Courtesy of YahooFinance
Strategi Sederhana Agar Investor Berani Beli Bitcoin Saat Turun Harga
Mengatasi ketakutan dan keraguan investor dalam membeli Bitcoin saat harga turun dengan menggunakan strategi penetapan target beli yang jelas dan disiplin.
26 Agt 2025, 06.54 WIB
100 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Menentukan target beli sebelumnya bisa membantu mengurangi keraguan saat harga aset turun.
- Disiplin dalam investasi lebih penting daripada mengikuti emosi yang dipicu oleh fluktuasi pasar.
- Sentimen pasar sering berubah, jadi penting untuk tetap berpegang pada strategi investasi yang telah ditentukan.
Tidak disebutkan, Amerika Serikat - Banyak investor kripto sering mengatakan akan membeli Bitcoin ketika harga turun ke level tertentu, namun saat harga benar-benar turun, mereka malah ragu dan tidak jadi membeli. Hal ini terjadi karena setelah harga turun, kecemasan dan keraguan muncul sehingga mereka bingung apakah tetap harus membeli.
Matt Hougan, CEO Bitwise, menjelaskan bahwa saat harga Bitcoin naik, investor terdorong oleh Fear Of Missing Out (FOMO) atau takut ketinggalan, tapi saat harga turun, perasaan mereka berubah menjadi takut rugi. Oleh karena itu, keputusan membeli yang telah dibayangkan sulit dilaksanakan.
Untuk mengatasi masalah ini, Hougan menyarankan agar investor menentukan target harga beli sebelum harga turun dan menuliskan angka tersebut di tempat yang mudah terlihat, seperti di layar monitor. Dengan cara ini, saat harga turun dan suasana pasar tidak nyaman, mereka tetap berpegang pada keputusan yang telah dibuat sebelumnya.
Tom Lee dari Fundstrat mendukung ide ini dan menegaskan bahwa disiplin dalam investasi jauh lebih penting daripada emosi. Menurutnya, kemampuan menahan diri dari menjual panik dan mengikuti rencana investasi adalah kunci keberhasilan dalam pasar kripto yang fluktuatif.
Saat berita ini ditulis, harga Bitcoin berada di Rp 1.80 miliar ($109,533) .29, mengalami penurunan 2,83% dalam sehari, namun dalam satu tahun mengalami kenaikan lebih dari 70,46%. Hal ini menunjukkan bahwa walau ada fluktuasi harian, investasi jangka panjang Bitcoin tetap menguntungkan.
Referensi:
[1] https://finance.yahoo.com/news/bitcoin-dip-hack-matt-hougan-235447792.html
[1] https://finance.yahoo.com/news/bitcoin-dip-hack-matt-hougan-235447792.html
Analisis Kami
"Fenomena psikologis seperti ketakutan dan keraguan saat harga turun memang umum di pasar kripto yang sangat volatil. Strategi sederhana seperti mencatat target beli dapat sangat membantu investor menghindari keputusan impulsif yang merugikan."
Analisis Ahli
Matt Hougan
"Menulis target beli pada monitor adalah metode disiplin sederhana yang membantu melawan emosi saat pasar sedang buruk."
Tom Lee
"Disiplin, bukan emosi, adalah faktor penentu keberhasilan investor dibandingkan penjual panik."
Prediksi Kami
Jika investor menerapkan disiplin menulis dan mematuhi target beli, mereka akan lebih tahan terhadap fluktuasi pasar dan bisa membeli di titik yang menguntungkan tanpa terjebak emosi.
Pertanyaan Terkait
Q
Mengapa investor Bitcoin sering ragu untuk membeli saat harga turun?A
Investor sering merasa tidak nyaman setelah penurunan harga, yang membuat mereka ragu untuk membeli.Q
Apa saran Matt Hougan untuk mengatasi keraguan saat membeli Bitcoin?A
Hougan menyarankan untuk menentukan target beli sebelumnya dan menuliskannya agar tetap disiplin saat pasar berfluktuasi.Q
Siapa Tom Lee dan apa pandangannya tentang disiplin dalam investasi?A
Tom Lee adalah pendiri Fundstrat yang percaya bahwa disiplin adalah kunci untuk menghindari kepanikan saat berinvestasi.Q
Apa yang dimaksud dengan FOMO dalam konteks investasi cryptocurrency?A
FOMO adalah perasaan takut ketinggalan yang membuat investor ingin membeli saat harga naik, tetapi ragu saat harga turun.Q
Bagaimana Bitcoin diperdagangkan saat ini menurut artikel?A
Bitcoin saat ini diperdagangkan pada harga $109,533.29, turun 2.83% dalam sehari tetapi naik lebih dari 70.46% dalam setahun.