
Courtesy of TechCrunch
CEO DeepMind Terkejut OpenAI Cepat Pasang Iklan di Chatbot AI Mereka
Mengungkap pandangan CEO Google DeepMind tentang keputusan OpenAI yang cepat menerapkan iklan di chatbot AI-nya dan bagaimana hal tersebut dapat memengaruhi kepercayaan pengguna serta pengalaman penggunaan asisten AI.
23 Jan 2026, 02.41 WIB
222 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Iklan dalam chatbot dapat mempengaruhi kepercayaan pengguna.
- Monetisasi layanan AI perlu dipikirkan dengan hati-hati agar tidak mengganggu pengalaman pengguna.
- DeepMind tidak memiliki rencana untuk mengintegrasikan iklan dalam chatbot mereka saat ini.
Davos, Swiss - OpenAI mulai menguji pemasangan iklan dalam layanan chatbot AI mereka untuk mendapatkan pendapatan tambahan dari pengguna yang tidak membayar berlangganan. Langkah ini menarik perhatian banyak pihak di industri teknologi karena terkait dengan bagaimana iklan dapat memengaruhi pengalaman pengguna dan kepercayaan terhadap asisten AI.
Demis Hassabis, CEO Google DeepMind, menyatakan bahwa dia merasa cukup terkejut dengan keputusan OpenAI yang dianggap terburu-buru dalam memperkenalkan iklan pada chatbot AI mereka. Menurutnya, meskipun iklan merupakan bagian penting dari internet, penempatan iklan dalam konteks asisten AI harus dipikirkan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak kepercayaan pengguna.
Hassabis menegaskan bahwa Google saat ini tidak memiliki rencana memasukkan iklan ke dalam chatbot mereka. Google memilih untuk memantau bagaimana pengguna bereaksi terhadap iklan di AI chatbot OpenAI terlebih dahulu. Ia mencontohkan bahwa pengalaman menggunakan chatbot berbeda dengan menggunakan Google Search yang sudah lama mengandalkan iklan secara efektif.
Sebelumnya, OpenAI juga mendapat respons negatif dari pengguna ketika mencoba fitur rekomendasi aplikasi yang dianggap seperti iklan yang mengganggu kualitas percakapan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengguna ingin asisten AI yang membantu tanpa harus merasa seperti didorong untuk membeli produk atau layanan, mirip dengan pengalaman negatif yang pernah dialami Amazon dengan Alexa sebelumnya.
Google DeepMind saat ini lebih fokus pada pengembangan fitur personalisasi AI yang memanfaatkan data pengguna seperti Gmail dan Photos untuk memberikan jawaban yang relevan, tanpa mengorbankan kepercayaan pengguna. Hassabis yakin bahwa pendekatan ilmiah dan hati-hati lebih penting untuk memastikan asisten AI dapat tetap bermanfaat dan dipercaya.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/22/google-deepmind-ceo-is-surprised-openai-is-rushing-forward-with-ads-in-chatgpt/
[1] https://techcrunch.com/2026/01/22/google-deepmind-ceo-is-surprised-openai-is-rushing-forward-with-ads-in-chatgpt/
Analisis Ahli
Demis Hassabis
"Saya terkejut OpenAI bergerak cepat dengan iklan karena asisten AI harus membangun kepercayaan, bukan hanya mencari pendapatan iklan yang bisa merusak pengalaman pengguna."
Elon Musk
"Monetisasi AI harus dilakukan secara hati-hati agar teknologi tetap fokus membantu pengguna, bukan hanya sebagai alat komersil."
Andrew Ng
"Penggunaan iklan dalam AI harus didesain agar tidak mengganggu interaksi alami, karena hal itu bisa merusak nilai dan fungsi AI itu sendiri."
Analisis Kami
"Keputusan OpenAI cepat mengadopsi iklan mungkin dipicu oleh tekanan finansial, tapi hal ini bisa mengorbankan loyalitas pengguna yang menginginkan asisten AI yang jujur dan tidak mengganggu. Google DeepMind menunjukkan pendekatan yang lebih bijak dan riset terlebih dahulu yang memang tepat karena ekosistem AI asisten digital harus lebih mengutamakan pengguna daripada pendapatan iklan semata."
Prediksi Kami
Kemungkinan besar akan muncul berbagai eksperimen dalam model monetisasi AI chatbot yang seimbang antara profit dan pengalaman pengguna, di mana perusahaan harus lebih inovatif dalam menyisipkan iklan tanpa merusak kepercayaan dan kenyamanan pengguna.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dikatakan Demis Hassabis tentang iklan di chatbot OpenAI?A
Demis Hassabis mengungkapkan bahwa ia terkejut dengan langkah cepat OpenAI dalam mengadopsi iklan.Q
Mengapa OpenAI memutuskan untuk memperkenalkan iklan?A
OpenAI memutuskan untuk memperkenalkan iklan untuk menghasilkan pendapatan tambahan dari pengguna yang tidak memiliki langganan berbayar.Q
Apa perbedaan antara cara iklan berfungsi di Google Search dan chatbot?A
Iklan di Google Search berfungsi berdasarkan pemahaman niat pengguna, sedangkan chatbot dimaksudkan untuk menjadi asisten digital yang membantu pengguna.Q
Bagaimana reaksi pengguna terhadap iklan dalam pengalaman AI?A
Pengguna menunjukkan reaksi negatif terhadap iklan, terutama ketika iklan terasa mengganggu pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan AI.Q
Apa yang menjadi fokus Google dalam pengembangan fitur AI mereka?A
Google fokus pada personalisasi untuk meningkatkan kegunaan Gemini, asisten AI mereka.




