
Courtesy of LiveScience
Mengenal Bintik Matahari Raksasa Penyebab Badai Geomagnetik Terkuat 2024
Memahami fenomena bintik matahari raksasa AR 13664 dan aktivitas ledakan solar yang dihasilkannya untuk membantu prediksi badai geomagnetik yang dapat berdampak pada teknologi di Bumi dan lingkungan di sekitar kita.
09 Jan 2026, 22.59 WIB
224 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- AR 13664 merupakan bintik matahari yang sangat aktif dan menghasilkan banyak letusan solar.
- Badai geomagnetik G5 yang dihasilkan adalah yang terkuat sejak 2003, menyebabkan aurora yang luas.
- Penelitian ini membantu meningkatkan pemahaman tentang dampak matahari terhadap lingkungan dan teknologi di Bumi.
Matahari , Tata Surya - Pada awal 2024, para astronom menemukan sebuah bintik matahari yang sangat besar dan aktif, yang dinamai AR 13664. Bintik ini tumbuh dengan cepat hingga berukuran 15 kali diameter Bumi, dan menjadi pusat dari hampir seribu ledakan matahari dalam tiga bulan. Ledakan ini merupakan yang terbesar dan paling kuat selama beberapa tahun terakhir di siklus matahari saat ini.
Ledakan yang berasal dari AR 13664 menyebabkan gelombang partikel dan radiasi disebut coronal mass ejections (CMEs) menghantam medan magnet Bumi. Akibatnya, terjadi badai geomagnetik ekstrem yang disebut G5, yaitu yang paling kuat sejak kejadian serupa pada tahun 2003. Badai ini juga memunculkan aurora yang indah di banyak wilayah di seluruh dunia.
Keistimewaan dari AR 13664 adalah kemampuannya untuk bertahan melewati beberapa rotasi Matahari, sehingga para peneliti dapat mengumpulkan data lebih lama menggunakan satelit Solar Orbiter. Hal ini memberikan pemahaman lebih dalam terhadap aktivitas dinamis bintik matahari yang sulit dipelajari sebelumnya.
Penelitian terbaru mencatat ledakan solar terbesar diperkirakan mencapai X16.5, jauh lebih kuat dari catatan sebelumnya, meski sebagian ledakan terjadi di sisi jauh Matahari yang tidak terlihat langsung dari Bumi. Aktivitas luar biasa ini terjadi di masa puncak siklus Matahari di tahun 2024, yang datang lebih awal dan lebih kuat dibanding perkiraan awal ilmuwan.
Memahami bintik matahari raksasa dan ledakan yang dihasilkannya sangat penting karena dapat membantu kita memprediksi gangguan terhadap satelit, komunikasi, dan infrastruktur listrik di Bumi. Studi ini menegaskan perlunya kewaspadaan dan pengawasan terus menerus terhadap fenomena Matahari, yang mempengaruhi kehidupan di planet kita.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/the-sun/giant-sunspot-that-triggered-recent-solar-superstorm-shot-out-nearly-1-000-flares-and-a-secret-x-rated-explosion-record-breaking-study-reveals
[1] https://www.livescience.com/space/the-sun/giant-sunspot-that-triggered-recent-solar-superstorm-shot-out-nearly-1-000-flares-and-a-secret-x-rated-explosion-record-breaking-study-reveals
Analisis Ahli
Ioannis Kontogiannis
"Memantau AR 13664 secara berkelanjutan adalah pencapaian besar dalam fisika matahari dan membantu kita memahami bagaimana bintik matahari raksasa dapat melepaskan energi besar yang berdampak pada lingkungan Bumi."
Analisis Kami
"Fenomena AR 13664 menunjukkan betapa dinamis dan kuatnya Matahari selama puncak siklusnya, yang harus menjadi perhatian serius bagi ilmuwan dan pengelola sistem teknologi Bumi. Studi semacam ini amat penting untuk mengembangkan sistem peringatan dini yang lebih baik agar kita bisa meminimalisir dampak negatif dari aktivitas matahari ekstrem."
Prediksi Kami
Dengan kemungkinan terjadinya ledakan matahari besar lainnya di masa depan, teknologi di orbit maupun infrastruktur di bumi akan terus terkena risiko gangguan akibat badai geomagnetik yang kuat terutama saat fase solar maksimum berikutnya.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diungkapkan oleh penelitian tentang bintik matahari AR 13664?A
Penelitian menunjukkan bahwa AR 13664 adalah bintik matahari besar yang memicu badai geomagnetik terkuat dalam dua dekade terakhir.Q
Berapa banyak letusan solar yang dihasilkan oleh AR 13664?A
AR 13664 menghasilkan total 969 letusan solar, termasuk 38 letusan kelas X.Q
Apa dampak dari letusan solar yang terjadi pada bulan Mei 2024?A
Letusan solar tersebut menyebabkan badai geomagnetik G5 yang ekstrem antara 10 dan 13 Mei, menghasilkan aurora yang terlihat di seluruh dunia.Q
Apa peran NASA dalam penelitian ini?A
NASA menggunakan Solar Orbiter untuk mengamati bintik matahari dan mengumpulkan data penting tentang aktivitas solar.Q
Siapa yang memimpin penelitian tentang AR 13664?A
Penelitian tentang AR 13664 dipimpin oleh Ioannis Kontogiannis, seorang fisikawan solar dari ETH Zurich.




