Energi Tersimpan dalam Tubuh Menentukan Pergerakan Jauh Hiu Biru di Lautan
Courtesy of Forbes

Energi Tersimpan dalam Tubuh Menentukan Pergerakan Jauh Hiu Biru di Lautan

Menjelaskan bagaimana kondisi fisiologis seperti cadangan energi (trigliserida) memengaruhi pola pergerakan dan perilaku hiu biru di lautan terbuka, serta implikasinya untuk konservasi dan ekologi lautan.

19 Jan 2026, 10.00 WIB
186 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kondisi fisiologis hiu berpengaruh signifikan terhadap perilaku gerakan mereka.
  • Cadangan energi dalam tubuh dapat mempengaruhi interaksi predator-prey di ekosistem laut.
  • Pentingnya mempertimbangkan kondisi metabolik dalam strategi konservasi untuk memahami respons hiu terhadap perubahan lingkungan.
Rhode Island , Amerika Serikat - Lautan terbuka adalah tempat yang luas dan penuh tantangan bagi hiu biru. Mereka harus bisa bergerak mencari makanan dengan efisien sambil mengatur energi agar tidak cepat habis. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kunci keberhasilan perjalanan mereka adalah cadangan energi yang tersimpan dalam tubuh, bukan ukuran atau kekuatan fisik.
Dr. Austin J. Gallagher dan timnya melacak 13 hiu biru jantan menggunakan teknologi satelit dan mengukur kondisi fisiologis lewat sampel darah dan ukuran tubuh sebelum melepaskan hiu kembali ke laut. Mereka meneliti hubungan antara kondisi tubuh hiu, terutama kadar trigliserida, dengan jarak dan pola pergerakan selama periode hingga 82 hari.
Hasil studi menunjukkan bahwa hiu dengan cadangan energi tinggi dapat bergerak lebih jauh dan memiliki jalur perjalanan yang lebih langsung, memungkinkan mereka mencapai sumber makanan yang jauh. Cadangan lemak di hati juga berperan dalam membantu hiu mengapung dan mengurangi energi yang dibutuhkan untuk berenang.
Sebaliknya, hiu dengan cadangan energi rendah cenderung bergerak lebih rumit dan terbatas di daerah lokal, mungkin karena keterbatasan kemampuan metabolik. Temuan ini menjelaskan variasi perilaku hiu yang sebelumnya sulit dipahami hanya melalui pengamatan eksternal seperti ukuran tubuh.
Penelitian ini punya dampak besar dalam memahami ekologi predator di lautan. Dengan mengetahui kondisi fisiologis hiu, kita bisa lebih baik memprediksi perilaku migrasi dan berkontribusi dalam strategi konservasi yang mempertimbangkan kesehatan dan kapasitas energi hewan, bukan hanya lokasi populasi mereka.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/melissacristinamarquez/2026/01/18/how-energy-reserves-drive-blue-shark-movements-in-the-open-ocean/

Analisis Ahli

Austin J. Gallagher
"Pengukuran fisiologis memberikan wawasan penting yang selama ini sulit didapat dalam studi pergerakan predator lautan, memungkinkan pendekatan konservasi yang lebih holistik dan prediktif."

Analisis Kami

"Keterkaitan langsung antara kondisi fisiologis dan pola pergerakan hiu biru ini sangat tepat dan membuka paradigma baru tentang bagaimana predator laut mengoptimalkan energi mereka dalam ekosistem yang dinamis. Memasukkan faktor internal seperti cadangan energi bisa merevolusi cara kita memahami perilaku migrasi dan keberlangsungan spesies ini."

Prediksi Kami

Di masa depan, pengelolaan konservasi laut akan lebih mengintegrasikan data fisiologis individual hewan guna memprediksi respons mereka terhadap perubahan lingkungan dan tekanan manusia.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi fokus utama penelitian tentang hiu biru?
A
Fokus utama penelitian adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara perilaku gerakan hiu biru dan kondisi fisiologis mereka.
Q
Mengapa trigliserida penting dalam studi ini?
A
Trigliserida penting karena mencerminkan cadangan energi lipid yang tersedia bagi hiu, yang mendukung pergerakan jarak jauh.
Q
Apa pengaruh kondisi tubuh hiu terhadap perilaku gerakannya?
A
Kondisi tubuh yang lebih baik memungkinkan hiu untuk menjelajahi area yang lebih luas dan melakukan perilaku yang lebih terarah.
Q
Bagaimana penelitian ini dapat mempengaruhi strategi konservasi?
A
Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana kondisi fisiologis dapat mempengaruhi respons spesies terhadap perubahan lingkungan.
Q
Apa kesimpulan utama yang dapat diambil dari penelitian ini?
A
Kesimpulan utama adalah bahwa kondisi internal hiu berperan penting dalam menentukan pola pergerakan mereka di lautan.