
Courtesy of SCMP
Temu, Platform Belanja Murah Tiongkok, Samai Amazon di Pasar Global 2025
Membahas bagaimana platform belanja asal Tiongkok, khususnya Temu, berhasil mengejar dan menyamai pangsa pasar Amazon dalam e-commerce lintas batas global, serta dampak perubahan ini terhadap pemain lain di pasar tersebut.
20 Jan 2026, 07.15 WIB
198 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pertumbuhan pesat Temu telah mengubah lanskap e-commerce global.
- Amazon mengalami penurunan pangsa pasar meskipun tetap menjadi salah satu pemimpin di industri.
- Perubahan regulasi bea cukai diharapkan dapat mempengaruhi pasar e-commerce di tahun-tahun mendatang.
Global, Dunia - Pada tahun 2025, terjadi perubahan besar dalam pasar e-commerce lintas batas global, di mana platform belanja asal Tiongkok, Temu, berhasil menyamai pangsa pasar Amazon dengan 24 persen. Temu diluncurkan pada 2022 dan melesat cepat dari kurang dari 1 persen pangsa pasar menjadi 24 persen dalam waktu tiga tahun saja.
Amazon, meskipun tetap menjadi pemain utama, mengalami penurunan sedikit dalam pangsa pasarnya dari 26 persen pada 2022 menjadi 25 persen pada 2024. Penurunan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi Amazon menghadapi pesaing baru dengan model bisnis berbeda yang lebih fokus pada harga rendah dan efisiensi pasokan.
Selain Temu dan Amazon, platform lain asal Tiongkok juga menunjukkan dinamika berbeda. Shein mempertahankan pangsa pasar sebesar 9 persen pada 2025, sementara AliExpress menurun dari 12 persen pada 2023 menjadi 8 persen pada 2025. Hal ini menunjukkan kompetisi yang ketat antar platform asal Tiongkok itu sendiri.
Platform lama seperti eBay mengalami penurunan drastis, kehilangan 68 persen pangsa pasar antara 2018 dan 2025. Posisi eBay jatuh ke peringkat kelima dengan hanya 5 persen pangsa pasar, akibat ketidakmampuannya bersaing dengan model bisnis baru dan perubahan kebiasaan konsumen.
Perubahan dalam kebijakan bea cukai global pada tahun 2025 dan 2026 juga mempengaruhi rantai pasok e-commerce secara signifikan. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi platform-platform e-commerce untuk menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif di pasar global.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3340415/chinese-owned-temu-catches-amazon-global-cross-border-e-commerce?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3340415/chinese-owned-temu-catches-amazon-global-cross-border-e-commerce?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Holger Winklbauer
"Pertumbuhan ekspor e-commerce Tiongkok, khususnya Temu, sangat signifikan dalam tiga tahun terakhir, disertai perubahan rantai pasok global akibat regulasi bea cukai yang berkembang."
Analisis Kami
"Pertumbuhan pesat Temu menunjukkan kekuatan model bisnis berbasis biaya rendah dan logistik yang efisien dari Tiongkok. Namun, keberlanjutan tren ini akan sangat bergantung pada adaptasi terhadap kebijakan bea cukai baru dan perubahan preferensi konsumen global yang semakin menuntut kualitas dan kecepatan pengiriman."
Prediksi Kami
Dominasi platform e-commerce asal Tiongkok seperti Temu kemungkinan akan terus meningkat, memaksa pemain lama seperti Amazon dan AliExpress untuk berinovasi atau menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif di pasar lintas batas.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan pangsa pasar Temu di pasar e-commerce global?A
Temu berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 24 persen, setara dengan Amazon.Q
Bagaimana perkembangan pangsa pasar Amazon dalam beberapa tahun terakhir?A
Pangsa pasar Amazon sedikit menurun, dari 26 persen sebelumnya menjadi 25 persen pada tahun 2024.Q
Apa posisi Shein dan AliExpress dalam pangsa pasar e-commerce pada tahun 2025?A
Shein stabil di 9 persen dan AliExpress menurun menjadi 8 persen pada tahun 2025.Q
Apa dampak perubahan bea cukai terhadap rantai pasokan e-commerce global?A
Perubahan bea cukai diperkirakan akan mempengaruhi rantai pasokan e-commerce global pada tahun 2025 dan 2026.Q
Apa hasil survei IPC mengenai platform e-commerce di tahun 2025?A
Survei IPC menunjukkan bahwa eBay kehilangan 68 persen pangsa pasar antara 2018 dan 2025.




