
Courtesy of TechCrunch
Perpindahan Besar Co-founder Thinking Machines Kembali ke OpenAI Jadi Isu Hangat
Memberikan informasi tentang pergerakan signifikan dari para pendiri dan karyawan utama Thinking Machines Lab yang kembali ke OpenAI, sekaligus menggarisbawahi dinamika internal startup AI yang baru berdiri namun mengalami guncangan besar.
15 Jan 2026, 09.16 WIB
147 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perpindahan talenta antara perusahaan teknologi sangat umum, namun kepergian co-founder dapat menjadi tantangan bagi startup.
- Thinking Machines Lab memiliki potensi besar dengan pendanaan yang signifikan, tetapi harus menghadapi gejolak internal.
- Mira Murati dan timnya masih berkomitmen untuk mengembangkan teknologi AI meskipun kehilangan beberapa anggota kunci.
Silicon Valley, Amerika Serikat - Thinking Machines Lab adalah startup AI yang didirikan oleh mantan eksekutif OpenAI, Mira Murati bersama dua co-founder lain: Barret Zoph dan Luke Metz. Startup ini mendapatkan dana besar dan diawasi ketat oleh para investor ternama, dengan tujuan membuat terobosan dalam bidang kecerdasan buatan.
Barret Zoph, yang berperan sebagai CTO, telah resmi meninggalkan Thinking Machines dan akan kembali bergabung dengan OpenAI. Penggantinya adalah Soumith Chintala, seorang ahli berpengalaman yang sudah menjadi bagian dari tim Thinking Machines.
Selain Zoph, dua orang lain yakni Luke Metz dan Sam Schoenholz juga memutuskan untuk meninggalkan Thinking Machines dan kembali ke OpenAI. Kabar ini diumumkan oleh CEO aplikasi OpenAI, Fidji Simo, yang menyatakan senangnya menyambut sang talent kembali.
Perpindahan ini dianggap signifikan karena terjadi kurang dari setahun setelah Thinking Machines didirikan, yang bisa menjadi tanda adanya isu internal atau ketidakcocokan visi. Hal ini diperparah dengan laporan bahwa hubungan Zoph dan Murati tidak berjalan mulus.
Langkah ini memperlihatkan betapa dinamis dan kompetitifnya dunia startup AI, terutama di Silicon Valley, dimana talenta sering berpindah antara perusahaan teknologi besar dan startup yang sedang berkembang.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/14/mira-muratis-startup-thinking-machines-lab-is-losing-two-of-its-co-founders-to-openai/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/14/mira-muratis-startup-thinking-machines-lab-is-losing-two-of-its-co-founders-to-openai/
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Pergantian cepat dalam posisi kepemimpinan startup AI adalah tanda umum bahwa perusahaan tersebut belum menemukan model operasional yang solid dalam menghadapi tekanan pasar dan pengembangan teknologi yang cepat."
Fei-Fei Li
"Integrasi talent berpengalaman dari berbagai perusahaan besar sangat penting, namun konflik internal bisa melemahkan startup meskipun dengan pendanaan besar; ini bisa memberi peluang bagi perusahaan lain untuk merekrut talenta tersebut."
Analisis Kami
"Kepergian dua co-founder sekaligus, terutama CTO, dalam waktu singkat merupakan sinyal bahwa budaya perusahaan dan manajemen di Thinking Machines perlu dievaluasi ulang dengan serius. Kembalinya mereka ke OpenAI menunjukkan bahwa perusahaan besar seperti OpenAI masih menjadi magnet utama bagi talenta terbaik karena stabilitas dan visi yang jelas."
Prediksi Kami
Thinking Machines mungkin akan menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan investor dan timnya, sementara OpenAI justru akan semakin menguatkan posisinya dengan kembalinya para talent terbaik dari startup saingannya.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Mira Murati dan peran apa yang dimainkannya di Thinking Machines Lab?A
Mira Murati adalah CEO dari Thinking Machines Lab dan mantan CTO OpenAI yang berperan penting dalam mendirikan startup tersebut.Q
Apa yang terjadi dengan Barret Zoph dan mengapa dia kembali ke OpenAI?A
Barret Zoph telah meninggalkan Thinking Machines Lab dan kembali ke OpenAI, yang menunjukkan perpindahan talenta yang umum di industri teknologi.Q
Siapa yang menggantikan posisi Barret Zoph di Thinking Machines Lab?A
Soumith Chintala menggantikan posisi Barret Zoph sebagai CTO di Thinking Machines Lab.Q
Apa yang dapat diindikasikan tentang kondisi Thinking Machines Lab setelah kepergian dua co-foundernya?A
Kepergian dua co-founder, termasuk CTO, dapat menunjukkan tantangan besar bagi Thinking Machines Lab dalam mempertahankan stabilitas dan inovasi.Q
Apa yang diketahui tentang pendanaan Thinking Machines Lab?A
Thinking Machines Lab telah mendapatkan pendanaan signifikan, termasuk putaran seed senilai $2 miliar yang dipimpin oleh Andreessen Horowitz.
