
Courtesy of Forbes
Disiplin Kualitas Software: Kunci Startup dan Perusahaan Tumbuh Lebih Cepat dan Aman
Memberikan pemahaman bahwa disiplin kualitas dalam pengembangan perangkat lunak harus menjadi budaya dan tanggung jawab bersama di setiap tahap pengembangan agar bisa mendorong pertumbuhan dan menghindari risiko kerugian besar.
18 Des 2025, 20.45 WIB
32 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Disiplin kualitas dalam pengembangan perangkat lunak dapat menghindari banyak masalah dan meningkatkan pertumbuhan.
- Setiap anggota tim harus memiliki tanggung jawab terhadap kualitas untuk menciptakan budaya QA yang kuat.
- Metrik kualitas harus terukur dan relevan untuk mendukung keputusan dalam pengembangan perangkat lunak.
Banyak perusahaan teknologi, terutama startup, sering menyepelekan pentingnya praktik kualitas dalam pengembangan perangkat lunak. Hal ini menyebabkan risiko keamanan dan tingginya biaya perbaikan di masa depan. Studi menunjukkan bahwa 63% perusahaan mengirimkan kode tanpa pengujian penuh, yang memicu lebih dari 12.100 kebocoran data di tahun 2025 saja. Oleh karena itu, budaya kualitas harus menjadi bagian dari setiap proses development.
Meskipun ada contoh perusahaan besar seperti Facebook yang dulu mengusung slogan 'Move fast and break things', pendekatan tersebut berisiko tinggi jika dijalankan terus-menerus. Perusahaan besar sukses karena mereka memiliki mindset teknik dan kualitas perangkat lunak yang kuat, yang mencegah kesalahan besar dan meminimalkan teknikal debt yang menguras anggaran hingga 20%.
Untuk membangun disiplin kualitas, tim harus memiliki kepemilikan bersama terhadap kualitas produk, standar pengujian yang konsisten, serta dokumentasi yang jelas agar proses pengujian dapat direproduksi oleh insinyur baru. Juga penting menggunakan metrik yang dapat diukur seperti defect density dan test coverage untuk memastikan kesiapan rilis produk tanpa meninggalkan kualitas ke keberuntungan semata.
Perusahaan besar menggunakan otomatisasi dan pipeline CI/CD untuk melakukan pengujian dan deployment berkali-kali dalam sehari, seperti yang dilakukan oleh Netflix dan Google. Memulai dari kecil dengan quality gates sederhana dan membangun tim 'quality champions' sangat dianjurkan agar budaya kualitas dapat menyebar dan bertahan dalam organisasi dengan pendekatan yang fleksibel dan bertahap.
Secara keseluruhan, budaya QA yang matang meningkatkan kepercayaan pengguna dan kecepatan peluncuran produk. Masalah kualitas bukan hanya tentang memperbaiki bug tetapi menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan. Dengan disiplin yang tepat, startup maupun perusahaan besar dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meraih kesuksesan yang berkelanjutan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/12/18/the-differentiator-between-startups-enterprises-quality-discipline/
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/12/18/the-differentiator-between-startups-enterprises-quality-discipline/
Analisis Ahli
Oleg Sadikov
"Disiplin kualitas perangkat lunak adalah pembeda utama antara startup yang bisa scale dan yang terjebak masalah teknis; menggabungkan proses otomatisasi dan budaya QA akan membawa keberhasilan jangka panjang."
Mark Zuckerberg
"Slogan 'Move fast and break things' efektif untuk awal, tapi tidak bisa jadi strategi permanen jika ingin menjaga kestabilan dan kepercayaan pengguna."
McKinsey
"Teknical debt yang tidak terkelola dengan baik bisa menyedot 10%-20% anggaran pengembangan dan menjadi hambatan besar dalam inovasi perusahaan."
Analisis Kami
"Banyak startup salah kaprah memandang QA sebagai penghambat inovasi, padahal sebenarnya QA adalah fondasi untuk mempercepat pengembangan dengan cara yang lebih aman dan efisien. Dengan membangun budaya kualitas yang inklusif dan terukur sedini mungkin, perusahaan dapat menghindari biaya besar di masa depan dan meraih kepercayaan pengguna lebih cepat."
Prediksi Kami
Di masa depan, perusahaan teknologi yang tidak menerapkan disiplin pengujian kualitas akan menghadapi biaya kerugian dan risiko keamanan yang semakin besar, sementara mereka yang mengutamakan kualitas akan memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dimaksud dengan budaya QA dalam pengembangan perangkat lunak?A
Budaya QA adalah pendekatan kolaboratif dalam menganggap kualitas sebagai tanggung jawab bersama di seluruh tim pengembangan perangkat lunak.Q
Mengapa disiplin kualitas penting dalam pengembangan perangkat lunak?A
Disiplin kualitas penting karena dapat mengurangi biaya perbaikan, meningkatkan kepercayaan pengguna, dan mencegah masalah yang dapat merugikan bisnis.Q
Apa yang dinyatakan oleh McKinsey mengenai utang teknologi?A
McKinsey menyatakan bahwa 10% hingga 20% dari anggaran pengembangan baru sering dialokasikan untuk memperbaiki utang teknologi yang telah terakumulasi.Q
Bagaimana Netflix mengelola penyebaran perangkat lunaknya?A
Netflix menggunakan alat seperti Spinnaker untuk melakukan penyebaran perangkat lunak secara real-time dan memastikan mereka dapat mengembalikan perubahan jika terjadi kesalahan.Q
Apa langkah awal yang bisa diambil startup untuk menerapkan praktik kualitas?A
Startup dapat mulai dengan mengatur pipeline CI/CD dengan gerbang kualitas dasar dan mengintegrasikan pengujian ke dalam setiap fase pengembangan.



