
Courtesy of TechCrunch
Spinout Akademik Eropa Jadi Magnet Investasi Deep Tech Rp 6.65 quadriliun ($398 Miliar)
Menginformasikan bahwa perusahaan spinout akademik di Eropa telah menjadi sumber penting bagi investasi deep tech dan life sciences dengan nilai besar, serta menunjukkan peningkatan dana meski ekosistem startup Eropa sedang mengalami tantangan terutama dalam hal pendanaan tahap lanjut.
31 Des 2025, 01.00 WIB
281 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Eropa memiliki potensi besar dalam menciptakan startup dari universitas.
- Pendanaan untuk spinout universitas semakin meningkat meskipun ada penurunan dalam pendanaan VC secara umum.
- Kekurangan modal pertumbuhan masih menjadi tantangan bagi startup di Eropa.
Berlin, Jerman - Universitas dan laboratorium riset di Eropa telah lama menjadi pusat inovasi teknologi mendalam. Kini, perusahaan spinout dari akademik telah berkembang menjadi sumber startup bernilai ratusan miliar dolar, menarik minat besar dari investor modal ventura meskipun pasar umum VC di Eropa sedang menurun.
Menurut laporan Dealroom, ada 76 perusahaan deep tech dan life sciences spinout yang sudah mencapai valuasi unicorn atau pendapatan besar. Perusahaan terkenal seperti Iceye dan Isar Aerospace menjadi inspirasi bagi dana baru yang berminat mendanai spinout universitas di Eropa, khususnya dari kawasan Nordic.
Beberapa dana baru seperti PSV Hafnium dan U2V telah menutup pendanaan awal mereka masing-masing sekitar €60 juta untuk fokus pada teknologi dalam kawasan Nordic dan spinout dari universitas. Pendanaan ini membantu memperluas jangkauan investasi di kawasan yang selama ini kurang terekspos dibandingkan dengan Cambridge, Oxford, atau ETH Zurich.
Pendanaan untuk spinout universitas di Eropa diperkirakan akan mencapai Rp 151.97 triliun ($9,1 miliar) pada 2025, meskipun total modal ventura di Eropa menurun hampir 50% sejak puncaknya di 2021. Banyak spinout berhasil menarik dana besar terutama di bidang teknologi nuklir dan drone, tanda adanya ketertarikan besar pada inovasi teknologi tinggi.
Namun, tantangan terbesar masih ada pada pendanaan tahap lanjut yang hampir setengahnya berasal dari luar Eropa, terutama Amerika Serikat. Ini menjadi kendala bagi Eropa dalam memaksimalkan hasil dari investasi riset dan pengembangan akademiknya, dan membutuhkan solusi jangka panjang agar ekosistem spinout dapat bertumbuh mandiri.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2025/12/30/76-european-deep-tech-university-spinouts-reached-unicorn-or-centaur-status/
[1] https://techcrunch.com/2025/12/30/76-european-deep-tech-university-spinouts-reached-unicorn-or-centaur-status/
Analisis Ahli
Mariana Mazzucato
"Eropa perlu meningkatkan peran negara dalam mendanai tahap lanjut spinout agar inovasi dapat berdampak nyata secara luas dan tidak hanya menjadi aset bagi modal ventura asing."
Carlota Perez
"Transformasi teknologi yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi tergantung pada ekosistem lokal yang matang, sehingga pendanaan lokal dan kebijakan yang mendukung ekosistem spinout menjadi kunci keberhasilan jangka panjang."
Analisis Kami
"Eropa menunjukkan potensi luar biasa dalam inovasi akademik terutama di deep tech, namun ketergantungan pada pendanaan luar negeri untuk tahap lanjut menyulitkan pengembangan ekosistem yang mandiri dan berkelanjutan. Upaya memperluas jaringan investasi lokal dan dukungan kebijakan harus menjadi prioritas agar Eropa dapat mempertahankan kepemimpinan teknologinya."
Prediksi Kami
Pendanaan bagi startup spinout deep tech dan life sciences di Eropa akan terus meningkat, namun tanpa perbaikan signifikan dalam pendanaan tahap lanjut lokal, sebagian besar keuntungan akan mengalir keluar dari Eropa ke investor asing.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dimaksud dengan spinout universitas?A
Spinout universitas adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan penelitian dan inovasi yang berasal dari institusi akademis.Q
Berapa total nilai pasar dari spinout universitas di Eropa?A
$398 miliar adalah total nilai pasar dari spinout universitas di Eropa.Q
Apa tujuan dari dana PSV Hafnium?A
Dana PSV Hafnium bertujuan untuk mendukung dan mendanai teknologi dalam di kawasan Nordik.Q
Sebutkan beberapa contoh unicorn yang muncul dari spinout universitas!A
Contoh unicorn yang muncul dari spinout universitas termasuk Iceye, Synthesia, dan IQM.Q
Mengapa ada kekurangan modal pertumbuhan untuk startup di Eropa?A
Kekurangan modal pertumbuhan disebabkan oleh ketergantungan pada pendanaan dari luar Eropa, terutama dari Amerika Serikat.

