
Courtesy of SCMP
Tiongkok Siap Jadi Pesaing Teknologi AS dengan Lonjakan Saham AI
Menjelaskan bagaimana kemajuan teknologi di Tiongkok, terutama di bidang AI dan robotik, mengubah pandangan investor global dan mendorong pasar saham meskipun ekonomi secara umum masih lemah, serta menggarisbawahi ambisi Tiongkok untuk menyaingi kepemimpinan teknologi AS.
18 Jan 2026, 15.30 WIB
218 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Tiongkok mengalami kemajuan signifikan dalam teknologi, mengubah pandangan investor.
- Perusahaan-perusahaan Tiongkok berusaha keras untuk mengembangkan AI mereka sendiri.
- Kenaikan saham teknologi Tiongkok menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar meskipun ada tantangan ekonomi.
Beijing, Republik Rakyat Tiongkok - Tiongkok memasuki tahun 2026 dengan gelombang kemajuan teknologi baru yang memacu kenaikan saham teknologi mereka. Ini terjadi meskipun ekonomi masih menghadapi tantangan seperti perlambatan sektor properti dan konsumsi yang lemah. Indeks saham teknologi di Tiongkok berhasil mengungguli indeks Nasdaq 100, menunjukkan optimisme investor pada perkembangan dalam negeri.
Setelah terobosan AI dari perusahaan DeepSeek pada Januari tahun lalu, banyak perusahaan teknologi Tiongkok termasuk Alibaba dan Tencent mempercepat pengembangan model AI mereka sendiri. Penggunaan AI generatif meluas, mencerminkan dorongan besar untuk teknologi canggih sebagai motor pertumbuhan baru di negara tersebut.
Selain AI, teknologi robotika juga mengalami kemajuan signifikan dengan robot-robot yang mampu berpartisipasi dalam maraton, pertandingan tinju, dan pertunjukan tarian tradisional. Teknologi ini tidak hanya digunakan untuk hiburan tetapi juga diterapkan di sektor manufaktur, termasuk mobil terbang dan mesin presisi yang menggunakan model bahasa besar.
Laporan dari Jefferies Financial Group menunjukkan nilai pasar saham 33 perusahaan AI terkemuka di Tiongkok naik sekitar Rp 12.22 quadriliun (US$732 miliar) selama setahun terakhir. Meski pasar AI Tiongkok masih lebih kecil dibanding Amerika Serikat, potensi pertumbuhannya sangat besar, membuka peluang untuk kenaikan nilai lebih lanjut.
Rencana lima tahun Tiongkok menegaskan fokus pada kemandirian teknologi dan inovasi yang lebih tinggi. Hal ini menarik perhatian investor global yang melihat Tiongkok bukan hanya sebagai pusat produksi murah, tapi juga sebagai pesaing serius dalam kepemimpinan teknologi dunia.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/banking-finance/article/3340312/chinas-tech-self-sufficiency-powers-stock-boom-and-helps-it-shake-economic-malaise?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/business/banking-finance/article/3340312/chinas-tech-self-sufficiency-powers-stock-boom-and-helps-it-shake-economic-malaise?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Mark Mobius
"China berambisi mengungguli AS dalam teknologi tingkat tinggi termasuk chip dan AI, sehingga investasi besar diarahkan ke sektor ini."
Analisis Kami
"Perkembangan teknologi di Tiongkok menunjukkan bahwa negara ini berani mengambil risiko besar dalam inovasi teknologi meskipun tantangan ekonomi masih ada. Ini menandai pergeseran strategis yang bisa mengubah peta persaingan teknologi global, dimana Tiongkok tidak lagi hanya sebagai pusat manufaktur murah, tapi calon pemimpin teknologi di masa depan."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, Tiongkok kemungkinan akan semakin memperkuat posisi sebagai pesaing utama AS di sektor teknologi dengan pertumbuhan pesat di saham-saham teknologi dan perluasan adopsi AI generatif serta teknologi canggih lainnya di berbagai industri.
