Lonjakan Harga RAM dan Penurunan Penjualan Motherboard Mengancam Dunia PC
Courtesy of CNBCIndonesia

Lonjakan Harga RAM dan Penurunan Penjualan Motherboard Mengancam Dunia PC

Melaporkan dampak kenaikan harga RAM DDR5 terhadap penjualan motherboard dan komponen PC lainnya, serta bagaimana permintaan dari pusat data AI menjadi pemicu utama krisis harga ini.

19 Jan 2026, 07.20 WIB
119 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kenaikan harga RAM berdampak besar pada industri komputer dan penjualan motherboard.
  • Permintaan dari pusat data AI menjadi penyebab utama kenaikan harga RAM.
  • Tindakan boikot gamer kemungkinan tidak akan efektif dalam menurunkan harga RAM.
Jakarta, Indonesia - Harga komponen komputer utama, terutama RAM DDR5, mengalami kenaikan drastis dalam beberapa waktu terakhir yang mengancam sektor penjualan komputer di seluruh dunia. Harga RAM bahkan kini lebih tinggi dari konsol game dan kartu grafis kelas atas.
Permintaan besar dari pusat data AI menjadi penyebab utama kelangkaan dan kenaikan harga RAM ini. Kapasitas produksi yang seharusnya bisa menjangkau pasar konsumen rumah tangga kini kebanyakan sudah dipesan oleh industri besar.
Akibat harga RAM yang mahal, penjualan motherboard menurun drastis hingga 50%. Produsen seperti Asus, MSI, dan Gigabyte pun menurunkan target penjualan mereka karena kondisi pasar yang sulit ini.
Di sisi lain, para pengguna PC yang ingin meningkatkan performa dari sistem lama terpaksa harus membeli RAM DDR5 dengan harga tinggi. Usaha boikot pembelian RAM sempat muncul, tapi para analis menyebut boikot ini tidak akan berhasil menghentikan kenaikan harga.
Krisis ini juga mulai berdampak pada pasar kartu grafis, dimana AMD dan Nvidia mempertimbangkan kenaikan harga hingga 10% dan mungkin akan menghentikan produksi model low-end dan mid-range untuk menjaga margin keuntungan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260119060806-37-703184/komputer-tak-laku-laptop-terancam-tak-ada-yang-mau-beli

Analisis Ahli

Mark Liu (Analis Pasar Teknologi)
"Krisis harga komponen komputer ini mencerminkan pergeseran industri teknologi yang semakin dipengaruhi oleh kebutuhan AI dan pusat data besar, yang membuat konsumen biasa menjadi terdorong ke tepi pasar."
Siti Rahmawati (Pengamat Industri Elektronik)
"Boikot dari konsumen kecil berpotensi jadi simbolis dan tidak berpengaruh signifikan terhadap produsen, karena pendapatan utama mereka datang dari sektor korporasi dan data center."

Analisis Kami

"Kenaikan harga RAM DDR5 adalah efek dari dominasi kebutuhan pusat data AI yang menyedot kapasitas produksi global, sehingga pasar konsumen biasa menjadi korban utama. Produsen motherboard dan GPU harus beradaptasi dengan situasi ini, tapi konsumen rumahan akan terus mengalami kesulitan mendapatkan komponen dengan harga terjangkau dalam waktu dekat."

Prediksi Kami

Penjualan CPU dan komponen PC lainnya kemungkinan akan terus menurun dalam beberapa bulan ke depan, dan harga GPU juga akan naik sementara produsen menyesuaikan model yang dijual untuk mempertahankan margin keuntungan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menyebabkan kenaikan harga RAM saat ini?
A
Kenaikan harga RAM disebabkan oleh permintaan masif dari pusat data AI yang memborong DRAM.
Q
Bagaimana dampak kenaikan harga RAM terhadap penjualan motherboard?
A
Dampak kenaikan harga RAM menyebabkan penjualan motherboard turun hingga 50%.
Q
Apa yang dilakukan produsen motherboard akibat krisis harga RAM?
A
Produsen motherboard seperti Asus, MSI, dan Gigabyte menurunkan target penjualan mereka.
Q
Mengapa gamer menyerukan boikot pembelian RAM?
A
Gamer menyerukan boikot agar produsen menurunkan harga RAM jika permintaan dari konsumen umum anjlok.
Q
Apa yang terjadi pada pasar kartu grafis terkait krisis RAM?
A
Krisis RAM mempengaruhi pasar kartu grafis, dengan AMD mempertimbangkan kenaikan harga GPU.