Microsoft Beri FBI Kunci Enkripsi BitLocker, Ancaman Baru Privasi Digital
Courtesy of Forbes

Microsoft Beri FBI Kunci Enkripsi BitLocker, Ancaman Baru Privasi Digital

Mengungkap bagaimana penyimpanan kunci enkripsi BitLocker di awan oleh Microsoft dapat mempermudah akses penegak hukum ke data pribadi pengguna, serta dampak dan kontroversi terkait privasi dan keamanan data.

23 Jan 2026, 18.30 WIB
58 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penyimpanan kunci enkripsi di server dapat menimbulkan risiko privasi bagi pengguna.
  • Microsoft telah memberikan kunci BitLocker kepada penegak hukum untuk pertama kalinya dalam kasus di Guam.
  • Perusahaan teknologi seperti Apple dan Microsoft memiliki pendekatan yang berbeda terhadap permintaan akses data terenkripsi.
Guam, Amerika Serikat - Awal tahun lalu, FBI mengajukan surat perintah kepada Microsoft untuk mendapatkan kunci pemulihan BitLocker guna membuka data di tiga laptop yang terkait dengan penipuan bantuan pengangguran Covid-19 di Guam. BitLocker adalah fitur enkripsi di Windows yang melindungi data dengan menyandikan informasi di hard drive dan hanya bisa diakses menggunakan kunci khusus.
Microsoft menawarkan kepada penggunanya untuk menyimpan kunci BitLocker mereka di server cloud untuk kemudahan mengakses data jika lupa password. Namun, kebijakan ini juga memungkinkan penegak hukum meminta Microsoft menyerahkan kunci jika ada surat perintah legal, seperti yang terjadi dalam kasus di Guam.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari para ahli keamanan dan privasi serta politisi, yang menyoroti risiko penyalahgunaan akses oleh pemerintah. Berbeda dengan Microsoft, Apple dan perusahaan lain lebih ketat menyimpan kunci enkripsi sehingga kunci tersebut sulit diakses oleh pihak ketiga, termasuk pemerintah.
Kasus ini membawa perdebatan luas tentang bagaimana perusahaan teknologi harus menjaga hak privasi pengguna, terutama bahwa menyimpan kunci enkripsi secara cloud memberikan risiko akses diam-diam pada data pribadi. Para ahli mengusulkan agar kunci disimpan di perangkat fisik pengguna seperti USB, bukan di cloud, untuk menghindari akses tanpa persetujuan.
Dengan kasus ini sebagai preseden, para penegak hukum mungkin akan lebih sering meminta akses serupa di masa depan. Ini menghadirkan tantangan berat bagi Microsoft dan perusahaan teknologi lain dalam menyeimbangkan antara membantu penegakan hukum dan melindungi privasi serta keamanan data pengguna.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/thomasbrewster/2026/01/22/microsoft-gave-fbi-keys-to-unlock-bitlocker-encrypted-data/

Analisis Ahli

Matt Green
"Microsoft seharusnya mengikuti jejak Apple dan Google dalam menyimpan kunci pengguna secara terenkripsi sehingga tidak bisa diakses oleh Microsoft sendiri maupun pihak ketiga, demi melindungi privasi pengguna."
Jennifer Granick
"Penyimpanan kunci dekripsi secara remote sangat berbahaya karena bisa memberi pemerintah akses luas ke data pribadi penggunanya, melewati batas waktu kasus kriminal yang sedang diselidiki."

Analisis Kami

"Microsoft gagal mengambil langkah proaktif untuk melindungi privasi konsumen dengan terus menyimpan kunci BitLocker secara terbuka, yang mempermudah pemerintah mengakses data pribadi. Dalam era digital saat ini, perusahaan teknologi harus lebih tegas menjaga kunci privat agar tidak terjadi pelanggaran besar terhadap kebebasan dan keamanan pengguna."

Prediksi Kami

Ke depan, penegak hukum kemungkinan akan semakin sering meminta kunci enkripsi dari Microsoft karena perusahaan sudah membangun preseden untuk memberikan akses tersebut, yang berpotensi meningkatkan risiko privasi bagi pengguna.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diminta FBI dari Microsoft terkait dengan BitLocker?
A
FBI meminta Microsoft untuk memberikan kunci pemulihan untuk membuka data terenkripsi di tiga laptop.
Q
Mengapa senator Ron Wyden mengkritik Microsoft?
A
Senator Ron Wyden mengkritik Microsoft karena memungkinkan akses tidak sah ke kunci enkripsi pengguna.
Q
Apa risiko yang dihadapi pengguna ketika menyimpan kunci BitLocker di server Microsoft?
A
Risiko yang dihadapi pengguna adalah bahwa mereka bisa saja kehilangan privasi dan keamanan data mereka jika kunci diakses oleh penegak hukum.
Q
Apa yang dilakukan Apple terkait permintaan akses data terenkripsi?
A
Apple menolak permintaan pemerintah untuk akses ke data terenkripsi dan menekankan pentingnya privasi pengguna.
Q
Mengapa kasus di Guam menjadi penting dalam konteks kunci enkripsi?
A
Kasus di Guam menjadi penting karena ini adalah pertama kalinya Microsoft memberikan kunci enkripsi kepada penegak hukum.