
Courtesy of SCMP
Penjualan Kendaraan Listrik China Melesat karena Keunggulan Biaya dan Teknologi
Menjelaskan pertumbuhan pesat ekspor kendaraan listrik China ke pasar internasional dan faktor-faktor yang mendukung keunggulan kompetitif mereka, sehingga memberikan wawasan tentang tren pasar otomotif global untuk pembaca.
15 Jan 2026, 05.30 WIB
118 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Ekspor mobil listrik Tiongkok meningkat secara signifikan tahun lalu.
- Produsen Tiongkok memiliki keuntungan komparatif dalam biaya dan teknologi.
- Permintaan global untuk mobil listrik terjangkau terus meningkat.
Shenzhen, China - Penjualan mobil listrik buatan China di pasar internasional meningkat tajam pada tahun lalu, mencapai lebih dari 2,6 juta unit, naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh permintaan yang semakin kuat terhadap kendaraan listrik yang lebih murah di seluruh dunia.
Baca juga: Keunggulan Kendaraan Listrik China Bertahan Meski Hadapi Hambatan Tarif dan Proteksionisme
China kini menjadi produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, berkat biaya produksi yang jauh lebih rendah dibandingkan pesaing dari Eropa dan Amerika Serikat. Perusahaan seperti BYD mampu menekan biaya produksi sekitar sepertiga dari rival-rivalnya di negara lain.
Keunggulan ini juga didukung oleh rantai pasok domestik yang sangat kuat dan teknologi baterai yang canggih. Bahkan, produsen mobil di Eropa kerap mengandalkan komponen seperti baterai dari China untuk menjaga produksi mereka tetap kompetitif.
Kampanye anti-involusi yang digalakkan pemerintah China turut memberikan dorongan bagi ekspor, dengan produsen mobil makin fokus pada efisiensi dan inovasi. Meskipun ada ketegangan perdagangan internasional, pabrikan China tetap optimis memperluas pangsa pasar global mereka.
Para analis memperkirakan ekspor kendaraan listrik China akan terus tumbuh meskipun sedikit melambat karena pasar mulai jenuh dan tantangan geopolitik. Namun, mereka tetap akan unggul dalam hal biaya dan teknologi, menjaga dominasi di industri otomotif ramah lingkungan.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-evs/article/3339919/chinas-ev-makers-face-slowdown-export-growth-after-doubling-2025?module=china_future_tech&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/business/china-evs/article/3339919/chinas-ev-makers-face-slowdown-export-growth-after-doubling-2025?module=china_future_tech&pgtype=section
Analisis Ahli
Gary Ng Cheuk-yan
"China memiliki keunggulan melalui biaya produksi yang rendah dan teknologi baterai yang maju, menjadikan EV mereka sangat kompetitif secara global."
Analisis Kami
"China telah memanfaatkan seluruh ekosistem manufaktur dan teknologinya secara sangat efisien untuk mendominasi pasar EV global, sesuatu yang sulit dicapai oleh kompetitor lain dalam waktu dekat. Meskipun tantangan politik dan perdagangan meningkat, keunggulan biaya dan inovasi baterai mereka akan tetap menjadi faktor utama yang menopang ekspor jangka panjang."
Prediksi Kami
Ekspor kendaraan listrik China akan terus bertambah meskipun dengan pertumbuhan yang lebih stabil, karena manfaat biaya dan teknologi mereka makin sulit disaingi di pasar global.
Pertanyaan Terkait
Q
Berapa banyak unit mobil yang diekspor oleh produsen mobil Tiongkok tahun lalu?A
Produsen mobil Tiongkok mengekspor lebih dari 2,6 juta unit tahun lalu.Q
Apa yang menyebabkan peningkatan permintaan mobil listrik Tiongkok di pasar internasional?A
Peningkatan permintaan disebabkan oleh harga yang terjangkau dan kampanye anti-involusi Beijing.Q
Siapa yang memberikan analisis tentang biaya produksi mobil listrik Tiongkok?A
Gary Ng Cheuk-yan memberikan analisis tentang biaya produksi mobil listrik Tiongkok.Q
Apa keuntungan utama kendaraan listrik Tiongkok dibandingkan dengan kendaraan dari Eropa dan Amerika Serikat?A
Keuntungan utama adalah biaya produksi yang lebih rendah dan teknologi baterai yang lebih maju.Q
Apa dampak dari rantai pasokan Tiongkok terhadap industri otomotif global?A
Rantai pasokan Tiongkok memungkinkan produsen di Eropa untuk bergantung pada komponen yang diimpor dari Tiongkok.



