Produksi Mobil Tesla Turun, Elon Musk Fokus ke Robot Humanoid
Courtesy of SCMP

Produksi Mobil Tesla Turun, Elon Musk Fokus ke Robot Humanoid

Menginformasikan penurunan produksi dan pendapatan Tesla di 2025 serta pergeseran strateginya fokus ke produksi robot humanoid untuk menghadapi persaingan dan dinamika pasar.

29 Jan 2026, 09.30 WIB
266 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Produksi dan pengiriman kendaraan Tesla mengalami penurunan akibat persaingan yang ketat.
  • Tesla berencana untuk beralih fokus dari kendaraan listrik ke pengembangan robot humanoid.
  • Elon Musk memiliki pengaruh politik yang dapat mempengaruhi performa penjualan Tesla di pasar internasional.
Fremont, Amerika Serikat - Tesla mengalami penurunan produksi mobil sebesar 7 persen dan penurunan pengiriman hingga 9 persen pada tahun 2025, sebuah tantangan besar bagi perusahaan yang dikenal sebagai pelopor kendaraan listrik. Pendapatan tahunan Tesla tercatat sebesar Rp 1.58 quadriliun (US$94,8 miliar) , menurun 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang menjadi pertama kalinya pendapatan turun dalam sejarah perusahaan.
Meskipun penjualan menurun, pendapatan dan laba kotor Tesla pada kuartal terakhir tahun 2025 berhasil melampaui ekspektasi para analis, dengan pendapatan mencapai Rp 415.83 triliun (US$24,9 miliar) dan laba kotor sebesar Rp 83.50 triliun (US$5 miliar) . Hal ini menunjukkan ada potensi pemulihan dan efisiensi dalam operasi Tesla.
Persaingan ketat dari produsen mobil listrik asal China, seperti BYD, menjadi salah satu faktor utama yang menekan performa Tesla di pasar global. Selain itu, aktivitas politik CEO Elon Musk, termasuk hubungannya dengan mantan Presiden AS Donald Trump, juga diperkirakan berdampak negatif pada penjualan Tesla, khususnya di pasar Eropa.
Dalam upaya menghadapi tantangan ini, Tesla mengumumkan akan menghentikan produksi model mobil listrik unggulannya, Model S dan Model X, mulai kuartal berikutnya. Sebagai gantinya, pabrik Tesla di Fremont, California, akan dialihfungsikan menjadi fasilitas produksi robot humanoid bernama Optimus, yang merupakan proyek ambisius perusahaan.
Elon Musk menargetkan agar Tesla dapat memproduksi hingga 1 juta robot humanoid Optimus setiap tahunnya di masa depan. Musk juga menjanjikan pengenalan model terbaru dari robot tersebut, Optimus 3, dalam waktu dekat. Langkah ini menunjukkan perubahan fokus bisnis Tesla dari kendaraan listrik menuju robotika sebagai strategi jangka panjang.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-evs/article/3341613/tesla-reports-first-ever-annual-revenue-decline-chinas-ev-giants-zoom-ahead?module=china_future_tech&pgtype=section

Analisis Ahli

Elon Musk
"Mendorong inovasi melalui robotik dapat membuka masa depan baru bagi Tesla di luar kendaraan listrik, dengan potensi produksi skala besar yang revolusioner."
Analis Industri Otomotif
"Penurunan produksi dan penjualan Tesla merupakan alarm serius yang mencerminkan semakin ketatnya persaingan pasar kendaraan listrik global, terutama dari pemain China."
Ekonom Pasar Teknologi
"Diversifikasi bisnis Tesla ke robotika bisa menjadi langkah adaptif terhadap perubahan pasar, tetapi memerlukan risiko investasi dan pengelolaan modal yang matang."

Analisis Kami

"Langkah Tesla berfokus ke robot humanoid dapat menjadi permainan berisiko tinggi yang bisa mendiversifikasi sumber pendapatan perusahaan, namun juga berpotensi mengalihkan perhatian dari pasar kendaraan listrik yang masih kompetitif. Perlu pengelolaan sumber daya dan inovasi yang sangat cermat agar transisi ini tidak merugikan kinerja jangka pendek dan jangka panjang Tesla."

Prediksi Kami

Tesla akan semakin fokus pada pengembangan dan produksi robot humanoid, yang mungkin menggeser posisi dominannya di pasar kendaraan listrik dan membuka segmen bisnis baru yang berpotensi besar.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menyebabkan penurunan produksi kendaraan Tesla pada tahun 2025?
A
Produksi kendaraan Tesla turun 7 persen karena persaingan ketat dengan produsen kendaraan listrik Tiongkok seperti BYD.
Q
Apa rencana baru Tesla terkait robot humanoid?
A
Tesla berencana untuk beralih fokus ke produksi robot humanoid dan mungkin membangun pabrik semikonduktor sendiri.
Q
Siapa yang memimpin Tesla dan apa pengaruh politiknya?
A
Elon Musk adalah CEO Tesla, dan pengaruh politiknya mungkin berdampak pada penjualan, terutama di pasar Eropa.
Q
Mengapa Tesla menghentikan produksi Model S dan Model X?
A
Produksi Model S dan Model X dihentikan untuk memfokuskan sumber daya pada pengembangan robot humanoid Optimus.
Q
Apa yang diharapkan Tesla dari produksi robot Optimus?
A
Tesla berharap dapat memproduksi 1 juta unit robot Optimus per tahun di pabrik Fremont.