
Courtesy of TechCrunch
Mantan Bos Perusahaan Hacking AS Jadi Pengkhianat, Jual Alat Peretas Berbahaya
Mengungkap kasus pencurian dan penjualan alat hacking canggih yang dapat digunakan oleh musuh negara, guna memperingatkan tentang bahaya keamanan dunia maya yang luas serta menyiapkan dasar hukum menjatuhkan hukuman kepada pelaku.
12 Feb 2026, 01.41 WIB
77 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Peter Williams mencuri dan menjual alat peretasan yang menyebabkan risiko besar bagi keamanan siber global.
- Kasus ini menunjukkan konsekuensi serius dari penyalahgunaan kepercayaan dalam organisasi dan industri teknologi.
- Peran FBI dalam kasus ini menyoroti pentingnya penegakan hukum dalam menghadapi ancaman cyber.
Washington D.C., Amerika Serikat - Seorang mantan pimpinan perusahaan keamanan siber AS, Peter Williams, terbukti mencuri dan menjual perangkat lunak peretasan canggih yang bisa meretas jutaan komputer di seluruh dunia. Williams bekerja di Trenchant, sebuah divisi dari kontraktor pertahanan L3Harris, yang menyediakan alat pengawasan untuk pemerintah AS dan sekutunya.
Williams mengaku telah menerima lebih dari 1,3 juta dolar dalam bentuk mata uang kripto atas penjualan delapan alat hacking yang disebut zero-day exploit. Penjualan tersebut berlangsung antara tahun 2022 hingga 2025 dan ditujukan ke perusahaan Rusia yang diduga bekerja sama dengan pemerintah Rusia.
Penjualan alat ini sangat berbahaya karena dapat digunakan untuk pengawasan ilegal, kejahatan siber, dan serangan ransomware yang berdampak pada jutaan perangkat di seluruh dunia, termasuk di Amerika Serikat sendiri. Proses hukum tengah berjalan dan hukuman berat sedang diminta oleh jaksa, termasuk penjara sembilan tahun dan denda besar.
Selain tindakannya yang merugikan negara, Williams juga diduga menyalahkan bawahannya yang kemudian dipecat atas kasus pencurian yang sebenarnya dia lakukan. Hal ini menambah dimensi moral dan etika yang melibatkan pengkhianatan profesional dan pribadi.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat pada mereka yang memiliki akses ke alat hacking dan perlunya regulasi yang lebih ketat untuk mencegah teknologi berbahaya jatuh ke tangan yang salah. Williams juga menunjukkan penyesalan atas perbuatannya dalam surat kepada hakim.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/11/doj-says-trenchant-boss-sold-exploits-to-russian-broker-capable-of-accessing-millions-of-computers-and-devices/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/11/doj-says-trenchant-boss-sold-exploits-to-russian-broker-capable-of-accessing-millions-of-computers-and-devices/
Analisis Ahli
Bruce Schneier
"Kasus ini menegaskan perlunya kontrol akses yang lebih ketat dan audit keamanan yang konsisten pada perusahaan yang memiliki akses ke teknologi hacking canggih."
Mikko Hyppönen
"Insider threat merupakan salah satu risiko terbesar dalam keamanan siber, dan kejadian ini menunjukkan betapa bahayanya jika alat peretasan jatuh ke tangan bangsa yang bermusuhan."
Analisis Kami
"Kasus Peter Williams menunjukkan bahwa integritas individu dalam industri keamanan siber sangat krusial untuk menjaga keamanan nasional. Ketidaksiapan perusahaan dalam mengelola insider threats bisa memicu bencana keamanan digital yang berskala global."
Prediksi Kami
Kasus ini dapat menjadi preseden penting untuk pengawasan ketat dan keamanan internal di perusahaan pembuat alat hacking, serta memicu peraturan lebih ketat terkait perdagangan teknologi pengawasan dan keamanan siber secara internasional.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Peter Williams dan apa yang ia lakukan?A
Peter Williams adalah mantan manajer umum di Trenchant yang mengaku bersalah karena mencuri dan menjual alat peretasan.Q
Apa itu Trenchant dan apa perannya dalam kasus ini?A
Trenchant adalah divisi dari L3Harris yang mengembangkan alat pengawasan dan menjualnya kepada pemerintah AS.Q
Mengapa tindakan Williams dianggap merugikan komunitas intelijen AS?A
Tindakan Williams dianggap merugikan komunitas intelijen AS karena ia menjual alat peretasan kepada perusahaan Rusia yang bekerja sama dengan pemerintah mereka.Q
Apa sanksi yang dihadapi Peter Williams setelah pengakuan bersalahnya?A
Peter Williams menghadapi kemungkinan dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara dan restitusi sebesar $35 juta.Q
Apa yang terjadi dengan mantan karyawan Trenchant yang dipecat?A
Mantan karyawan Trenchant yang dipecat merasa bahwa ia dijadikan kambing hitam atas tindakan pencurian yang dilakukan oleh Williams.


