Robot Pintar Bertenaga Surya Turunkan Limbah Pupuk Hingga 70% di Pertanian Jagung
Courtesy of TechCrunch

Robot Pintar Bertenaga Surya Turunkan Limbah Pupuk Hingga 70% di Pertanian Jagung

Mengembangkan teknologi robotik canggih yang dapat mengurangi penggunaan pupuk berlebihan di pertanian jagung, sehingga membantu petani menghemat biaya dan mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan hasil panen secara efisien.

11 Feb 2026, 23.00 WIB
49 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Upside Robotics menggunakan teknologi robotik untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk di pertanian.
  • Perusahaan ini berhasil mengurangi limbah pupuk dan memberikan penghematan biaya signifikan bagi petani.
  • Mereka menunjukkan bahwa ada permintaan untuk solusi teknologi baru di sektor pertanian dari para petani.
Waterloo, Kanada - Pada tahun 2023, dua pendiri Upside Robotics bertemu karena memiliki visi sama untuk menciptakan perusahaan berdampak yang berfokus pada iklim dan pertanian. Kurang dari setahun kemudian, mereka sudah tinggal di camper di samping ladang jagung di Kanada untuk mengembangkan startup robotik mereka.
Upside Robotics mengembangkan robot otonom bertenaga surya yang dapat memberikan pupuk dan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman jagung menggunakan algoritma proprietary yang menganalisis data cuaca dan tanah. Jagung dipilih karena merupakan tanaman yang paling intensif penggunaan pupuk.
Pendiri perusahaan, Jana Tian dan Sam Dugan, melakukan observasi langsung di lapangan bersama petani selama musim tanam 2024, menguji robot remote control yang mereka buat untuk mengumpulkan data dan memperbaiki teknologi mereka.
Setelah membuktikan konsepnya, mereka meluncurkan robot generasi keempat pada musim tanam 2025, memperluas jangkauan layanan dari 70 acre menjadi 1.200 acre. Tahun berikutnya, mereka berencana melayani lebih dari 3.000 acre dengan tingkat retensi pelanggan 100%.
Perusahaan baru saja menerima investasi sebesar 7,5 juta dolar AS untuk riset, pengembangan, dan ekspansi ke pasar internasional, terutama target pasar di Belt Jagung, AS. Dengan manfaat penghematan hingga 150,00 dolar per acre, teknologi ini mendapat sambutan positif dari para petani yang menunggu giliran untuk menggunakan sistem ini.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/11/upside-robotics-is-reducing-fertilizer-use-and-waste-in-corn-crops/

Analisis Ahli

Dr. Michael Green (Ahli Pertanian Presisi)
"Teknologi otonom yang memanfaatkan data cuaca dan tanah untuk aplikasi pupuk adalah langkah maju yang revolusioner dalam pertanian berkelanjutan, karena dapat membantu menyeimbangkan produktivitas dan keberlanjutan lingkungan."

Analisis Kami

"Pendekatan Upside Robotics yang menggabungkan pengetahuan kimia dan keahlian teknik robotik sangat tepat untuk mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam pertanian modern, yaitu pemborosan pupuk. Dengan fokus langsung pada kebutuhan pasar dan kolaborasi erat dengan petani, mereka berpotensi mengubah cara aplikasi pupuk secara fundamental di masa depan."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, teknologi robotik pertanian seperti yang dikembangkan oleh Upside Robotics akan menjadi standar di industri pertanian besar, mendorong efisiensi yang signifikan dan mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan pupuk di banyak wilayah dunia.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan oleh Upside Robotics?
A
Upside Robotics mengembangkan robot otonom bertenaga surya untuk mengelola pupuk dan nutrisi tanaman.
Q
Siapa pendiri Upside Robotics?
A
Pendiri Upside Robotics adalah Jana Tian dan Sam Dugan.
Q
Mengapa mereka memilih tanaman jagung?
A
Mereka memilih tanaman jagung karena jagung merupakan tanaman yang paling banyak membutuhkan pupuk.
Q
Berapa persen pengurangan penggunaan pupuk yang dilaporkan oleh Upside?
A
Upside melaporkan bahwa mereka telah membantu pelanggan mengurangi penggunaan pupuk sebanyak 70%.
Q
Apa tujuan utama dari pendanaan yang baru mereka dapatkan?
A
Tujuan utama dari pendanaan yang baru mereka dapatkan adalah untuk mendukung penelitian dan pengembangan serta memperluas pasar.