
Courtesy of NatureMagazine
Krisis Keanggotaan Dewan NIH Bisa Hambat Dana Riset Penting AS
Mengungkap ancaman krisis dalam proses pemberian dana hibah penelitian oleh NIH akibat kekosongan anggota dewan penasehat dan dampaknya terhadap kemajuan riset di Amerika Serikat.
22 Jan 2026, 07.00 WIB
212 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Dewan penasihat NIH menghadapi risiko kehilangan semua anggota, yang dapat membekukan pendanaan hibah.
- Tindakan pemerintahan Trump memiliki dampak signifikan terhadap proses pendanaan penelitian di NIH.
- Pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam proses penunjukan anggota dewan penasihat untuk keberlanjutan penelitian kesehatan.
Washington D.C., Amerika Serikat - Banyak dewan penasehat di National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat menghadapi masalah serius karena anggotanya semakin berkurang tanpa adanya pengganti baru. Ini terjadi di lebih dari setengah dari 21 institusi NIH dan 3 dari 6 pusatnya, yang menyebabkan risiko kekosongan total dalam waktu dekat.
Dewan penasehat ini sangat penting karena mereka harus mereview dan menyetujui aplikasi dana hibah untuk penelitian sebelum dana dapat diberikan. Tanpa anggota voting yang aktif, institusi tidak dapat mengeluarkan dana hibah, yang artinya grant penelitian bisa berhenti sementara.
Penurunan anggota dewan ini diperburuk oleh tindakan pemerintahan Trump yang memecat banyak calon anggota baru dan menunda proses pengangkatan. Hal ini juga berdampak pada laporan dari pengawas federal yang menyatakan NIH menahan dana secara ilegal pada tahun 2025 karena tidak mengumumkan sesi review hibah.
Meskipun NIH dan Kementerian Kesehatan berupaya untuk mengangkat anggota baru dan memperpanjang masa jabatan anggota lama, belum ada perubahan signifikan yang tercatat sejak September 2023. Proses pengangkatan anggota baru juga memakan waktu sampai beberapa tahun untuk bisa efektif.
Para staf NIH dan mantan pejabat seperti Jennifer Troyer sangat khawatir karena jika masalah ini tidak diselesaikan, banyak aplikasi hibah yang sudah diajukan tidak dapat direview dan didanai, yang akan menghambat kemajuan riset ilmiah dan kesehatan di AS dalam waktu dekat.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00183-x
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00183-x
Analisis Ahli
Michael Lauer
"Ketidakmampuan untuk memberikan persetujuan dana tanpa dewan aktif dapat menyebabkan gangguan besar pada pendanaan penelitian yang vital."
Jennifer Troyer
"Kekhawatiran tinggi terkait campur tangan politik yang mengganggu review ilmiah dan operasi NIH secara keseluruhan."
Helene Benveniste
"Prosedur perpanjangan masa jabatan sebagai solusi sementara belum final dan menimbulkan ketidakpastian dalam kelangsungan panitia."
Analisis Kami
"Kekosongan anggota dewan penasehat NIH adalah konsekuensi serius dari intervensi politik yang merusak integritas proses ilmiah. Tanpa pengelolaan dan reformasi yang mendalam, kerusakan ini dapat menghambat ekosistem penelitian AS selama bertahun-tahun."
Prediksi Kami
Jika tidak ada tindakan cepat untuk mengisi kursi anggota dewan penasehat NIH, pengeluaran dana hibah penelitian dapat mengalami pembekuan signifikan yang akan memperlambat kemajuan riset dan inovasi kesehatan di AS.
Pertanyaan Terkait
Q
Mengapa anggota dewan penasihat NIH semakin menurun?A
Anggota dewan penasihat NIH semakin menurun karena banyak anggota yang telah menyelesaikan masa jabatan mereka tanpa adanya pengganti.Q
Apa dampak dari hilangnya anggota dewan penasihat terhadap hibah penelitian?A
Hilangnya anggota dewan penasihat dapat mengakibatkan pembekuan dalam penerbitan hibah penelitian karena tidak ada rekomendasi untuk pendanaan.Q
Siapa yang menolak dan menunda pendanaan NIH?A
Pemerintahan Donald Trump adalah yang menolak dan menunda pendanaan NIH dengan berbagai cara.Q
Apa yang dilakukan NIH untuk mencegah hilangnya semua anggota dewan penasihat?A
NIH berusaha mencegah hilangnya semua anggota dengan memberikan perpanjangan masa jabatan anggota yang sudah habis.Q
Bagaimana proses evaluasi permohonan hibah di NIH?A
Proses evaluasi permohonan hibah di NIH melibatkan dua tahap, yaitu penilaian oleh kelompok ilmuwan independen dan rekomendasi dari dewan penasihat.



