Epic Systems Gugat Penipuan Data Pasien di Sistem Rekam Medis Elektronik
Courtesy of Forbes

Epic Systems Gugat Penipuan Data Pasien di Sistem Rekam Medis Elektronik

Mengungkap praktik penyalahgunaan data pasien dalam sistem interoperabilitas rekam medis elektronik yang menimbulkan risiko pelanggaran privasi dan potensi penjualan data kepada pihak non-medis, serta mendorong reformasi pengawasan dan transparansi dalam pertukaran data kesehatan.

15 Jan 2026, 23.20 WIB
227 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penyalahgunaan data rekam medis menjadi masalah serius yang memerlukan pengawasan lebih ketat.
  • Interoperabilitas dalam sistem kesehatan memiliki manfaat, tetapi juga menimbulkan risiko penyalahgunaan data.
  • Gugatan hukum Epic Systems dapat mendorong reformasi dalam cara data kesehatan dikelola dan diawasi.
California, Amerika Serikat - Epic Systems, perusahaan pengembang sistem rekam medis elektronik terbesar di AS, mengajukan gugatan terhadap beberapa entitas yang diduga telah mencuri dan menyalahgunakan data pasien mereka. Para pelaku diduga mengambil data dengan alasan palsu untuk tujuan lain, seperti menjualnya kepada pengacara yang mencari klien untuk gugatan hukum. Gugatan ini menyoroti risiko penyalahgunaan data dalam sistem pertukaran rekam medis yang semakin berkembang.
Sistem interoperabilitas seperti Carequality memungkinkan pertukaran data kesehatan antar rumah sakit dan penyedia layanan secara cepat dan efisien. Namun, sistem ini tidak memiliki staf yang cukup untuk mengawasi setiap permintaan data. Alih-alih memverifikasi sendiri, Carequality mengandalkan pihak ketiga seperti Health Gorilla untuk melakukan pengecekan, yang menurut Epic malah memberikan celah bagi penyalahgunaan data pasien.
Epic mengklaim bahwa beberapa perusahaan yang menjadi klien Health Gorilla memanfaatkan posisi mereka untuk mengakses data pasien secara tidak sah dengan dalih pelayanan kesehatan. Layanan-layanan ini menawarkan pengambilan data cepat, yang menjadi indikator kuat bahwa data tersebut diakses untuk tujuan non-medis. Tuduhan ini memicu perdebatan terkait keamanan dan etika dalam pengelolaan data kesehatan digital.
Saat ini, pasien biasanya tidak mendapat informasi tentang siapa saja yang mengakses rekam medis mereka melalui sistem interoperabilitas seperti Carequality, sehingga penyalahgunaan data sulit terdeteksi. Epic berharap gugatan ini dapat menjadi pemicu perubahan kebijakan dan pengawasan yang lebih ketat agar melindungi privasi pasien dan menjaga integritas sistem kesehatan digital.
Kasus ini merupakan bagian dari persaingan dan ketegangan industri teknologi kesehatan, termasuk konflik hukum antara Epic dengan Particle Health terkait akses data. Di masa depan, pemerintah AS kemungkinan akan memperkuat regulasi dan membuka lebih banyak kontrol bagi pasien atas data mereka, agar teknologi interoperabilitas tidak dimanfaatkan secara ilegal dan merugikan pasien.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/monicahunter-hart/2026/01/15/your-medical-privacy-could-be-at-risk-a-new-lawsuit-shows/

Analisis Ahli

Dima Goncharov
"Interoperabilitas merupakan kemajuan besar yang membantu pasien dan dokter, namun harus diimbangi dengan kontrol ketat untuk mencegah penyalahgunaan data."
Brendan Keeler
"Banyak organisasi saat ini mencoba memanfaatkan kelemahan sistem untuk mengakses data pasien tanpa alasan pengobatan yang sah, ini adalah hal yang sangat umum dan mengkhawatirkan."

Analisis Kami

"Kasus ini menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi layanan kesehatan meningkatkan efisiensi, namun tanpa regulasi dan pengawasan yang ketat, data pasien menjadi rentan disalahgunakan. Perusahaan seperti Epic perlu terus memimpin inovasi keamanan sekaligus mendorong kerja sama lintas sektor agar sistem interoperabilitas dapat berjalan dengan etika dan melindungi privasi pasien."

Prediksi Kami

Reformasi regulasi dan pengawasan sistem pertukaran data elektronik di AS akan diperkuat, dengan kemungkinan penerapan teknologi transparansi sehingga pasien dapat memantau siapa saja yang mengakses rekam medis mereka untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dituduhkan Epic Systems dalam gugatan mereka?
A
Epic Systems menuduh bahwa bad actors telah menyamar sebagai fasilitas perawatan medis untuk mencuri dan menyalahgunakan data rekam medis pasien.
Q
Siapa yang terlibat dalam pengelolaan data rekam medis yang diduga disalahgunakan?
A
Beberapa perusahaan seperti Health Gorilla, Hoppr, dan LlamaLab terlibat dalam pengelolaan data rekam medis yang diduga disalahgunakan.
Q
Apa peran Health Gorilla dalam kasus ini?
A
Health Gorilla dituduh berpartisipasi dalam penyalahgunaan data dengan memfasilitasi pengambilan rekam medis tanpa alasan perawatan yang sah.
Q
Mengapa interoperabilitas dianggap penting dalam sistem kesehatan?
A
Interoperabilitas penting karena memungkinkan pertukaran informasi kesehatan yang lebih efisien, sehingga pasien tidak perlu membawa salinan fisik catatan medis antara penyedia layanan.
Q
Apa dampak dari kurangnya pengawasan terhadap pertukaran data rekam medis?
A
Kurangnya pengawasan dapat menyebabkan penyalahgunaan data pasien, di mana pihak yang tidak berwenang dapat mengakses informasi medis tanpa sepengetahuan pasien.