Xpeng Hadirkan G7 Hibrida dengan Jarak Tempuh Terpanjang untuk Saingi Tesla
Courtesy of SCMP

Xpeng Hadirkan G7 Hibrida dengan Jarak Tempuh Terpanjang untuk Saingi Tesla

Memperkenalkan model SUV dan sedan hibrida terbaru Xpeng dengan kemampuan jarak tempuh terpanjang di kelasnya, guna memperkuat posisi Xpeng secara global dan bersaing dengan Tesla dan BYD.

09 Jan 2026, 06.00 WIB
267 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Xpeng Motors memperkenalkan G7 hibrida dengan jarak tempuh terpanjang di antara SUV.
  • Model G7 dan P7+ menunjukkan inovasi Xpeng dalam teknologi kendaraan listrik.
  • Persaingan di pasar kendaraan listrik semakin ketat dengan kehadiran Tesla dan BYD.
Guangzhou, China - Xpeng Motors telah meluncurkan versi hibrida dari SUV G7 yang dapat menempuh perjalanan hingga 1.704 km tanpa harus mengisi ulang baterai. Teknologi ini mengkombinasikan baterai dan mesin bensin kecil yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai, sehingga mengurangi kekhawatiran akan kehabisan daya.
Selain G7, Xpeng juga memperkenalkan sedan P7+ dengan teknologi 'super extended range' yang mampu menempuh jarak hingga 1.550 km. Model ini menawarkan jarak tempuh baterai yang mencapai 430 km, yang merupakan yang terpanjang di kelasnya, menurut CEO He Xiaopeng.
Harga untuk G7 mulai dari 195,800 yuan atau sekitar Rp 467.60 juta (US$28,000) , dengan kedua versi, hibrida dan listrik murni, dijual dengan harga yang sama. Begitu pula dengan P7+, yang dijual mulai 186,800 yuan, menawarkan pilihan yang terjangkau untuk konsumen.
Peluncuran ini adalah bagian dari batch kedua kendaraan jarak tempuh panjang yang diluncurkan Xpeng, setelah sebelumnya mereka meluncurkan minivan X9 yang mampu menempuh jarak hingga 1.602 km. Penjualan X9 juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada akhir 2025.
Langkah ini menunjukkan upaya Xpeng untuk memperkuat posisinya di pasar global kendaraan listrik dan menghadapi kompetisi sengit dari Tesla dan BYD dengan menawarkan teknologi yang mengatasi masalah klasik kendaraan listrik yaitu range anxiety.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/tech/tech-trends/article/3339222/chinas-xpeng-unveils-hybrid-suv-version-boasting-worlds-longest-driving-distance?module=top_story&pgtype=section

Analisis Ahli

Elon Musk
"Mengintegrasikan generator bensin untuk memperpanjang jarak tempuh adalah strategi yang menarik, namun tetap harus diimbangi dengan fokus pada teknologi pengisian cepat dan infrastruktur pengisian listrik yang memadai."
He Xiaopeng
"Kami percaya teknologi extended range hybrid ini akan membawa solusi praktis yang mengatasi batasan kendaraan listrik konvensional dan memberikan kebebasan lebih bagi pengguna."

Analisis Kami

"Langkah Xpeng menggabungkan mesin bensin sebagai generator adalah inovasi penting yang secara efektif mengatasi masalah utama EV, yaitu kekhawatiran jarak tempuh. Strategi harga yang kompetitif untuk model hibrida dan listrik murni juga menunjukkan kesiapan Xpeng untuk bersaing secara agresif di pasar global EV yang semakin kompetitif."

Prediksi Kami

Dengan peningkatan teknologi jarak tempuh yang signifikan, Xpeng kemungkinan akan semakin memperluas pangsa pasar globalnya dan memicu persaingan yang lebih ketat di segmen kendaraan listrik hibrida dan listrik murni.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diluncurkan oleh Xpeng Motors baru-baru ini?
A
Xpeng Motors baru-baru ini meluncurkan versi hibrida dari G7.
Q
Berapa jarak tempuh G7 yang baru diluncurkan?
A
G7 dapat menempuh jarak hingga 1.704 km.
Q
Apa yang membuat model G7 berbeda dari mobil listrik biasa?
A
Model G7 menggabungkan baterai dengan mesin bensin kecil untuk mengurangi kekhawatiran tentang jarak tempuh.
Q
Apa tujuan dari peluncuran model-model baru ini?
A
Tujuan dari peluncuran model-model baru ini adalah untuk memperkuat posisi Xpeng di pasar global dan bersaing dengan produsen lain.
Q
Siapa saja pesaing utama Xpeng di pasar kendaraan listrik?
A
Pesaing utama Xpeng di pasar kendaraan listrik adalah Tesla dan BYD.