
Courtesy of SCMP
Potensi Energi Terbarukan Tibet Besar, Tapi Perlu Perhatian Ekologi Ketat
Menginformasikan potensi besar energi terbarukan di Qinghai-Tibet Plateau dan tantangan yang menyertainya, serta pentingnya pengembangan energi hijau yang berkelanjutan untuk mendukung target karbon China.
04 Feb 2026, 14.58 WIB
57 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Dataran Qinghai-Tibet memiliki potensi besar untuk energi terbarukan, tetapi pengembangannya harus dilakukan dengan hati-hati.
- Tiongkok menghadapi tantangan dalam mentransmisikan energi terbarukan dari wilayah barat ke daerah perkotaan yang membutuhkan.
- Meskipun mencapai tonggak penting dalam transisi energi hijau, Tiongkok masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai target emisi karbon.
Tibet, Cina - Qinghai-Tibet Plateau di Cina memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, termasuk tenaga air, angin, dan surya. Data dari survei pemerintah menunjukkan bahwa potensi tenaga air di Tibet setara dengan 178 gigawatt, tenaga angin lebih dari 100 gigawatt, dan tenaga surya mencapai 10.000 gigawatt, cukup besar untuk memenuhi kebutuhan energi seluruh Cina.
Namun, kondisi geografis yang keras dan ekologi yang sangat sensitif membuat pengembangan sumber energi terbarukan di wilayah ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Lingkungan yang rapuh berisiko terganggu oleh pembangunan masif, sehingga perlu perencanaan yang matang agar energi bersih bisa diproduksi tanpa mengorbankan alam sekitar.
Saat ini, meski Cina telah mencapai terobosan dalam kapasitas tenaga surya yang terpasang lebih dari 1.000 gigawatt, masih ada tantangan dalam distribusi dan penyimpanan energi. Kebanyakan energi terbarukan terpusat di wilayah barat yang kaya sumber daya, sehingga diperlukan perluasan jaringan transmisi dan teknologi penyimpanan untuk mengiriman ke pusat kota yang membutuhkan.
Penelitian yang dilakukan oleh China Society for Hydropower Engineering dan Power Construction Corporation of China menegaskan bahwa potensi energi terbarukan di Tibet sangat besar secara teknis, tapi realisasi praktisnya harus memperhitungkan batasan-batasan teknis, geografis, dan lingkungan untuk menjaga keberlanjutan.
China sedang berupaya keras untuk mencapai target puncak emisi karbon pada 2030 dan netralitas karbon pada 2060. Potensi besar di Tibet dapat membantu memenuhi tujuan ini asalkan pembangunan infrastruktur dan perlindungan lingkungan berjalan seiring.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3342334/tibets-exploitable-green-power-could-meet-chinas-energy-needs-official-survey?module=top_story&pgtype=subsection
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3342334/tibets-exploitable-green-power-could-meet-chinas-energy-needs-official-survey?module=top_story&pgtype=subsection
Analisis Ahli
Li Jun (Ahli Energi Terbarukan China)
"Pengembangan energi terbarukan di Tibet harus seimbang antara eksploitasi sumber daya dan pelestarian lingkungan, karena kerusakan ekosistem akan merusak keberlanjutan jangka panjang."
Wang Xian (Profesor Teknik Energi, Tsinghua University)
"Infrastruktur transmisi yang memadai adalah kunci agar potensi energi besar di wilayah Barat dapat benar-benar mengakselerasi transisi energi nasional."
Analisis Kami
"Meskipun potensi energi terbarukan Tibet sangat besar, pengembangan yang tidak terkontrol bisa menyebabkan kerusakan ekologi serius yang sulit diperbaiki. Investasi besar perlu diarahkan tidak hanya pada kapasitas produksi energi, tetapi juga pada teknologi penyimpanan dan transmisi agar energi ini benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa membebani lingkungan."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, China kemungkinan akan mempercepat pembangunan infrastruktur transmisi untuk menghubungkan daerah barat yang kaya energi terbarukan dengan pusat konsumsi energi di kota-kota besar, sambil melanjutkan pengembangan energi hijau yang memperhatikan perlindungan lingkungan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh penelitian mengenai potensi energi terbarukan di dataran Qinghai-Tibet?A
Penelitian menunjukkan bahwa potensi energi terbarukan di dataran Qinghai-Tibet sangat besar, dengan sumber daya hidroelektrik, tenaga surya, dan tenaga angin yang melimpah.Q
Berapa kapasitas hidroelektrik yang dapat dieksploitasi di Tibet?A
Kapasitas hidroelektrik yang dapat dieksploitasi di Tibet diperkirakan mencapai 178 gigawatt.Q
Apa tantangan utama yang dihadapi Tiongkok dalam memanfaatkan energi terbarukan?A
Tantangan utama adalah surplus energi terbarukan yang terjebak di wilayah barat Tiongkok, yang memerlukan infrastruktur transmisi dan penyimpanan yang lebih baik.Q
Mengapa perlu kehati-hatian dalam pengembangan proyek energi hijau di Tibet?A
Kehati-hatian diperlukan karena ekosistem di Tibet sangat rapuh dan perlu dilindungi saat melakukan ekspansi proyek energi hijau.Q
Apa yang telah dicapai Tiongkok dalam transisi energi hijau hingga saat ini?A
Tiongkok telah menjadi negara pertama yang melewati kapasitas terpasang tenaga surya 1.000 gigawatt, namun masih perlu banyak usaha untuk mencapai tujuan emisi karbon ganda.




