Reformasi Pendanaan UKRI Ancaman Serius untuk Riset Fisika Inggris
Courtesy of NatureMagazine

Reformasi Pendanaan UKRI Ancaman Serius untuk Riset Fisika Inggris

Mengungkap dampak reformasi pendanaan UKRI terhadap komunitas riset fisika di Inggris dan partisipasi negara ini dalam proyek-proyek ilmiah berskala besar di tingkat internasional, serta menyoroti kekhawatiran atas pengurangan dana dan ketidakpastian pendanaan yang mengancam kemajuan riset serta pembangunan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan.

05 Feb 2026, 07.00 WIB
165 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Reformasi pendanaan UKRI dapat berpotensi mengancam kolaborasi internasional di bidang sains.
  • Tindakan sementara oleh UKRI pada aplikasi hibah meningkatkan kecemasan di kalangan peneliti.
  • Dukungan untuk proyek-proyek fisika dan astronomi di Inggris sedang menghadapi tantangan serius akibat pemotongan anggaran.
London, United Kingdom - Pemerintah Inggris melalui UK Research and Innovation (UKRI) sedang melakukan reformasi besar dalam cara pendanaan riset ilmiah di negara tersebut. Meskipun Inggris dikenal memiliki kualitas riset dan inovasi yang tinggi, perubahan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ilmuwan agar menghasilkan ide dan perusahaan yang bisa memperkuat ekonomi nasional.
Namun, reformasi ini memicu kekhawatiran di kalangan peneliti terutama bidang fisika dan astronomi karena adanya pembekuan sementara pengajuan dana dari beberapa badan riset utama dan pengurangan investasi pada proyek-proyek besar. Banyak proyek internasional bernilai tinggi seperti Large Hadron Collider di CERN terancam menghadapi ketidakpastian pendanaan.
Science and Technology Facilities Council (STFC), yang merupakan salah satu badan di bawah UKRI, diminta menghemat sekitar £60 juta dari anggarannya. Hal ini sebenarnya bukan pemotongan anggaran langsung, namun pengurangan biaya yang dijadwalkan sangat berisiko bagi riset fisika dan astronomi utama yang membutuhkan dukungan dana stabil dan berkelanjutan.
Para peneliti, mulai dari postdoctoral hingga akademisi senior, menyampaikan keprihatinan mereka terkait dampak pengurangan dana ini terhadap pekerjaan mereka, termasuk hilangnya posisi pekerjaan dan berkurangnya tenaga pendukung riset seperti staf IT. Dampak ini juga dipandang bisa melemahkan kontribusi Inggris di proyek-proyek internasional semacam Vera C. Rubin Observatory, yang penting untuk kemajuan astronomi global.
Meskipun ada janji pemerintah untuk meningkatkan dana di bidang teknologi canggih seperti kuantum dan kecerdasan buatan, realitanya skala pengurangan dana pada riset fisika sangat besar dan terasa berat. Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa tanpa intervensi cepat, Inggris bisa kehilangan posisi strategisnya dalam komunitas riset ilmiah internasional.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00346-w

Analisis Ahli

Ian Chapman
"Menekankan perlunya mengoptimalkan potensi riset Inggris untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan melakukan reformasi pada cara pendanaan dan prioritas penelitian."
Paul Howarth
"Menegaskan bahwa pemotongan dana besar-besaran merupakan pukulan berat untuk fondasi fisika di Inggris dan mengkritik ketidaksesuaian antara janji pemerintah dan realita pendanaan di lapangan."

Analisis Kami

"Reformasi pendanaan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi riset dasar seperti fisika dan astronomi sangat berisiko menghambat kemajuan ilmu pengetahuan Inggris. Tanpa investasi yang memadai, negara ini tidak hanya melemahkan kapasitas ilmiahnya, tetapi juga masa depannya dalam inovasi teknologi dan ekonomi berbasis pengetahuan."

Prediksi Kami

Jika penghematan dana dan pembatasan pendanaan terus berlanjut, Inggris berisiko kehilangan posisinya sebagai pemain penting dalam penelitian fisika dan astronomi internasional, yang bisa berdampak pada keterbatasan inovasi serta kehilangan talenta ilmiah muda.