Intel Hadapi Tantangan Berat Meski Didukung Dana Besar dari Pemerintah dan SoftBank
Courtesy of YahooFinance

Intel Hadapi Tantangan Berat Meski Didukung Dana Besar dari Pemerintah dan SoftBank

Memberikan gambaran realistis tentang dampak investasi pemerintah dan SoftBank terhadap Intel serta analisis prospek jangka panjang perusahaan di tengah tantangan yang dihadapi, agar investor dapat membuat keputusan yang tepat.

27 Agt 2025, 02.28 WIB
11 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Intel menghadapi tantangan serius dalam manufaktur dan persaingan di pasar semikonduktor.
  • Dukungan investasi dari pemerintah dan SoftBank belum cukup untuk mengubah posisi Intel secara signifikan.
  • Proyeksi pendapatan dan strategi baru di bawah kepemimpinan CEO yang baru memberikan harapan untuk perbaikan di masa depan.
Ohio, Amerika Serikat - Intel mendapatkan dukungan besar dari pemerintah Amerika Serikat melalui dana CHIPS Act sebesar 8,9 miliar dolar AS yang dikonversi menjadi 10% saham tanpa hak suara. SoftBank juga menyuntikkan dana sebesar 2 miliar dolar AS. Meskipun demikian, analis dari Bank of America menilai langkah ini tidak cukup untuk menyelesaikan masalah mendasar Intel seperti kalah saing dalam manufaktur dan teknologi chip.
Persaingan Intel semakin ketat dengan Taiwan Semiconductor di manufaktur, dan Nvidia dalam teknologi AI. Intel juga kehilangan pangsa pasar CPU dari AMD dan chipset berbasis ARM. Keunggulan manufaktur menjadi kunci, namun pabrik utama Intel di Ohio baru akan beroperasi pada 2030, menyebabkan perusahaan masih berjuang dalam meningkatkan kemampuan produksi.
Intel melakukan restrukturisasi operasional dengan mengurangi lapisan manajemen dan memangkas biaya operasional serta belanja modal. Mereka juga menjual sebagian aset seperti Mobileye untuk memperkuat posisi keuangan, yang saat ini memiliki cadangan kas sebesar 21,2 miliar dolar AS. Ini memberikan fleksibilitas bagi Intel untuk terus mendorong rencana transformasi mereka.
Teknologi proses 18A dipersiapkan dengan matang dan akan mendasari produk masa depan Intel, dengan rencana peluncuran fitur baru Panther Lake di akhir tahun. Intel mengadopsi strategi realistis menunggu pesanan pelanggan sebelum meningkatkan kapasitas produksi, demi menghindari risiko investasi berlebihan yang tidak produktif.
Proyeksi keuangan Intel menunjukkan pendapatan akan naik dari 52 miliar dolar AS pada 2025 menjadi 65,6 miliar dolar AS pada 2029 dengan laba per saham yang meningkat signifikan. Jika kinerja ini tercapai, saham Intel diperkirakan bisa naik lebih dari 100%. Namun, sebagian besar analis saat ini masih memberikan rekomendasi bertahan dan target harga di bawah harga pasar saat ini.
Referensi:
[1] https://finance.yahoo.com/news/trump-softbank-just-noise-intel-192831073.html

Analisis Kami

"Dukungan dana besar dari pemerintah dan SoftBank memang penting, tapi Intel harus membuktikan kemajuan nyata di bidang manufaktur dan inovasi teknologi AI agar dapat bersaing kembali. Tanpa terobosan signifikan, risiko kehilangan pangsa pasar ke pesaing seperti TSMC dan Nvidia akan terus membebani harga sahamnya."

Analisis Ahli

Pat Gelsinger
"Sebagai CEO Intel sebelumnya, ia sering menekankan pentingnya investasi besar dalam manufaktur internal yang akan menjadi kunci kelangsungan bisnis Intel di masa depan."
Lisa Su
"CEO AMD yang kompetitif, menganggap bahwa inovasi berkelanjutan dan adopsi teknologi terbaru akan menentukan hasil persaingan pasar CPU yang ketat."

Prediksi Kami

Intel akan terus berjuang dalam menghadapi kompetisi manufaktur dan teknologi dalam beberapa tahun ke depan, tetapi jika berhasil memenuhi target produksinya dan menarik pelanggan, sahamnya berpotensi naik lebih dari 100% pada tahun 2029.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi dengan investasi pemerintah AS pada Intel?
A
Pemerintah AS mengubah dana CHIPS Act sebesar $8,9 miliar menjadi saham ekuitas 10% di Intel.
Q
Mengapa Bank of America skeptis terhadap prospek Intel?
A
Bank of America berpendapat bahwa dukungan pemerintah dan investasi baru tidak akan membantu Intel mengatasi masalah fundamentalnya.
Q
Apa yang dilakukan Intel untuk menghadapi tantangan dalam industri semikonduktor?
A
Intel melakukan pemangkasan jumlah manajemen dan menargetkan pengurangan biaya operasional serta memperbaiki strategi manufaktur.
Q
Bagaimana kinerja Intel dalam kuartal kedua?
A
Intel melaporkan pendapatan sebesar $12,9 miliar pada kuartal kedua, melebihi ekspektasi.
Q
Apa proyeksi pendapatan Intel hingga tahun 2029?
A
Intel diperkirakan akan meningkatkan penjualannya dari $52 miliar pada tahun 2025 menjadi $65,6 miliar pada tahun 2029.

Artikel Serupa

Intel dan Posisi Strategis pada Revolusi Saham AI yang MenguntungkanYahooFinance
Finansial
4 bulan lalu
209 dibaca

Intel dan Posisi Strategis pada Revolusi Saham AI yang Menguntungkan

Intel Naik di Tengah Pasar Jatuh Berkat Kesepakatan Baru dengan TSMCYahooFinance
Finansial
4 bulan lalu
138 dibaca

Intel Naik di Tengah Pasar Jatuh Berkat Kesepakatan Baru dengan TSMC

Intel dan Saham Top Lain Hadapi Ketidakpastian Resesi, Apa Harapannya?YahooFinance
Finansial
4 bulan lalu
99 dibaca

Intel dan Saham Top Lain Hadapi Ketidakpastian Resesi, Apa Harapannya?

Intel Hadapi Tantangan Besar, Saham Turun karena CEO dan Regulasi ASYahooFinance
Finansial
4 bulan lalu
94 dibaca

Intel Hadapi Tantangan Besar, Saham Turun karena CEO dan Regulasi AS

Intel Turun Drastis, Misteri Masa Depan Unit Foundry yang RugiYahooFinance
Finansial
5 bulan lalu
109 dibaca

Intel Turun Drastis, Misteri Masa Depan Unit Foundry yang Rugi

Intel Naik 10% Setelah CEO Baru Ditunjuk, Saham Bisa Melaju ke Rp 493.35 ribu ($30) YahooFinance
Finansial
5 bulan lalu
164 dibaca

Intel Naik 10% Setelah CEO Baru Ditunjuk, Saham Bisa Melaju ke Rp 493.35 ribu ($30)