FCC Izinkan SpaceX Luncurkan 7.500 Satelit Starlink Baru untuk Perluas Internet
Courtesy of TechCrunch

FCC Izinkan SpaceX Luncurkan 7.500 Satelit Starlink Baru untuk Perluas Internet

FCC memberikan persetujuan terbatas bagi SpaceX untuk meluncurkan tambahan 7.500 satelit Starlink generasi kedua agar dapat memperluas layanan internet berkecepatan tinggi dan menyediakan layanan konektivitas langsung ke ponsel, terutama di luar wilayah Amerika Serikat.

11 Jan 2026, 05.11 WIB
73 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • FCC telah memberikan izin kepada SpaceX untuk meluncurkan tambahan 7.500 satelit Starlink.
  • Satelit Starlink dapat beroperasi di lima frekuensi dan menyediakan konektivitas langsung ke seluler di luar Amerika Serikat.
  • SpaceX harus meluncurkan setengah dari satelit yang disetujui sebelum akhir tahun 2028.
Amerika Serikat - Federal Communications Commission (FCC) baru saja mengumumkan persetujuan untuk SpaceX meluncurkan tambahan 7.500 satelit Starlink generasi kedua. Ini merupakan bagian dari total permohonan SpaceX untuk menambah 15.000 satelit baru ke dalam jaringan mereka di seluruh dunia.
Keputusan FCC ini tidak hanya memberikan izin tambahan peluncuran, tetapi juga memperluas kemampuan Starlink untuk beroperasi dalam lima frekuensi berbeda. Dengan ini, layanan Starlink dapat memberikan konektivitas langsung ke ponsel, terutama di luar wilayah Amerika Serikat.
Namun, dari total permohonan 15.000 satelit tersebut, FCC hanya menyetujui sebagian dan menunda otorisasi untuk sisa 14.988 satelit. SpaceX diwajibkan untuk meluncurkan setengah dari jumlah yang disetujui pada akhir tahun 2028, dan sisanya pada akhir tahun 2031.
Langkah ini memungkinkan Starlink untuk memperluas jangkauan internet berkecepatan tinggi mereka serta memberikan layanan tambahan berupa koneksi langsung ke perangkat seluler di berbagai negara. Ini menjadi penting dalam menghubungkan daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan internet konvensional.
Keseluruhan keputusan ini mencerminkan upaya pengaturan regulasi yang hati-hati oleh FCC agar ekspansi satelit tidak menimbulkan gangguan pada spektrum frekuensi dan kelestarian ruang angkasa. SpaceX pun masih perlu beradaptasi dengan batasan tersebut sambil mengembangkan layanan internet globalnya.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/10/spacex-gets-fcc-approval-to-launch-7500-more-starlink-satellites/

Analisis Ahli

Elon Musk
"Persetujuan ini merupakan tonggak penting untuk memperluas konektivitas global dan mengubah cara orang mengakses internet secara langsung melalui satelit."
Dr. Jill Tarter
"Regulasi yang ketat oleh FCC penting untuk mencegah penumpukan satelit yang berpotensi mengganggu astronomi dan komunikasi lain di orbit."

Analisis Kami

"Keputusan FCC menunjukkan bahwa regulasi tetap menjadi faktor pembatas utama dalam ekspansi satelit Starlink, meskipun teknologi mereka sangat maju. Ini menandakan bahwa meskipun inovasi teknologi melaju cepat, aspek kebijakan dan pengelolaan spektrum frekuensi tidak bisa diabaikan untuk menjaga tata kelola ruang angkasa tetap berkelanjutan."

Prediksi Kami

Dengan persetujuan ini, Starlink kemungkinan akan mempercepat penyediaan layanan internet global dan konektivitas seluler langsung, namun pembatasan dari FCC dapat mempengaruhi kecepatan ekspansi jaringannya hingga 2031.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diumumkan FCC tentang SpaceX?
A
FCC memberikan persetujuan kepada SpaceX untuk meluncurkan 7.500 satelit Starlink generasi kedua.
Q
Berapa total jumlah satelit Starlink yang diizinkan untuk diluncurkan?
A
Total jumlah satelit Starlink yang diizinkan untuk diluncurkan adalah 15.000.
Q
Apa saja frekuensi yang dapat digunakan oleh satelit Starlink?
A
Satelit Starlink dapat beroperasi di lima frekuensi.
Q
Kapan SpaceX harus meluncurkan 50% dari satelit yang disetujui?
A
SpaceX harus meluncurkan 50% dari satelit yang disetujui sebelum 1 Desember 2028.
Q
Mengapa FCC menunda otorisasi untuk sebagian besar satelit yang diajukan oleh SpaceX?
A
FCC mengatakan akan menunda otorisasi untuk 14.988 satelit Starlink yang diajukan.