
Courtesy of CNBCIndonesia
Jeff Bezos: Laptop Akan Digantikan Komputasi Awan di Masa Depan Dekat
Menginformasikan kemungkinan peralihan penggunaan laptop tradisional ke komputasi awan sebagai solusi masa depan, didorong oleh kemajuan teknologi cloud dan kenaikan harga chip memori akibat kebutuhan AI.
02 Feb 2026, 13.20 WIB
273 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Laptop mungkin akan tergantikan oleh solusi berbasis komputasi awan di masa depan.
- Kenaikan harga chip memori dapat mempengaruhi harga laptop dan perangkat lainnya.
- Microsoft sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan versi Windows berbasis cloud untuk konsumen.
Jakarta, Indonesia - Laptop yang selama ini menjadi perangkat utama untuk bekerja dan hiburan kemungkinan besar akan tergantikan oleh teknologi yang lebih modern yaitu komputasi awan. Jeff Bezos, pendiri Amazon, memprediksi bahwa laptop sudah mulai ketinggalan zaman dan akan digantikan oleh layanan komputasi awan yang bisa diakses secara online.
Dalam model komputasi awan ini, pengguna tidak perlu lagi memiliki perangkat keras yang mahal dan berat, tetapi cukup menyewa layanan komputasi dari penyedia seperti Amazon Web Service atau Microsoft Azure. Hal ini mirip dengan bagaimana sebuah museum pabrik bir menyimpan generator listrik sebagai warisan teknologi yang dulu digunakan sebelum listrik jaringan nasional ada.
Kenaikan harga chip memori secara global, termasuk di Indonesia, juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi harga laptop dan gadget lainnya. Permintaan chip yang tinggi dari perusahaan AI membuat harga perangkat keras semakin mahal, dan masalah ini diperkirakan akan terus berlanjut di masa depan.
Microsoft sendiri sudah mulai mengembangkan versi Windows berbasis cloud untuk kalangan bisnis dan berpotensi memperluasnya ke konsumen umum jika permintaan terus meningkat. Ini berarti di masa depan, komputer pribadi mungkin tidak lagi bergantung pada spesifikasi perangkat keras, melainkan pada kualitas layanan cloud yang dipakai.
Perubahan ini juga didukung oleh berbagai layanan yang kini telah berbasis cloud seperti streaming film dan game online. Model ini memungkinkan kemudahan akses dan pembaruan otomatis, sehingga tren penggunaan laptop bisa berubah drastis dalam beberapa tahun ke depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260202130141-37-707357/habis-hp-giliran-laptop-ditinggal-2026-penggantinya-sudah-ada
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260202130141-37-707357/habis-hp-giliran-laptop-ditinggal-2026-penggantinya-sudah-ada
Analisis Ahli
Jeff Bezos
"Laptop akan menjadi teknologi yang usang, digantikan oleh layanan komputasi awan yang lebih efisien dan selalu online."
Analisis Kami
"Peralihan dari laptop ke cloud computing adalah langkah alami dalam evolusi teknologi, mengurangi beban perangkat keras dan meningkatkan fleksibilitas pengguna. Namun, hal ini juga menimbulkan tantangan baru seperti kebutuhan konektivitas yang stabil dan isu privasi data yang perlu disikapi secara serius."
Prediksi Kami
Laptop konvensional akan semakin tergeser oleh layanan komputasi awan, dengan pengguna beralih sepenuhnya ke perangkat yang bergantung pada koneksi internet dan layanan cloud dalam beberapa tahun ke depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dikatakan Jeff Bezos tentang masa depan laptop?A
Jeff Bezos menyatakan bahwa laptop sudah ketinggalan zaman dan akan digantikan oleh komputasi awan.Q
Bagaimana komputasi awan dapat menggantikan laptop?A
Komputasi awan memungkinkan pengguna untuk menyewa sumber daya komputasi dari penyedia layanan, sehingga mengurangi ketergantungan pada perangkat keras seperti laptop.Q
Apa yang menyebabkan kenaikan harga chip memori?A
Kenaikan harga chip memori disebabkan oleh permintaan tinggi dari perusahaan AI yang mencoba memenuhi kebutuhan teknologi terbaru.Q
Apa yang dikerjakan Microsoft terkait Windows berbasis cloud?A
Microsoft sedang mengerjakan versi Windows berbasis cloud untuk konsumen, meskipun belum menguntungkan secara ekonomi.Q
Mengapa permintaan chip kemungkinan tidak akan mengalami penurunan?A
Permintaan chip kemungkinan tidak akan menurun kecuali investor dan negara produsen berhenti percaya bahwa AI akan memberikan dampak signifikan.



