
Courtesy of CNBCIndonesia
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Pekan Pertama Januari 2026
Memberikan informasi dan peringatan kepada masyarakat serta pemangku kepentingan tentang potensi hujan lebat dan angin kencang yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi, sehingga meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi dampak negatif cuaca ekstrem.
13 Jan 2026, 15.20 WIB
246 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Hujan lebat dan angin kencang diperkirakan akan terus melanda berbagai wilayah di Indonesia.
- BMKG memberikan informasi penting tentang kondisi cuaca dan memberikan imbauan untuk waspada.
- Fenomena cuaca global seperti La Niña dan MJO berpengaruh pada pembentukan awan hujan di Indonesia.
Jakarta, Indonesia - Indonesia sedang menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu dengan hujan lebat dan angin kencang yang melanda beberapa wilayah termasuk Jabodetabek sejak awal pekan ini. Fenomena ini disebabkan oleh berbagai faktor atmosfer global, regional, dan lokal yang saling berinteraksi, sehingga meningkatkan potensi cuaca ekstrem.
Salah satu faktor utama adalah bibit siklon yang terpantau di Samudra Pasifik utara Papua yang membawa angin kencang dan meningkatkan pembentukan awan hujan di kawasan sekitarnya. Selain itu, wilayah konvergensi yang memanjang di berbagai provinsi turut memperkuat lokasi potensi hujan lebat selama beberapa hari ke depan.
Fenomena global seperti La Niña yang masih lemah atau ENSO fase negatif, bersama dengan suhu muka laut yang hangat, memberikan pasokan uap air lebih banyak ke atmosfer Indonesia. Aktivitas Madden-Julian Oscillation juga berperan memperkuat proses pembentukan awan hujan terutama di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara hingga Papua.
BMKG merilis prediksi cuaca untuk periode 13-19 Januari 2026, di mana beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua Pegunungan harus siaga menghadapi hujan lebat hingga sangat lebat. Angin kencang juga diperkirakan melanda puluhan provinsi, sehingga masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Untuk mengurangi risiko bencana, BMKG mengajak masyarakat dan pihak terkait selalu memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas harian, terutama perjalanan dan kegiatan luar ruangan. Kesiapsiagaan sejak dini adalah langkah penting agar dampak cuaca ekstrem tidak sampai mengganggu keselamatan dan aktivitas masyarakat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260113144427-37-701996/bibit-siklon-91w-hantam-ri-bmkg-minta-waspada-di-wilayah-ini
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260113144427-37-701996/bibit-siklon-91w-hantam-ri-bmkg-minta-waspada-di-wilayah-ini
Analisis Ahli
Dr. Ir. Teguh Wibowo, Meteorologi
"Kombinasi berbagai fenomena atmosfer global dan lokal yang terjadi saat ini menunjukkan intensifikasi curah hujan yang tinggi. Ini menuntut kesiapsiagaan berlapis dari semua pihak untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi."
Prof. Siti Nurhayati, Klimatologi
"Aktivitas La Niña yang masih lemah dan interaksi gelombang MJO dapat menyebabkan fluktuasi perubahan iklim regional sehingga perlu pengawasan cuaca yang intensif berskala mingguan."
Analisis Kami
"Kondisi atmosfer yang kompleks membuat curah hujan tinggi dan angin kencang menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi secara serius. Pemerintah dan masyarakat perlu memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana serta mengintegrasikan pemantauan cuaca secara real-time agar dampak negatif bisa diminimalisir."
Prediksi Kami
Cuaca ekstrem dengan hujan lebat dan angin kencang akan terus terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam minggu pertama Januari 2026, sehingga risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan pohon tumbang meningkat.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menyebabkan hujan lebat di wilayah Indonesia termasuk Jabodetabek?A
Hujan lebat disebabkan oleh dinamika atmosfer yang dipengaruhi oleh Bibit Siklon 91W dan kondisi konvergensi.Q
Apa itu Bibit Siklon 91W yang disebutkan dalam artikel?A
Bibit Siklon 91W adalah sistem badai dengan kecepatan angin maksimum 15 knot yang terpantau di Samudra Pasifik utara Papua.Q
Bagaimana pengaruh El Niño terhadap cuaca di Indonesia?A
El Niño dapat meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.Q
Apa saja wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan lebat?A
Wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua Pegunungan.Q
Apa imbauan BMKG untuk masyarakat terkait cuaca ekstrem?A
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah dan potensi bencana hidrometeorologi.



