Startup Depthfirst Kembangkan AI untuk Lawan Serangan Siber Otomatis
Courtesy of TechCrunch

Startup Depthfirst Kembangkan AI untuk Lawan Serangan Siber Otomatis

Memaparkan bagaimana startup Depthfirst menggunakan teknologi AI untuk memperkuat keamanan siber perusahaan di tengah meningkatnya ancaman siber yang juga didukung oleh AI, sekaligus menginformasikan pendanaan terbaru mereka yang memungkinkan pengembangan lebih lanjut dan ekspansi tim.

14 Jan 2026, 22.50 WIB
46 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Depthfirst mengembangkan solusi keamanan berbasis AI untuk melindungi perusahaan dari ancaman siber.
  • Perusahaan telah berhasil mengumpulkan $40 juta dalam pendanaan untuk mengembangkan produk dan tim mereka.
  • AI digunakan oleh kedua belah pihak, baik penyerang maupun defender, yang menuntut evolusi dalam strategi keamanan.
Tak disebutkan , Amerika Serikat - Cybersecurity menjadi semakin menantang karena para pelaku kejahatan dunia maya kini menggunakan teknologi AI untuk mempercepat dan meningkatkan efektivitas serangan mereka. Di saat yang sama, para pembela keamanan siber pun memanfaatkan AI untuk memperkuat sistem perlindungan dan mendeteksi ancaman lebih awal.
Depthfirst adalah sebuah startup yang baru didirikan pada Oktober 2024 dan baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mengumpulkan 40 juta dolar AS dalam putaran pendanaan seri A dari beberapa investor besar seperti Accel Partners. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat tim mereka dan mengembangkan produk yang lebih canggih.
Perusahaan ini menghadirkan sebuah platform bernama General Security Intelligence yang secara natif menggunakan teknologi AI untuk memindai dan menganalisis kode serta alur kerja perusahaan. Dengan platform ini, perusahaan bisa mengidentifikasi dan melindungi diri dari risiko seperti paparan kredensial dan ancaman dari komponen open-source serta pihak ketiga.
Team kepemimpinan Depthfirst memiliki pengalaman di perusahaan teknologi papan atas seperti Amazon, Databricks, Square, dan Google DeepMind, menandakan kombinasi kuat antara keamanan siber dan kecerdasan buatan yang mereka tawarkan. Mereka juga telah menjalin kemitraan dengan perusahaan terkemuka seperti AngelList, Lovable, dan Moveworks.
Para pendiri percaya bahwa era di mana perangkat lunak ditulis lebih cepat daripada dapat diamankan menuntut evolusi pertahanan yang setara dengan cara para penjahat memanfaatkan AI. Investasi dan pendekatan mereka adalah jawaban terhadap tantangan keamanan siber yang semakin kompleks di era digital ini.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/14/ai-security-firm-depthfirst-announces-40-million-series-a/

Analisis Ahli

Bruce Schneier
"Penggunaan AI dalam keamanan siber adalah pedang bermata dua; solusi seperti Depthfirst sangat dibutuhkan, tapi kewaspadaan terhadap eksploitasi AI terus meningkat."
Mikko Hypponen
"Inovasi dalam deteksi dan pencegahan berbasis AI adalah kunci untuk melindungi ekosistem digital masa depan, dan investasi besar seperti ini menandakan betapa seriusnya ancaman kini."

Analisis Kami

"Pendekatan Depthfirst yang menggabungkan AI dengan keamanan siber adalah langkah yang sangat tepat di era serangan otomatis dan cepat ini. Namun, keberhasilan mereka akan bergantung pada kemampuan untuk terus berinovasi mengimbangi kecanggihan AI yang juga digunakan oleh pelaku kejahatan di dunia maya."

Prediksi Kami

Di masa depan, penggunaan AI dalam serangan siber akan semakin canggih sehingga perusahaan keamanan siber berbasis AI seperti Depthfirst akan menjadi bagian penting dalam pertahanan digital dan mungkin akan menjadi standar industri yang wajib diadopsi oleh perusahaan teknologi.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan oleh Depthfirst?
A
Depthfirst mengembangkan platform berbasis AI untuk membantu perusahaan menganalisis dan melindungi kode mereka dari ancaman.
Q
Siapa yang memimpin putaran pendanaan Depthfirst?
A
Accel Partners memimpin putaran pendanaan Depthfirst.
Q
Apa tujuan dari platform General Security Intelligence?
A
Tujuan dari platform General Security Intelligence adalah untuk membantu perusahaan memindai dan menganalisis kode serta melindungi dari eksposur kredensial.
Q
Siapa pendiri Depthfirst yang memiliki pengalaman di Amazon?
A
Pendiri Depthfirst yang memiliki pengalaman di Amazon adalah Qasim Mithani.
Q
Apa dampak AI terhadap keamanan siber menurut Depthfirst?
A
Menurut Depthfirst, AI telah mengubah cara penyerang melakukan serangan, sehingga pertahanan juga harus berevolusi.