RayNeo Luncurkan Kacamata AR Konsumen Pertama dengan eSIM dan 4G di CES
Courtesy of SCMP

RayNeo Luncurkan Kacamata AR Konsumen Pertama dengan eSIM dan 4G di CES

Memberikan informasi tentang pendanaan besar yang diterima RayNeo dari operator telekomunikasi besar Cina untuk mendukung debut AR glasses konsumen pertama di dunia yang memiliki eSIM dan konektivitas 4G, serta implikasi strategis terintegrasinya teknologi komunikasi dan layanan cloud di produk tersebut.

05 Jan 2026, 17.00 WIB
124 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • RayNeo meluncurkan kacamata AR inovatif dengan eSIM dan 4G.
  • Investasi dari operator telekomunikasi memperkuat pengembangan produk kacamata pintar.
  • CES menjadi platform penting bagi peluncuran teknologi baru dalam industri elektronik konsumen.
Las Vegas, Amerika Serikat - RayNeo, perusahaan pembuat kacamata pintar asal Cina, memperkenalkan inovasi terbaru berupa kacamata augmented reality (AR) konsumen pertama yang dilengkapi dengan eSIM dan kemampuan konektivitas 4G. Produk ini debut di pameran Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas yang rutin menjadi arena inovasi teknologi global setiap tahunnya.
Perusahaan ini mendapatkan suntikan dana dari dua operator telekomunikasi besar di Cina yakni China Unicom dan China Mobile melalui anak perusahaan mereka. Pendanaan ini menandai langkah strategis bersejarah karena kedua operator tersebut untuk pertama kali memasuki sektor kacamata pintar secara langsung dan serius.
RayNeo tidak mengungkapkan jumlah pendanaan ini secara resmi, namun media lokal melaporkan bahwa dana investasi telah melebihi 1 miliar yuan atau sekitar 143 juta dolar Amerika Serikat. Pendanaan ini juga melibatkan Goldstone Investment yang dimiliki oleh Citic Securities, memperkuat modal bagi pengembangan produk dan teknologi RayNeo.
Operator telekomunikasi akan memberikan dukungan teknologi penting seperti manajemen eSIM, akses jaringan 5G-Advanced, dan kerjasama konten. Ini memungkinkan integrasi yang erat antara kemampuan komunikasi dengan layanan cloud, sehingga memperkaya fitur produk dan membuat kacamata AR tersebut lebih dari sekedar perangkat wearable biasa.
Langkah ini membuka peluang besar bagi pengembangan ekosistem kacamata pintar yang bisa mengakses layanan AI dan internet secara mandiri tanpa perlu bergantung pada smartphone. Ke depan, ini berpotensi mengubah cara konsumen berinteraksi dengan teknologi sehari-hari melalui perangkat yang lebih praktis dan terhubung.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china-future-tech/ai/article/3338776/chinas-telecoms-giants-bet-ar-smart-glasses-major-investment-rayneo?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Dr. Li Wang, Pakar Teknologi AR
"Pendanaan besar dari operator telekomunikasi menunjukkan kepercayaan besar pada potensi AR dengan konektivitas mandiri, yang akan mempercepat adopsi teknologi AR di pasar konsumen luas."

Analisis Kami

"Langkah strategis RayNeo untuk melibatkan operator besar China adalah strategi jitu yang memperkuat ekosistem produknya karena konektivitas dan layanan cloud menjadi unsur penting dalam wearable teknologi masa depan. Ini bukan hanya tentang kacamata pintar, tapi bagaimana teknologi telekomunikasi bisa mengubah cara kita berinteraksi dengan AR, yang akan menggeser paradigma gadget konsumen berikutnya."

Prediksi Kami

Dengan dukungan dana dan teknologi dari operator telekomunikasi besar, RayNeo kemungkinan akan menjadi pemimpin pasar kacamata AR yang terintegrasi secara mendalam dengan layanan cloud dan jaringan telekomunikasi canggih di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diluncurkan oleh RayNeo di CES?
A
RayNeo meluncurkan kacamata AR konsumen pertama di dunia yang terintegrasi dengan eSIM dan konektivitas 4G.
Q
Siapa yang berinvestasi dalam RayNeo?
A
Investasi datang dari anak perusahaan China Unicom dan China Mobile.
Q
Apa manfaat dari investasi telekomunikasi bagi RayNeo?
A
Investasi tersebut memberikan sumber daya penting dalam manajemen eSIM, jaringan 5G-Advanced, dan kemitraan konten.
Q
Berapa perkiraan jumlah pendanaan yang diterima RayNeo?
A
Jumlah pendanaan yang diterima RayNeo diperkirakan telah melebihi 1 miliar yuan (sekitar 143 juta USD).
Q
Mengapa kacamata pintar dianggap sebagai gadget masa depan?
A
Kacamata pintar dianggap sebagai gadget masa depan karena kemampuan mereka untuk mengakses layanan kecerdasan buatan.