Waspada Hujan Ekstrem di NTT Akibat Bibit Siklon Tropis 97S
Courtesy of CNBCIndonesia

Waspada Hujan Ekstrem di NTT Akibat Bibit Siklon Tropis 97S

Memberikan peringatan dini kepada masyarakat dan pihak terkait agar waspada terhadap potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem serta dampak cuaca buruk lainnya selama periode 19-21 Januari 2026 di Nusa Tenggara Timur dan wilayah lain.

19 Jan 2026, 15.25 WIB
108 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Nusa Tenggara Timur diingatkan akan potensi hujan ekstrem dari BMKG.
  • Bibit Siklon Tropis 97S berpotensi mempengaruhi cuaca dan gelombang laut di wilayah tersebut.
  • Peringatan dini dikeluarkan untuk beberapa wilayah lain di Indonesia terkait kondisi cuaca.
Nusa Tenggara Timur, Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada periode 19 hingga 21 Januari 2026. BMKG memperingatkan bahwa beberapa daerah di NTT berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Pada hari Senin, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang serta Rote Ndao sudah diberikan status 'Awas' karena kemungkinan hujan ekstrem dengan curah mencapai 150 mm per hari. Kondisi ini masih berlanjut sampai hari Rabu, di mana tambahan daerah seperti Flores Timur, Lembata, Belu, dan Alor juga diprediksi mengalami hujan lebat hingga ekstrem.
BMKG juga menjelaskan bahwa penyebab cuaca buruk tersebut adalah bibit siklon tropis yang dinamakan 97S, terbentuk di Laut Timor utara Australia sejak tanggal 16 Januari 2026. Walaupun peluang bibit siklon ini untuk menjadi siklon tropis utama disebut rendah, dampak tidak langsungnya seperti hujan deras dan angin kencang sudah mulai terasa di wilayah NTT dan NTB.
Selain hujan deras, bibit siklon ini juga memicu gelombang laut tinggi hingga mencapai 4 meter di beberapa perairan sekitar NTT, yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi para nelayan dan aktivitas laut di kawasan tersebut. BMKG juga memberikan peringatan dini angin kencang di sejumlah wilayah lain termasuk Banten, Papua, dan Sulawesi Selatan.
Selain fokus pada NTT, BMKG mengeluarkan laporan mengenai kondisi hujan dan angin di beberapa wilayah Indonesia lainnya selama tiga hari ke depan. Ada beberapa daerah yang masuk kategori waspada sampai 'Awas' terhadap curah hujan lebat, sehingga masyarakat diharapkan tetap memantau perkembangan cuaca dan mengikuti instruksi pemerintah untuk mengurangi resiko bencana.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260119145159-37-703412/awas-hujan-ekstrem-hantam-wilayah-ri-bmkg-ungkap-penyebabnya

Analisis Ahli

Ahmad Dwi Putranto (Meteorolog BMKG)
"Bibit siklon 97S yang terbentuk di Laut Timor mengindikasikan potensi peningkatan curah hujan signifikan di wilayah NTT dan sekitarnya, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan dan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi."

Analisis Kami

"Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di NTT yang rawan cuaca ekstrem. Meski bibit siklon memiliki peluang rendah menjadi siklon tropis, dampak tidak langsungnya tetap berbahaya dan harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat."

Prediksi Kami

Potensi terjadinya banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi di wilayah Nusa Tenggara Timur akibat hujan sangat lebat dan angin kencang selama tiga hari ke depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang disampaikan oleh BMKG mengenai cuaca di Nusa Tenggara Timur?
A
BMKG mengingatkan bahwa Nusa Tenggara Timur perlu mewaspadai hujan dengan intensitas ekstrem dari tanggal 19 hingga 21 Januari 2026.
Q
Wilayah mana saja yang diberikan status 'Awas' terkait hujan ekstrem?
A
Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Rote Ndao mendapatkan status 'Awas' dengan curah hujan mencapai 150mm/hari.
Q
Apa itu Bibit Siklon Tropis 97S dan bagaimana pengaruhnya terhadap cuaca?
A
Bibit Siklon Tropis 97S adalah fenomena cuaca yang dapat memicu hujan lebat dan saat ini berada di Laut Timor, dengan peluang menjadi siklon tropis.
Q
Apa saja wilayah lain di Indonesia yang mendapatkan peringatan dini dari BMKG?
A
BMKG juga memberikan peringatan dini untuk wilayah lain seperti Sumsel, Lampung, Banten, Jakarta, dan beberapa daerah lainnya.
Q
Apa dampak dari Bibit Siklon 97S terhadap gelombang laut?
A
Bibit Siklon 97S dapat memicu gelombang laut tinggi antara 1,25 hingga 4 meter di beberapa perairan di Indonesia.