvidia dan AMD yang menggunakan memori HBM untuk GPU AI mereka.
Harga DRAM global juga mengalami kenaikan sangat signifikan, bahkan diperkirakan akan meningkat sampai 50% hingga 55% pada kuartal pertama tahun ini, jauh melampaui harga pada kuartal terakhir 2025, sehingga memberikan tekanan pada biaya produksi chip AI.
Proses produksi HBM cukup rumit karena menggabungkan banyak lapisan memori ke dalam satu chip sehingga mengurangi jumlah memori konvensional yang dapat diproduksi. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam memenuhi permintaan tinggi sekaligus menjaga pasokan untuk perangkat lain seperti laptop dan smartphone.
Nvidia mulai memproduksi GPU terbaru dengan memori HBM4 berkapasitas tinggi, yang dipasang dalam sistem server besar dengan puluhan GPU sekaligus, menandakan peningkatan kebutuhan memori yang besar dan menambah tekanan pada pasar memori global.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260110204835-37-701277/siap-siap-ledakan-ai-bikin-harga-memori-ram-global-meroket-sampai-55
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260110204835-37-701277/siap-siap-ledakan-ai-bikin-harga-memori-ram-global-meroket-sampai-55
Analisis Ahli
Sumit Sadana
"Permintaan memori sangat tinggi dan melebihi kemampuan pasokan seluruh industri, menandakan kebutuhan pabrik baru dan peningkatan kapasitas produksi."
Jensen Huang
"Nvidia sebagai pelanggan besar memori HBM mengakui kebutuhan yang sangat tinggi dan optimis produsen memori sedang mempersiapkan kapasitas yang cukup untuk memenuhi permintaan ke depan."
Analisis Kami
"Lonjakan kebutuhan HBM adalah konsekuensi alami dari kemajuan pesat teknologi AI yang semakin kompleks dan memerlukan kapasitas komputasi besar. Namun, ketergantungan yang tinggi pada beberapa produsen memori utama berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan pasar yang harus diantisipasi dengan investasi baru dalam kapasitas produksi global."
Prediksi Kami
Kebutuhan dan permintaan memori jenis HBM akan terus meningkat, menyebabkan perusahaan perlu memperluas kapasitas produksi pabrik memori untuk menghindari kelangkaan yang berkelanjutan dan menjaga harga agar tetap terjangkau.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menyebabkan kelangkaan pasokan memori global pada tahun 2026?A
Kelangkaan pasokan memori global disebabkan oleh lonjakan permintaan dari industri kecerdasan buatan (AI).Q
Siapa saja produsen chip yang menjadi prioritas utama dalam pembelian RAM?A
Produsen chip seperti Nvidia, AMD, dan Google menjadi prioritas utama dalam pembelian RAM.Q
Apa yang dimaksud dengan HBM dalam konteks artikel ini?A
HBM atau High-Bandwidth Memory adalah jenis memori yang digunakan untuk chip AI dan GPU.Q
Mengapa harga memori diproyeksikan akan naik 50%-55% pada kuartal ini?A
Harga memori diproyeksikan akan naik karena permintaan yang sangat tinggi yang tidak dapat dipenuhi oleh pasokan industri.Q
Apa dampak dari peningkatan permintaan memori HBM terhadap produk konsumen seperti konsol game?A
Peningkatan permintaan HBM dapat menyebabkan kenaikan harga konsol game dan kartu grafis, yang mungkin membuat pelanggan merasa tidak puas.




