Fenomena Langka Snow Moon 2026: Bulan Tutupi Bintang Terang Regulus
Courtesy of Forbes

Fenomena Langka Snow Moon 2026: Bulan Tutupi Bintang Terang Regulus

Memberikan informasi lengkap mengenai fenomena Bulan Purnama Snow Moon 2026 dan fenomena langka yang menyertainya, serta panduan terbaik untuk mengamati peristiwa tersebut.

29 Jan 2026, 14.31 WIB
84 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Bulan salju akan muncul pada 1 Februari 2026 dan akan mengoculasi bintang Regulus.
  • Ada 13 bulan purnama yang akan terjadi pada tahun 2026 termasuk fenomena gerhana bulan.
  • Melihat bulan salju terbaik dilakukan dari lokasi tinggi atau dengan pandangan jelas ke arah timur.
New York City, Amerika Serikat - Pada tanggal 1 Februari 2026, terjadi fenomena bulan purnama yang dikenal dengan sebutan Snow Moon, bulan purnama kedua dari 13 bulan purnama dalam satu tahun. Nama Snow Moon diberikan karena biasanya di waktu ini di Amerika Utara tertutup salju.
Menariknya, sehari setelah purnama atau pada 2 Februari, bulan hampir purnama tersebut akan mengaburkan bintang paling terang di rasi Leo, yaitu Regulus. Kejadian ini disebut occultasi dan sangat jarang terjadi, terakhir terjadi baru akan terulang pada tahun 2035.
Peristiwa occultasi Regulus dapat dilihat mulai pukul 8:40 hingga 10:05 malam waktu setempat di bagian timur Amerika Utara. Contohnya di New York City, bintang Regulus hilang di balik bulan pada pukul 8:51 malam dan muncul kembali pukul 9:54 malam EST.
Tahun 2026 sendiri sangat istimewa karena akan memiliki 13 bulan purnama, termasuk fenomena menarik lainnya seperti blood moon atau gerhana bulan total pada bulan Maret, blue moon, dan beberapa supermoon di akhir tahun.
Gerhana bulan total pada 3 Maret 2026 yang berlangsung sekitar 58 menit akan menjadi satu-satunya gerhana total tahun itu dan tidak akan terjadi lagi hingga 2029. Semua fenomena ini memberikan banyak kesempatan bagi pengamat langit dan astronom amatir untuk mendapatkan pengalaman luar biasa.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/jamiecartereurope/2026/01/29/full-moon-february-2026-exactly-when-to-see-the-snow-moon-rise/

Analisis Ahli

Dr. Lisa Randall (Fisika Teoritis, Harvard)
"Posisi fenomena bulan ini sangat penting untuk meningkatkan minat riset astronomi amatir yang bisa berkontribusi pada pengamatan fenomena langka dengan peralatan sederhana."
Neil deGrasse Tyson (Astrofisikawan)
"Peristiwa seperti ini adalah momen langka yang memberikan kesempatan untuk menghubungkan ilmu pengetahuan dan budaya populer agar lebih banyak orang tertarik pada sains."

Analisis Kami

"Fenomena occultasi Regulus oleh bulan hampir purnama adalah kejadian yang sangat langka dan hanya bisa disaksikan oleh mereka yang mempersiapkan diri dengan baik, sehingga bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya observasi astronomi. Selain itu, kombinasi berbagai fenomena bulan di tahun 2026 memperkuat peluang edukasi dan hiburan yang berkelanjutan dalam bidang astronomi."

Prediksi Kami

Fenomena bulan purnama langka seperti occultasi Regulus akan semakin diminati oleh para astronom amatir dan profesional, meningkatkan minat masyarakat pada pengamatan astronomi dan ilmu pengetahuan terkait bulan dan bintang.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan bulan salju?
A
Bulan salju adalah bulan purnama kedua dari 13 bulan purnama yang terjadi pada tahun 2026.
Q
Kapan bulan salju akan muncul pada tahun 2026?
A
Bulan salju akan muncul pada tanggal 1 Februari 2026.
Q
Apa yang terjadi satu hari setelah bulan salju penuh?
A
Satu hari setelah bulan salju penuh, bulan akan mengoculasi bintang Regulus.
Q
Di mana sebaiknya melihat bulan salju?
A
Sebaiknya melihat bulan salju dari lokasi tinggi, lapangan terbuka, atau pantai yang menghadap timur dengan pandangan jelas ke arah cakrawala timur.
Q
Apa saja bulan purnama lainnya yang akan terjadi pada tahun 2026?
A
Bulan purnama lainnya termasuk bulan darah total lunar di bulan Maret, bulan biru di bulan Mei, dan supermoon di bulan November dan Desember.