Peta Digital Baru Ungkap Jaringan Jalan Romawi Kuno yang Dua Kali Lebih Panjang
Courtesy of NatureMagazine

Peta Digital Baru Ungkap Jaringan Jalan Romawi Kuno yang Dua Kali Lebih Panjang

Menyediakan peta digital resolusi tinggi jaringan jalan Romawi kuno yang lebih lengkap dan akurat, sehingga dapat merevolusi pemahaman kita tentang penyebaran orang, ide, dan penyakit pada masa lalu yang relevan dengan tantangan masa kini.

06 Nov 2025, 07.00 WIB
137 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Peta digital Itiner-e memberikan representasi yang lebih akurat dari jaringan jalan Romawi.
  • Hanya sebagian kecil dari jalan Romawi yang lokasinya diketahui dengan pasti, menunjukkan banyak yang masih perlu diteliti.
  • Data ini dapat membantu kita memahami penyebaran informasi dan penyakit di masa lalu serta tantangan yang dihadapi saat ini.
Kekaisaran Romawi, tidak terbatas pada satu kota saja - Para peneliti telah membuat peta digital resolusi tinggi jaringan jalan Romawi kuno, yang mengungkapkan bahwa panjang jalan Romawi hampir dua kali lipat dari yang selama ini diketahui. Peta ini mencakup sekitar 300.000 kilometer jalan yang digunakan sekitar tahun 150 Masehi, saat Kekaisaran Romawi berada di puncak wilayahnya.
Mereka mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti peta lama, foto udara, citra satelit, serta catatan sejarah dan arkeologi. Dengan metode ini, mereka bisa memetakan tidak hanya jalan utama tapi juga sekitar 200.000 kilometer jalan sekunder dengan tingkat detail yang jauh lebih baik dibandingkan usaha sebelumnya.
Platform online bernama Itiner-e diciptakan sebagai 'Google Maps' untuk jalan Romawi. Platform ini memungkinkan komunitas global menambah dan memperbarui data, menjaga peta tetap akurat dan terus berkembang seiring dengan penemuan baru.
Peneliti menemukan fakta mengejutkan bahwa hanya sekitar 3% jaringan jalan yang diketahui lokasinya secara pasti, sementara 7% dianggap hipotesis dan sisanya masih berupa dugaan berdasarkan sedikit bukti. Hal ini menjadi dorongan bagi arkeolog dan sejarawan untuk terus menggali informasi lebih lanjut.
Dengan memahami jaringan jalan kuno ini, ilmuwan berharap bisa mendapatkan wawasan tentang bagaimana manusia, ide, dan bahkan penyakit menyebar di masa lalu, yang pada akhirnya bisa membantu menghadapi tantangan modern saat ini.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-025-03626-z

Analisis Ahli

Tom Brughmans
"Data ini adalah awal revolusi cara kita memahami jaringan mobilitas kuno dan implikasinya terhadap penyebaran budaya dan penyakit."
Catherine Fletcher
"Kejutan terbesar adalah betapa sedikitnya jalan Romawi yang benar-benar kita ketahui dengan pasti, yang menandakan banyak potensi penelitian di masa depan."

Analisis Kami

"Pemetaan detil jalan Romawi membuka banyak peluang penelitian lintas disiplin, dari arkeologi hingga epidemiologi sejarah. Ini bukan sekadar pembaruan data, tapi juga kesempatan besar untuk memahami dinamika sosial dan ekonomi masa lalu dengan cara yang jauh lebih konkret."

Prediksi Kami

Penelitian dan pengumpulan data lanjutan kemungkinan besar akan terus dilakukan, sehingga peta jalan Romawi bisa semakin lengkap dan membantu riset sejarah serta studi penyebaran penyakit dan budaya di masa lalu.