Kolaborasi SciNeuro dan Novartis Kembangkan Terapi Baru Anti-Alzheimer
Courtesy of SCMP

Kolaborasi SciNeuro dan Novartis Kembangkan Terapi Baru Anti-Alzheimer

Menunjukkan kemajuan dan potensi kolaborasi antara SciNeuro dan Novartis dalam mengembangkan terapi baru berbasis antibodi untuk penyakit Alzheimer, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengobatan dengan teknologi shuttle penghalang darah-otak.

13 Jan 2026, 13.02 WIB
56 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kerjasama antara SciNeuro dan Novartis diharapkan dapat mempercepat pengembangan terapi untuk Alzheimer.
  • Program antibodi SciNeuro menggunakan teknologi inovatif untuk meningkatkan efektivitas obat.
  • Penyakit Alzheimer merupakan masalah kesehatan global yang mendesak dengan potensi biaya yang sangat tinggi.
Beijing, China - Penyakit Alzheimer adalah kondisi serius yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan menimbulkan dampak ekonomi yang sangat besar. Oleh karena itu, penelitian untuk menemukan pengobatan yang efektif sangat penting dan terus dilakukan oleh berbagai perusahaan farmasi.
SciNeuro Pharmaceuticals, sebuah perusahaan asal China, memiliki program antibodi yang menargetkan protein amyloid beta yang menjadi pemicu utama Alzheimer. Mereka menggunakan teknologi khusus yang membantu obat masuk ke dalam otak dengan lebih baik.
Perusahaan Swiss besar, Novartis, baru saja menandatangani kesepakatan bersama SciNeuro untuk mengembangkan dan mengkomersialkan obat baru ini secara global dengan nilai kontrak hampir 1,7 miliar dolar AS. Ini termasuk pembayaran awal sebesar 165 juta dolar AS untuk SciNeuro.
Amyloid beta telah lama menjadi target penting dalam terapi Alzheimer selama lebih dari 30 tahun, didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Terobosan teknologi pengiriman obat yang dikembangkan SciNeuro dapat membuat terapi menjadi lebih efektif karena obat dapat mencapai area otak yang rusak.
Kolaborasi ini mempertemukan keahlian dalam riset awal dan biologi penyakit dari SciNeuro dengan kekuatan Novartis dalam pengembangan klinis dan pemasaran global. Harapannya adalah akan ada terapi Alzheimer yang inovatif dan dapat membantu penderita di seluruh dunia.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3339691/chinas-scineuro-novartis-sign-us17-billion-licensing-deal-develop-alzheimers-drugs?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Dr. Maria Carrillo (Chief Scientific Officer Alzheimer’s Association)
"Kolaborasi ini menandai kemajuan penting dalam upaya mengatasi Alzheimer lewat pendekatan anti-amyloid yang selama ini menjadi fokus utama, dan integrasi teknologi pengiriman obat baru ini sangat menjanjikan untuk efektivitas terapi."
Prof. John Hardy (Ahli Neurosains dan Peneliti Alzheimer)
"Mengingat bukti genetik dan laboratorium yang mendukung target amyloid beta, sinergi antara inovasi teknologi dan kemampuan pengembangan global adalah kunci untuk menerobos batas terapi yang ada."

Analisis Kami

"Penggabungan teknologi unik SciNeuro dengan skala dan pengalaman Novartis adalah langkah cerdas yang dapat mempercepat pengembangan terapi Alzheimer yang selama ini sulit dicapai. Namun, keberhasilan jangka panjang sangat bergantung pada hasil uji klinis dan kemampuan teknologi ini dalam menangani kompleksitas penyakit secara menyeluruh."

Prediksi Kami

Kolaborasi ini berpotensi menghasilkan terapi Alzheimer yang lebih efektif dan dapat dipasarkan secara global dalam beberapa tahun ke depan, yang bisa mengubah lanskap pengobatan penyakit neurodegeneratif.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan oleh SciNeuro Pharmaceuticals?
A
SciNeuro Pharmaceuticals fokus pada pengembangan terapi untuk penyakit neurodegeneratif, khususnya Alzheimer.
Q
Dengan siapa SciNeuro menjalin kerjasama?
A
SciNeuro menjalin kerjasama dengan Novartis, perusahaan farmasi global dari Swiss.
Q
Berapa nilai kesepakatan antara SciNeuro dan Novartis?
A
Nilai kesepakatan antara SciNeuro dan Novartis adalah hampir US$1,7 miliar.
Q
Apa teknologi yang digunakan dalam program antibodi SciNeuro?
A
Program antibodi SciNeuro menggunakan teknologi pengantar yang membantu obat melewati penghalang darah-otak.
Q
Mengapa penyakit Alzheimer menjadi fokus utama dalam penelitian ini?
A
Penyakit Alzheimer menjadi fokus utama karena mempengaruhi sekitar 55 juta orang di seluruh dunia dan dapat menimbulkan biaya besar bagi ekonomi global.