
Courtesy of TheVerge
Bagaimana Kamera Nest yang Dihapus Ternyata Bisa Diakses Lagi oleh FBI
Menjelaskan bagaimana rekaman kamera yang seharusnya sudah terhapus dari cloud ternyata masih bisa dipulihkan oleh pihak berwenang, serta implikasi privasi dan keamanan data bagi pengguna kamera keamanan rumah.
12 Feb 2026, 01.00 WIB
103 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Data yang dihapus dari cloud dapat dipulihkan dalam kondisi tertentu.
- Penggunaan kamera keamanan dapat membantu dalam penyelesaian kasus kriminal, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang privasi.
- Penting untuk memahami cara kerja penyimpanan data di kamera keamanan yang digunakan.
Savannah, Amerika Serikat - Ketika Nancy Guthrie hilang, kamera pintu rumahnya yang berupa Nest Doorbell ternyata tidak aktif dengan langganan penyimpanan cloud dan bahkan dilepas paksa. Hal ini membuat semua footage kamera seharusnya tidak disimpan di cloud untuk waktu lama dan tidak dapat diakses.
Namun, FBI berhasil mendapatkan rekaman video yang penting dengan menggunakan data residual yang tersimpan di backend server Google. Teknologi ini memanfaatkan fakta bahwa file yang dihapus di server tidak benar-benar langsung hilang, melainkan ruangnya hanya ditandai kosong untuk data baru.
Google menyimpan potongan rekaman dari kamera Nest dalam jangka waktu terbatas bahkan untuk pengguna tanpa langganan berbayar. Rekaman ini dapat bertahan selama beberapa jam, tergantung model kamera yang digunakan, sebelum dihapus dari sistem yang bisa diakses pengguna.
Proses mengembalikan rekaman yang sudah terhapus dari server Google cukup rumit dan membutuhkan kerja keras dari insinyur mereka, karena data yang tersimpan biasanya tidak terpusat dan harus dicari secara manual di banyak server di seluruh dunia.
Kasus ini memperlihatkan bahwa meskipun secara teknis rekaman bisa dipulihkan oleh pihak berwenang, hal ini jarang dan biasanya hanya terjadi pada kasus besar dengan sumber daya yang memadai. Pengguna yang menginginkan privasi lebih baik disarankan menggunakan penyimpanan lokal atau layanan dengan enkripsi end-to-end.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/877235/nancy-guthrie-google-nest-cam-video-storage
[1] https://theverge.com/tech/877235/nancy-guthrie-google-nest-cam-video-storage
Analisis Ahli
Nick Barreiro
"File yang sudah dihapus di server cloud masih bisa dipulihkan sebelum data tersebut tertimpa data baru, namun prosesnya sangat rumit dan tidak mudah diakses dalam kasus biasa."
Analisis Kami
"Kasus ini membuka mata kita bahwa konsep 'hapus' dalam dunia digital tidak selalu sesederhana yang dibayangkan, terutama dengan layanan cloud besar seperti Google. Pengguna harus lebih waspada dan mempertimbangkan opsi lokal atau enkripsi end-to-end jika mereka benar-benar menginginkan keamanan dan privasi penuh atas footage mereka."
Prediksi Kami
Ke depan kemungkinan akan ada lebih banyak perhatian dan regulasi terkait keamanan data dan privasi pengguna kamera keamanan cloud, mengingat rekaman yang dianggap sudah dihapus masih dapat dipulihkan oleh pihak berwenang.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh FBI terkait kamera pintu Nancy Guthrie?A
FBI menemukan footage dari kamera pintu Nancy Guthrie yang menunjukkan tersangka yang mengenakan topeng.Q
Bagaimana footage dari kamera Nest dapat dipulihkan meskipun tidak ada langganan?A
Footage dapat dipulihkan karena meskipun tidak ada langganan, beberapa rekaman disimpan secara sementara di server Google.Q
Apa yang terjadi dengan footage yang dihapus dari server?A
Ketika sesuatu dihapus dari server, data tersebut tidak langsung hilang, dan bisa jadi masih dapat diakses jika belum ter-overwrite.Q
Mengapa pemulihan footage ini memicu kekhawatiran privasi?A
Kekhawatiran privasi muncul karena ada kemungkinan data yang dihapus dapat diakses oleh penegak hukum, tergantung pada situasi tertentu.Q
Apa rekomendasi untuk menjaga keamanan footage kamera keamanan?A
Rekomendasi untuk menjaga keamanan adalah menggunakan penyimpanan lokal yang dapat dikontrol sendiri atau layanan cloud yang menawarkan enkripsi end-to-end.




