
Courtesy of SCMP
CATL Luncurkan dan Ujikan Baterai Sodium-Ion Lebih Tahan Dingin untuk Mobil Listrik
Memperkenalkan dan menguji baterai sodium-ion Naxtra dalam kendaraan listrik untuk menghadirkan solusi baterai yang lebih tahan dingin, lebih stabil dari segi harga, dan lebih ramah lingkungan dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.
05 Feb 2026, 14.05 WIB
240 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- CATL meluncurkan baterai sodium-ion yang lebih tahan dingin dan stabil harga.
- Changan Automobile akan menerapkan baterai ini di seluruh portofolio mereknya.
- Model Avatr 12 akan menjadi sedan EV pertama yang diuji di Antartika.
Inner Mongolia, China - CATL, perusahaan baterai terbesar dunia, kini memperkenalkan baterai sodium-ion bernama Naxtra yang akan diuji dalam mobil listrik di China. Baterai ini dirancang untuk lebih stabil harganya dan tahan terhadap suhu dingin dibandingkan baterai lithium-ion yang banyak digunakan sekarang.
Baterai Naxtra akan dipasang pada mobil listrik dari perusahaan China Changan dan diuji di wilayah Inner Mongolia yang dingin. Hal ini penting untuk mengetahui apakah baterai ini dapat bekerja dengan baik di iklim ekstrim seperti musim dingin yang sangat dingin.
Teknologi sodium-ion diklaim mampu memberikan ketahanan yang lebih baik dan rentang suhu penggunaan yang lebih luas. Ini membuat mobil listrik dengan baterai ini bisa digunakan dengan lebih aman dan tahan lama di berbagai kondisi cuaca.
Changan berencana menggunakan baterai sodium-ion ini di seluruh mereknya, termasuk model Avatr, Deepal, Qiyuan, dan Uni. Bahkan mereka berambisi untuk menguji model Avatr 12 di Antartika, menjadi mobil listrik sedan pertama yang melaju di benua es tersebut.
Langkah ini sejalan dengan strategi China untuk menghadirkan kendaraan listrik yang aman, murah, dan tahan lama agar semakin banyak orang dapat menggunakan teknologi ramah lingkungan ini demi masa depan yang lebih baik.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-evs/article/3342481/chinas-catl-tests-evs-and-lithiums-dominance-pioneering-sodium-ion-battery?module=china_future_tech&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/business/china-evs/article/3342481/chinas-catl-tests-evs-and-lithiums-dominance-pioneering-sodium-ion-battery?module=china_future_tech&pgtype=section
Analisis Ahli
Dr. Li Wei, ahli baterai di Universitas Tsinghua
"Baterai sodium-ion memiliki potensi besar sebagai alternatif baterai lithium-ion karena biaya produksinya yang lebih rendah dan sumber bahan yang melimpah. Namun, tantangan utama masih terletak pada kapasitas energi dan masa pakai yang harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing secara luas."
Analisis Kami
"Penggunaan baterai sodium-ion ini merupakan langkah cerdas untuk mengatasi ketergantungan pada lithium yang harganya fluktuatif dan pasokannya terbatas. Teknologi ini dapat membuka peluang pasar EV yang lebih luas dengan performa yang dapat diandalkan di berbagai kondisi iklim, terutama di wilayah dingin ekstrem."
Prediksi Kami
Teknologi baterai sodium-ion akan semakin banyak diadopsi oleh produsen mobil listrik karena keunggulan biaya dan ketahanan suhu, mendorong pasar EV berkembang lebih cepat terutama di negara dengan kondisi iklim ekstrem.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang baru tentang baterai sodium-ion yang diperkenalkan oleh CATL?A
Baterai sodium-ion yang diperkenalkan oleh CATL lebih stabil harga dan tahan dingin dibandingkan dengan baterai lithium-ion.Q
Di mana pengujian baterai Naxtra akan dilakukan?A
Pengujian baterai Naxtra akan dilakukan di daerah otonom Inner Mongolia di Tiongkok.Q
Apa yang dikatakan Gao Huan tentang teknologi baterai sodium-ion?A
Gao Huan menyatakan bahwa teknologi baterai sodium-ion menawarkan ketahanan yang lebih baik dan rentang suhu operasional yang lebih luas.Q
Apa rencana Changan untuk model Avatr 12?A
Changan merencanakan untuk menguji model Avatr 12 di Antartika dalam 18 bulan ke depan.Q
Mengapa penggunaan baterai sodium-ion penting bagi industri EV?A
Penggunaan baterai sodium-ion penting karena mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan efisiensi dalam kendaraan listrik.



