
Courtesy of TechCrunch
Transformasi Tether: Dari Kontroversi ke Pemain Utama Stablecoin AS
Artikel ini bertujuan menjelaskan perubahan strategi Tether di tengah meningkatnya persaingan stablecoin, terutama dengan peluncuran USAT yang patuh pada regulasi AS, sekaligus menyoroti transformasi perusahaan dari entitas yang kontroversial menjadi pemain fintech global yang berfokus pada inklusi keuangan.
02 Feb 2026, 03.32 WIB
66 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tether bertransformasi dari perusahaan yang dihindari menjadi pemain kunci dalam pasar stablecoin yang diatur.
- Inklusi keuangan menjadi tujuan utama Tether untuk membantu orang-orang di negara dengan mata uang lemah.
- Tether berinvestasi dalam berbagai sektor untuk membangun sistem yang saling terhubung dan bertahan dalam jangka panjang.
Lugano, Swiss - Tether, perusahaan di balik stablecoin terbesar dunia, USDT, memulai perubahan besar dengan meluncurkan USAT, stablecoin yang sesuai dengan regulasi Amerika Serikat. Hal ini dilakukan untuk bersaing dengan pesaing seperti Circle dan Fidelity yang juga memasuki pasar stablecoin dolar digital yang diatur secara ketat di AS.
Baca juga: Tether Klaim Margin Untung 99% dan Targetkan Profit Rp 250.50 triliun ($15 Miliar) Tahun Ini
Selama ini, Tether dikenal dengan image negatif terkait ketidakjelasan cadangan dan tuduhan penggunaan untuk aktivitas ilegal. Namun CEO Paolo Ardoino menegaskan bahwa Tether kini bekerja sama dengan berbagai agen penegak hukum AS untuk memantau dan membekukan dana ilegal, serta memiliki cadangan lebih dari cukup untuk menebus semua token mereka yang beredar.
USDT saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar 187 miliar dolar dan digunakan oleh lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia, terutama mereka yang tinggal di negara dengan mata uang yang sangat terdepresiasi, seperti Argentina dan Haiti. Tether mengklaim telah memberikan akses keuangan bagi kelompok yang selama ini terabaikan oleh sistem keuangan tradisional.
Selain stablecoin, Tether juga mengembangkan produk lain seperti Tether Gold yang didukung oleh emas fisik senilai sekitar 24 miliar dolar. Perusahaan ini juga mulai bergerak ke bidang kecerdasan buatan melalui platform terdesentralisasi Qvac, yang ditargetkan untuk menjangkau pengguna di negara berkembang dengan teknologi yang lebih terjangkau.
Meskipun Tether telah berhasil mempertahankan operasinya meskipun menghadapi kritik dan kepanikan pasar, tantangan regulasi dan politik masih mengintai. Namun Ardoino optimistis bahwa inklusi finansial dan edukasi dapat membantu Tether menjadi bagian penting dari sistem keuangan digital global.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/01/why-tethers-ceo-is-everywhere-right-now/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/01/why-tethers-ceo-is-everywhere-right-now/
Analisis Ahli
Paolo Ardoino
"USDT bukan hanya alat untuk spekulasi tetapi alat keuangan yang memberi inklusi bagi orang-orang yang selama ini terpinggirkan di sistem finansial tradisional."
Howard Lutnick
"Manajemen cadangan Tether melalui Cantor Fitzgerald menunjukkan komitmen stabilitas dan transparansi yang akan mendukung pertumbuhan jangka panjang."
Analisis Kami
"Tether berhasil mengubah narasi negatifnya dengan meluncurkan produk yang patuh regulasi dan membangun hubungan strategis dengan pemerintah AS, yang merupakan langkah penting untuk bertahan di industri yang sangat terpengaruh regulasi. Namun, transparansi sebenarnya dan risiko politik tetap menjadi tantangan besar yang harus diatasi agar bisnis stablecoin ini benar-benar diterima secara luas."
Prediksi Kami
Tether kemungkinan akan semakin mengukuhkan posisinya dalam pasar stablecoin global dengan produk yang memenuhi aturan pemerintah AS sambil memperluas pengaruhnya di teknologi baru seperti AI dan emas digital, namun tetap menghadapi tantangan regulasi dan skeptisisme dari beberapa pihak.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diluncurkan Tether baru-baru ini?A
Tether baru saja meluncurkan USAT, stablecoin yang sesuai dengan regulasi AS.Q
Siapa Paolo Ardoino dan perannya di Tether?A
Paolo Ardoino adalah CEO Tether yang telah bersama perusahaan sejak dua bulan setelah didirikan pada tahun 2014.Q
Apa perbedaan antara USAT dan USDT?A
USAT adalah stablecoin yang dirancang untuk mematuhi peraturan baru di AS, sedangkan USDT tidak memenuhi persyaratan tersebut.Q
Mengapa Tether berusaha untuk meningkatkan citranya di AS?A
Tether berusaha untuk meningkatkan citranya di AS dengan bekerja sama dengan pejabat pemerintah dan lembaga penegak hukum.Q
Apa strategi investasi Tether di luar stablecoin?A
Tether berinvestasi dalam berbagai sektor, termasuk teknologi AI, emas, dan pertanian, untuk memastikan stabilitas dan pertumbuhan perusahaan.