
Courtesy of CNBCIndonesia
Tragedi Programmer Meninggal Karena Kerja Berlebihan di Perusahaan Teknologi China
Memberikan pemahaman kepada pembaca tentang risiko dan dampak praktik kerja berlebihan di industri teknologi China yang merugikan kesehatan pekerja dan menyingkap ketidakadilan yang dialami korban serta keluarganya.
27 Jan 2026, 10.20 WIB
179 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kematian Gao Guanghui menunjukkan dampak serius dari tekanan kerja yang berlebihan di industri teknologi.
- Praktik kerja yang tidak sehat dapat menyebabkan konsekuensi fatal bagi karyawan.
- Keluarga korban berusaha mendapatkan keadilan dan kompensasi atas kehilangan yang mereka alami.
Guangdong, China - Seorang programmer bernama Gao Guanghui di Guangdong, China, meninggal dunia akibat henti jantung yang diduga dipicu oleh tekanan kerja yang sangat berat. Gao bekerja dengan jam kerja yang panjang dan beban tugas yang berlebihan setelah dipromosikan menjadi manajer di departemen perangkat lunak di perusahaan teknologi tempatnya bekerja.
Selama beberapa pekan sebelum meninggal, Gao terus bekerja dari pukul 07.00 pagi hingga sekitar pukul 23.00 malam dengan waktu tidur yang sangat terbatas hanya sekitar 6-7 jam. Selain itu, dia juga harus menghadiri rapat dan panggilan kerja bahkan saat mengemudi dan bertanggung jawab pada berbagai kegiatan lintas departemen.
Sistem penggajian di perusahaan Gao menerapkan metode gaji pokok yang rendah dan kinerja yang tinggi, sehingga untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar, Gao harus bekerja dalam jam yang sangat panjang. Gaji Gao meningkat secara drastis dari RMB 3.000 menjadi RMB 19.000 dalam waktu sekitar satu bulan sebelum meninggal.
Yang paling mengejutkan, Gao menerima pesan kerja melalui grup di WeChat bahkan saat menjalani perawatan darah darurat dan bahkan setelah dinyatakan meninggal. Hal ini menunjukkan bagaimana beban pekerjaan dan tekanan pada pekerja dijalankan secara tidak manusiawi.
Keluarga Gao kini mengajukan klaim kompensasi atas kematiannya yang diyakini akibat kelebihan beban kerja. Mereka juga mengeluhkan perlakuan perusahaan dalam mengembalikan barang-barang pribadi Gao yang tidak teratur dan hilang tanpa penjelasan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260127095659-37-705577/kisah-pilu-karyawan-china-kerja-diminta-revisi-di-hari-kematiannya
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260127095659-37-705577/kisah-pilu-karyawan-china-kerja-diminta-revisi-di-hari-kematiannya
Analisis Ahli
Dr. Lisa Tan, Psikolog Industri
"Kelelahan kronis akibat kerja berlebihan jelas meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius, termasuk serangan jantung. Perusahaan perlu menjalankan protokol kesejahteraan agar produktivitas yang sehat dapat dicapai tanpa mengorbankan nyawa pekerja."
Analisis Kami
"Praktik kerja berlebihan yang menjadikan karyawan sebagai mesin penghasil profit tanpa memperhatikan kesehatan adalah akar dari tragedi ini. Perusahaan seharusnya segera merombak sistem kerja dan penggajiannya agar tidak membebani pekerja secara tidak manusiawi dan melanggar hak-hak dasar mereka."
Prediksi Kami
Kasus ini dapat memicu tekanan publik dan regulasi lebih ketat terhadap praktik kerja berlebihan di perusahaan teknologi di China serta meningkatkan kesadaran perusahaan akan pentingnya kesejahteraan karyawan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa yang menjadi fokus utama artikel ini?A
Fokus utama artikel ini adalah Gao Guanghui, seorang programmer berusia 32 tahun.Q
Apa penyebab kematian Gao Guanghui?A
Penyebab kematian Gao Guanghui adalah cardiac arrest akibat tekanan kerja yang ekstrem.Q
Bagaimana beban kerja Gao Guanghui di perusahaan tempat dia bekerja?A
Gao harus menangani beban kerja setara enam hingga tujuh orang dan hanya tidur 6-7 jam sehari.Q
Apa yang terjadi saat Gao sedang dalam perawatan darurat?A
Saat Gao dalam perawatan darurat, dia masih menerima pesan terkait pekerjaan dari rekan kerjanya.Q
Apa tindakan yang diambil oleh keluarga Gao setelah kematiannya?A
Keluarga Gao mengajukan klaim kompensasi atas kematiannya yang diyakini akibat kelebihan beban kerja.



