
Courtesy of LiveScience
CRASH Clock: Risiko Tumbukan Satelit di Orbit Bumi Semakin Dekat
Menyampaikan tingkat risiko tumbukan satelit di orbit rendah Bumi dan konsekuensi dari kegagalan massal satelit, sehingga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan dan pengawasan satelit untuk menghindari bencana ruang angkasa yang dapat merugikan keselamatan semua pengguna luar angkasa.
08 Jan 2026, 23.00 WIB
58 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Jumlah satelit di orbit Bumi meningkat pesat, yang meningkatkan risiko kecelakaan.
- CRASH Clock menunjukkan bahwa waktu untuk kecelakaan pertama dapat kurang dari tiga hari dalam skenario terburuk.
- Kessler Syndrome dapat mengancam keberlanjutan penggunaan orbit rendah Bumi jika tidak diatasi.
Bumi, Internasional - Jumlah satelit yang mengorbit Bumi terus meningkat pesat, terutama di orbit rendah dengan lebih dari 11.700 satelit aktif pada tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh proyek megaconstelasi seperti Starlink yang meluncurkan ribuan satelit baru. Peningkatan jumlah satelit menciptakan tantangan besar terkait keselamatan luar angkasa karena risiko tumbukan antar satelit yang makin tinggi.
Para ilmuwan memperkenalkan konsep CRASH Clock — sebuah alat ukur yang menunjukkan berapa lama waktu yang diperlukan sampai terjadi tumbukan pertama jika semua satelit tiba-tiba tidak berfungsi. Data terbaru menunjukkan CRASH Clock kini hanya sekitar 2,8 hari, berbeda jauh dibandingkan tahun 2018 yang nilai CRASH Clock-nya mencapai 128 hari. Hal ini menunjukkan peningkatan risiko yang sangat cepat dan mengkhawatirkan.
Risiko tumbukan bisa terjadi akibat gangguan teknis, serangan siber, atau fenomena luar angkasa seperti badai matahari yang dapat melumpuhkan sistem satelit. Jika satelit kehilangan kendali secara bersamaan, kemungkinan terjadinya tumbukan dan penciptaan awan puing antariksa yang berbahaya sangat besar. Ini bisa menyebabkan efek domino yang dikenal sebagai Kessler Syndrome, yaitu tumbukan berantai yang terus memperparah kondisi orbit Bumi.
Para peneliti menekankan bahwa meskipun nilai CRASH Clock saat ini diperkirakan sedikit terlalu singkat, tren penurunan nilai secara drastis menjadi indikator utama bahwa orbit rendah Bumi sedang mengalami tekanan besar. Setiap peningkatan peluncuran satelit tanpa pengelolaan yang benar akan memperpendek CRASH Clock lebih jauh dan meningkatkan ancaman tumbukan.
Menghindari bencana ruang angkasa ini memerlukan perhatian serius dari para pelaku industri luar angkasa, pemerintah, dan komunitas internasional. Perlu adanya pengaturan ketat dan teknologi pengamanan yang lebih baik agar orbit rendah Bumi tetap aman dan dapat digunakan untuk misi luar angkasa di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/space-exploration/orbiting-satellites-could-start-crashing-into-one-another-in-less-than-3-days-theoretical-new-crash-clock-reveals
[1] https://www.livescience.com/space/space-exploration/orbiting-satellites-could-start-crashing-into-one-another-in-less-than-3-days-theoretical-new-crash-clock-reveals
Analisis Ahli
Aaron Boley
"CRASH Clock membantu memberikan gambaran jelas tentang peningkatan risiko tumbukan dan menjadi indikator stres pada orbit rendah Bumi yang memerlukan perhatian lebih serius."
Sarah Thiele
"Badai matahari merupakan ancaman utama yang dapat membuat satelit kehilangan kendali, sehingga bisa memicu rangkaian tumbukan yang sangat berbahaya bagi lingkungan ruang angkasa."
Analisis Kami
"Situasi ini jelas menunjukkan betapa rapuhnya ekosistem ruang angkasa kita yang sudah sangat padat oleh satelit. Tanpa regulasi ketat dan teknologi pencegahan yang lebih baik, konsekuensi dari tumbukan massal satelit bisa sangat merugikan bahkan bagi misi luar angkasa masa depan dan keberlangsungan ISS."
Prediksi Kami
Jika tren penambahan satelit terus berlanjut dan tidak ada upaya serius untuk mengelola risiko, dalam waktu dekat kita bisa menghadapi situasi tumbukan berantai di LEO yang menyebabkan peningkatan sampah antariksa secara drastis, sehingga orbit rendah bumi menjadi sangat berbahaya bahkan tidak bisa digunakan lagi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu CRASH Clock?A
CRASH Clock adalah ukuran statistik yang menunjukkan waktu yang diharapkan untuk terjadinya pendekatan dekat yang dapat menyebabkan kecelakaan antar satelit.Q
Mengapa jumlah satelit di orbit Bumi meningkat pesat?A
Jumlah satelit di orbit Bumi meningkat pesat karena peluncuran megakonstelasi satelit seperti jaringan Starlink milik SpaceX.Q
Apa risiko yang ditimbulkan oleh meningkatnya jumlah satelit?A
Risiko yang ditimbulkan oleh meningkatnya jumlah satelit adalah meningkatnya kemungkinan kecelakaan, yang dapat menciptakan awan puing-puing cepat yang membahayakan satelit lain.Q
Apa yang dapat menyebabkan satelit menjadi tidak dapat berfungsi?A
Satelit dapat menjadi tidak dapat berfungsi karena berbagai alasan seperti kesalahan teknis, serangan siber, atau badai matahari yang besar.Q
Apa itu Kessler Syndrome?A
Kessler Syndrome adalah skenario teoretis di mana tabrakan antar satelit menciptakan puing-puing luar angkasa yang meningkat secara eksponensial, sehingga membuat orbit Bumi tidak dapat digunakan.



