Tantangan Anthropic: Mengalahkan AI dalam Tes Kerja Take-Home 2024
Courtesy of TechCrunch

Tantangan Anthropic: Mengalahkan AI dalam Tes Kerja Take-Home 2024

Artikel ini bertujuan menjelaskan tantangan yang dihadapi Anthropic dalam menilai kandidat kerja di era kemajuan AI, serta bagaimana mereka berinovasi mengubah tes agar dapat mengalahkan kemampuan AI terkini, yang relevan untuk mengerti dampak AI dalam proses seleksi kerja dan penilaian kemampuan manusia.

22 Jan 2026, 21.54 WIB
259 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Ujian penerimaan kandidat di Anthropic harus terus diubah untuk menghindari kecurangan menggunakan AI.
  • Claude Opus 4.5 menciptakan tantangan baru dalam membedakan output kandidat manusia dan AI.
  • Tim optimisasi Anthropic berhasil merancang uji coba baru yang lebih inovatif untuk mengatasi masalah ini.
Sejak mulai menggunakan tes take-home untuk rekrutmen di 2024, Anthropic menghadapi masalah besar karena AI semakin pintar. Alat AI seperti Claude Opus 4 dan 4.5 bisa menyelesaikan tes setara atau lebih baik dari pelamar manusia. Hal ini membuat sulit membedakan siapa yang benar-benar manusia dan siapa yang bergantung pada AI.
Tristan Hume, pimpinan tim optimasi di Anthropic, menjelaskan bahwa setiap model AI baru memaksa mereka membuat ulang tes agar tetap efektif. Mereka menggunakan cara inovatif agar tes tidak mudah dipecahkan oleh AI yang semakin canggih, terutama dengan keterbatasan waktu yang diberikan.
Masalah utama adalah tanpa pengawasan langsung saat tes, tidak ada cara untuk memastikan seseorang tidak menggunakan AI sebagai alat bantu. Jika AI membantu, maka orang tersebut berpotensi naik peringkat, padahal sebenarnya bukan kemampuan asli mereka.
Sebagai solusi, Anthropic merancang tes baru yang berfokus kurang pada optimasi hardware, melainkan pada tugas-tugas yang cukup baru dan rumit agar model AI masa kini belum bisa memecahkannya dengan mudah. Selain itu, mereka juga membagikan tes lama untuk mengundang orang lain mencoba mengalahkan kemampuan AI.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana perkembangan AI juga memengaruhi dunia kerja dan pendidikan. Perusahaan harus terus berinovasi di cara seleksi mereka agar adil dan sesuai dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/22/anthropic-has-to-keep-revising-its-technical-interview-test-so-you-cant-cheat-on-it-with-claude/

Analisis Ahli

Yann LeCun
"AI memang memberikan tantangan besar, namun juga membuka peluang untuk meningkatkan cara evaluasi dan mengintegrasikan kolaborasi manusia-AI yang lebih efektif."

Analisis Kami

"Kemajuan AI kini menantang cara konvensional merekrut dan mengukur kemampuan kandidat, sehingga tak ada alternatif selain mengubah pola penilaian. Tes yang terlalu generik dan bisa diprediksi oleh AI menjadi tidak relevan, membuat perusahaan harus terus berinovasi agar seleksi tetap adil dan efektif."

Prediksi Kami

Di masa depan, tes seleksi kerja akan semakin mengadaptasi pendekatan kreatif dan inovatif yang tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis murni, melainkan juga penilaian kognitif dan keterampilan unik manusia, agar mampu membedakan antara hasil kerja manusia dan AI canggih.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dilakukan tim optimisasi di Anthropic?
A
Tim optimisasi di Anthropic bertugas untuk menilai dan merekrut kandidat yang ahli dalam bidang optimisasi perangkat keras.
Q
Mengapa ujian penerimaan kandidat perlu diubah?
A
Ujian penerimaan kandidat perlu diubah karena kemampuan alat AI yang semakin baik, sehingga sulit membedakan output manusia dari AI.
Q
Siapa yang memimpin tim optimisasi di Anthropic?
A
Tristan Hume adalah pemimpin tim optimisasi di Anthropic.
Q
Apa tantangan utama yang dihadapi oleh Anthropic dalam proses penerimaan?
A
Tantangan utama yang dihadapi adalah kemampuan model AI yang semakin mendekati kemampuan kandidat manusia, membuat penilaian menjadi sulit.
Q
Apa yang diumumkan Tristan Hume dalam blog postnya?
A
Tristan Hume mengumumkan bahwa mereka telah merancang uji coba baru yang lebih novel untuk mengatasi masalah penilaian kandidat.